Pupuk Kaltim Persero Bekali Masyarakat Binaan dengan Pengolahan Dry Maggot

Oleh : Herry Barus | Kamis, 14 Oktober 2021 - 11:00 WIB

Pupuk Kaltim
Pupuk Kaltim

INDUSTRY.co.id -Yogyakarta-Kembangkan potensi budidaya Black Soldier Fly (BSF), PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar pelatihan pembuatan Dry Maggot bagi binaan Perusahaan dan kelompok masyarakat pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bessai Berinta Bontang. Pelatihan bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Bontang dengan narasumber Omah Maggot Jogja dari Sleman Yogyakarta, secara virtual belum lama ini.

VP CSR Pupuk Kaltim Anggono Wijaya, mengungkapkan pelatihan ini merupakan salah satu bentuk edukasi bagi masyarakat, khususnya dalam pengelolaan lingkungan dari manfaat maggot sebagai pengurai sampah makanan. Dari upaya tersebut, diharap persoalan sampah makanan yang selama ini cukup besar dan menjadikan Indonesia peringkat 2 dunia, bisa lebih ditekan dimulai dari lingkungan rumah tangga. “Sampah organik rumah tangga berkontribusi besar terhadap penambahan sisa makanan yang dibuang setiap hari. Padahal itu bisa dimanfaatkan menjadi maggot yang memiliki nilai ekonomi,” ujar Anggono.

Pelatihan ini juga merupakan kesinambungan kontribusi Pupuk Kaltim dalam pengelolaan sampah di Kota Bontang, dengan memaksimalkan peran masyarakat maupun TPST Bessai Berinta, agar jumlah sampah organik yang mencapai 80-85 ton per hari bisa dipilah serta dimanfaatkan untuk budidaya BSF dan maggot. Apalagi maggot memiliki banyak manfaat karena mengandung asam amino dan protein, sehingga potensinya bisa dikembangkan agar lebih bernilai ekonomi, seperti untuk bahan pakan ikan, kompos hingga pupuk cair. “Cara ini sangat berpotensi diterapkan di Bontang. Jika berhasil, maka setiap rumah tangga berkontribusi dalam menekan jumlah sampah, karena bisa diolah sendiri menjadi maggot dan tidak perlu dibuang langsung ke TPA Bontang Lestari,” tambah Anggono.

Mewakili Pemkot Bontang, Kepala Seksi Kemitraan dan Pemanfaatan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang Riwan Rudiyatmoko, mengungkapkan “Pelatihan Dry Maggot merupakan kesinambungan pilot project budidaya BSF yang dilaksanakan Pupuk Kaltim bersama Pemkot Bontang di TPST Bessai Berinta. Selain mampu mengurangi sampah organik, maggot juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi Gas Rumah Kaca, karena jika sampah organik dibiarkan cukup lama akan menghasilkan gas metan yang berpengaruh terhadap ozon. “Melalui pelatihan ini, kami harap akan banyak masyarakat maupun kelompok yang terlibat dalam budidaya maggot, sehingga pengelolaan sampah di Kota Bontang lebih maksimal melalui sinergi dan kerjasama Pemerintah dengan Pupuk Kaltim,” papar Riwan.

Dirinya berharap pelatihan Dry Maggot ini bisa menjadi peluang baru pengembangan potensi BSF untuk produk turunan yang bernilai ekonomi, sehingga manfaat budidaya BSF tak hanya dirasakan bagi lingkungan secara umum saja, tapi juga kesejahteraan masyarakat, karena nilai jual maggot yang terbilang tinggi untuk kebutuhan berbagai produk. “Dari pelatihan ini, manfaat tidak hanya tentang menekan jumlah sampah, tapi juga mengembangkan peluang yang bernilai ekonomi dari sampah organik yang dipilah, sehingga turut berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat,” harap Riwan.

Henri Supranto, pemateri dari Omah Maggot Jogja, menjelaskan kemampuan maggot terbilang luar biasa dalam mengurai sampak organik. Maggot bisa dipandang sebagai sumber daya yang memiliki potensi untuk peluang ekonomi selain manfaat terhadap lingkungan. Budidaya maggot mudah dikerjakan, tidak membutuhkan lahan yang luas, mengandung zat antibiotik alami, sehingga tidak membawa agen penyakit serta tidak menimbulkan bau busuk. “Maggot memiliki nilai protein tinggi berkisar 35-46% dan asam amino yang dibutuhkan makhluk hidup. Olahan maggot bisa kemana-mana, karena bisa diekstrak protein atau asam aminonya untuk industri make up dan sebagainya,” terang Henri

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Wapres Ma’ruf Amin didampingi Ibu Wury bertolak ke Sultra untuk melakukan kunjungan kerja, Kamis ((19/04/2022) pagi. (Foto: BPMI Setwapres)

Jumat, 20 Mei 2022 - 07:17 WIB

Wapres Akan Groundbreaking Kawasan Industri di Konawe Utara

Jakarta-Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin didampingi Ibu Wury Ma’ruf Amin bertolak ke Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) guna melakukan kunjungan kerja (kunker), Kamis (19/05/2022) pagi.…

Dirjen ILMATE Taufiek Bawazier saat meresmikan Toyota xEV Center

Jumat, 20 Mei 2022 - 07:10 WIB

Kemenperin Harap Toyota xEV Center jadi Katalisator Pengembangan Teknologi Kendaraan Listrik di RI

Kemenperin berharap, Toyota xEV Center sebagai katalisator pengembangan teknologi dan industrialisasi kendaraan elektrifikasi di Indonesia sehingga dapat meningkatkan ketahanan energi serta…

HIPMI Siap Dukung Sektor UMKM RI ke Pasar Internasional

Jumat, 20 Mei 2022 - 07:00 WIB

HIPMI Siap Dukung Sektor UMKM RI ke Pasar Internasional

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menginisiasi perhelatan HIPMI International Business Forum yang merupakan rangkaian acara dari rencana kegiatan kunjungan HIPMI ke Amerika Serikat dan…

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (FKPPI) Bambang Soesatyo

Jumat, 20 Mei 2022 - 06:45 WIB

Ketua MPR RI Tegaskan FKPPI Siap Bantu TNI Jaga Kedaulatan Bangsa

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (FKPPI) Bambang Soesatyo bersama pengurus FKPPI…

 Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita (Foto: Dok. Setkab)

Jumat, 20 Mei 2022 - 06:11 WIB

Menperin: Hilirisasi Industri Picu Peningkatan Kinerja Ekspor Nasional

Jakarta-Industri pengolahan masih memberikan kontribusi yang dominan terhadap nilai ekspor nasional, dengan capaian sebesar 74,46 persen sepanjang Januari-April 2022.