INDUSTRY.co.id - Jakarta, Perkembangan pasien sembuh hingga saat ini, jumlahnya sudah melebihi angka 1,6 juta orang atau angka tepatnya bertambah menjadi 1.659.974 orang dengan persentasenya di angka 91,7%.

Advertisement

"Angka kesembuhan kumulatif ini meningkat dengan adanya penambahan pasien sembuh harian sebanyak 5.417 orang," jelas keterangan tertulis tim Satgas Penanganan COVID-19 yang dikutip redaksi INDUSTRY.co.id dari laman Covid-19.go.id pada Minggu (30/5/2021).

Untuk jumlah kasus aktif atau pasien yang masih membutuhkan perawatan medis per hari ini disebutkan bertambah sebanyak 986 kasus dan jumlah totalnya sebanyak 99.690 kasus dengan persentasenya di angka 5,5%.

Advertisement

Selain itu, per hari ini, spesimen selesai diperiksa RT-PCR/TCM dan rapid antigen per hari sebanyak 105.946 spesimen dan jumlah suspek sebanyak 105.085 kasus. 

Kemudian, pada pasien terkonfirmasi positif melalui metode pemeriksaan RT-PCR/TCM dan rapid antigen, hingga hari ini bertambah sebanyak 6.565 kasus.

Advertisement

"Pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama kali muncul hingga hari ini telah mencapai 1.809.926 kasus," paparnya.

Adapun jumlah pasien meninggal hari ini juga bertambah sebanyak 162 kasus. Sehingga jumlah kumulatifnya mencapai 50.262 kasus atau persentasenya di angka 2,8% dari pasien terkonfirmasi positif. 

Advertisement

Sementara itu, pada perkembangan program vaksinasi Covid-19 per hari ini jumlah penerimanya melebihi 16 juta orang atau angka tepatnya 16.203.829 orang.

Peningkatan ini dengan adanya tambahan penerima vaksin harian sebanyak 202.882 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua jumlahnya meningkat menjadi 10.554.796 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berjumlah 40.349.049 orang.

Selanjutnya, terkait penanganan pasien sembuh, terdapat lima provinsi yang menambahkan pasien sembuh harian tertinggi.

DKI Jakarta menjadi provinsi penyumbang kesembuhan terbanyak perhari ini yakni menambahkan 998 orang dengan kumulatifnya 410.424 orang, Jawa Barat menambahkan 893 orang dan kumulatifnya 278.192 orang, Jawa Tengah menambahkan 660 orang dan kumulatifnya 179.717 orang, Riau menambahkan 413 orang dan kumulatifnya 51.286 orang serta Sumatera Barat menambahkan 402 orang dan kumulatifnya 39.779 orang.

Lalu, untuk penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni Jawa Tengah menambahkan 1.050 kasus dan kumulatifnya 198.198 kasus, Jawa Barat menambahkan 927 kasus dan kumulatifnya 311.994 kasus, DKI Jakarta menambahkan 898 kasus dan kumulatifnya 428.269 kasus, Riau menambahkan 652 kasus dan kumulatifnya 58.871 kasus serta Kepulauan Riau menambahkan 456 kasus dan kumulatifnya 16.372 kasus. 

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian tertinggi harian diantaranya Jawa Tengah menambahkan 20 kasus dan kumulatifnya 9.153 kasus, Jawa Timur menambahkan 19 kasus dan kumulatifnya 11.289 kasus, Riau menambahkan 19 kasus dan kumulatifnya 1.548 kasus DKI Jakarta menambahkan 12 kasus dan kumulatifnya 7.146 kasus serta Sumatera Selatan menambahkan 12 kasus dan kumulatifnya 1.218 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 16.589.465 spesimen. Terdiri dari spesimen posittif sebanyak 3.233.098 spesimen dan spesimen negatif sebanyak 11.689.211 spesimen. Positivity rate spesimen harian di angka 13,08% dan positivity rate spesimen mingguan (23 - 29 Mei 2021) di angka 14,81%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 129 spesimen. 

"Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 71.834 orang dan kumulatifnya 11.145.685 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 9.335.759 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 65.269 orang. Sementara positivity rate orang harian di angka 9,14% dan positivity rate orang mingguan (23 - 29 Mei 2021) di angka 9,22%. Dan sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota," tutuup keterangan.