Kementan Dorong Petani Lampung Kedepankan Pengendalian Hama Ramah Lingkungan Melalui Kegiatan P4

Oleh : Wiyanto | Senin, 21 Juni 2021 - 13:27 WIB

Pengendalian Organisme Penganggu Tumbuhan (OPT) yang ramah lingkungan wajib dikedepankan yaitu melalui konsep pengendalian yang disebut Pengendalian Hama Terpadu (PHT).
Pengendalian Organisme Penganggu Tumbuhan (OPT) yang ramah lingkungan wajib dikedepankan yaitu melalui konsep pengendalian yang disebut Pengendalian Hama Terpadu (PHT).

INDUSTRY.co.id-Jakarta-Dalam rangka untuk memasyarakatkan gerakan PHT, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan meluncurkan Kegiatan Pemberdayaan Petani dalam Pemasyarakatan PHT (P4) sebanyak 120 unit di 12 Provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.

Koordinator Pengendalian OPT Aneka Kacang dan Umbi Mochamad Amir menyampaikan kegiatan P4 bertujuan untuk meningkatkan motivasi, partisipasi dan kemampuan petani dalam melakukan pengelolaan agroekosistem sesuai dengan prinsip dasar PHT serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengembangkan dan mengaplikasikan agens pengendali hayati.

“Tujuan lainnya adalah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendapatan yang mereka dapatkan dari pengembangan agensia hayati / pestisida nabati. Jika tujuan tersebut tercapai, maka kegiatan ini akan sustainable, dalam hal kontribusi terhadap lingkungan dan terhadap pendapatan petani itu sendiri”, jelas Amir.

Pengendalian Organisme Penganggu Tumbuhan (OPT) yang ramah lingkungan wajib dikedepankan yaitu melalui konsep pengendalian yang disebut Pengendalian Hama Terpadu (PHT). PHT merupakan suatu cara berpikir dan sebuah pergerakan dalam pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) dengan pendekatan ekologi yang menjadikan penggunaan pestisida kimiawi sebagai pilihan terakhir.

Salah satu provinsi yang ikut serta dalam kegiatan P4 adalah Lampung. Sosialisasi kegiatan P4 di Lampung dilaksanakan pada Rabu/01 Juni 2021. Sosialisasi Kegiatan P4 langsung dipimpin oleh Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Mohammad Takdir Mulyadi. “Kegiatan P4 di wilayah provinsi Lampung sebanyak 10 unit tersebar di 5 Kabupaten. Kegiatan ini adalah upaya untuk memasifkan kegiatan PHT dalam skala luas, memberdayakan petani dalam pemasyarakatan pengendalian OPT yang ramah lingkungan”, tegas Takdir, dalam arahannya saat pembukaan acara sosialisasi tersebut.

Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Bagiyo Warsito menyambut baik adanya kegiatan tersebut. “Dengan kegiatan P4 yang diinisiasi Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, kami harapkan dapat menjadi stimulus dan motivasi petani untuk menerapkan prinsip PHT dalam menjaga pertanamannya”, sebut Bagiyo.

Salah satu peserta P4 yang juga ketua Kelompok Tani Bina Karya, Siswanto dari Kabupaten Tanggamus, Lampung merasa senang dapat dilibatkan dalam kegiatan tersebut. “Kami siap menambah pengetahuan mengenai perbanyakan dan aplikasi agens pengendali hayati, pestisida nabati , pemanfaatan perangkap hama, dan tanaman refugia. Terutama untuk bisa langsung kami terapkan di lahan pertanian kami”, tutur Siswanto.

Di tempat terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi terus mendorong dan mendukung praktek-praktek kegiatan pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) berbasis alami dengan menggunakan agens hayati sebagai bahan pengendaliannya.

“Dengan semakin meningkatnya kesadaran petani terhadap pentingnya budidaya tanaman sehat demi keberlanjutan pertanian, diharapkan juga kesejahteraan petani turut meningkat karenanya. Dengan demikian, hal ini turut mendukung percepatan terwujudnya pertanian maju, mandiri dan modern. Hal ini, sesuai arahan Mentan SYL produksi pangan harus jalan terus tetapi hal-hal yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani juga harus dilakukan karena mereka ujung tombak ketahanan pangan negara kita", tegas Suwandi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi kredit perbankan

Sabtu, 31 Juli 2021 - 20:56 WIB

Peningkatan Kredit Penopang Raihan Laba Bank DKI

Bank DKI mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 40,8% (year-on-year) dari Rp279 miliar per Juni 2020 menjadi Rp394 miliar per Juni 2021.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Sabtu, 31 Juli 2021 - 19:37 WIB

Alhamdulillah! Gubernur Anies Sampaikan 4 Berita Baik Buat Seluruh Warga Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui jejaring sosial medianya membagikan empat buah berita baik terkait perkembangan pandemi Covid-19 di wilayah Ibu Kota, Jakarta. "Pertama, berita baik.…

Ilustrasi Era Digitalisasi

Sabtu, 31 Juli 2021 - 18:15 WIB

Ibarat Kerumunan, Media Digital Bisa Menggerakkan Massa untuk Kegiatan Positif

Di masa pandemi ini penting sekali memiliki digital skills karena sebagian besar kegiatan dilakukan secara online. Arief Yudi Rahman, Maestro Seni Media Baru Kemendikbud 2018, mengibaratkan…

Artis Niki Zefanya

Sabtu, 31 Juli 2021 - 18:00 WIB

Zilenial Indonesia yang Berprestasi dan Menginspirasi

Generasi Zilenial, Generasi Z atau Gen Z? Mendengar kata-kata itu mungkin tidak asing lagi. Gen Zilenial atau yang lebih dikenal Generasi Z ialah generasi mengacu pada generasi yang lahir pada…

Gubernur Jakarta Anies Baswedan

Sabtu, 31 Juli 2021 - 17:30 WIB

Luar Biasa Dahsyat! Gubernur Anies Berhasil Lampaui Target 7,5 Juta Vaksinasi, Lebih Cepat Sebulan dari Tenggat Presiden Jokowi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih, bahkan melebihi, target vaksinasi yang ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Keberhasilan pencapaian target vaksinasi tersebut…