Ninja Xpress Fokus Tingkatkan Layanan dan Inovasi Produk

Oleh : Herry Barus | Rabu, 05 Mei 2021 - 15:00 WIB

Ninja Xpress
Ninja Xpress

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Ninja Xpress, sebagai salah satu penyedia jasa logistik last-mile di Indonesia yang pertumbuhannya selalu berjalan bersamaan dengan pertumbuhan sektor UKM dalam negeri, setia memberikan dukungan bagi para pelaku UKM negeri dengan terus berupaya memperkuat layanan dan mengembangkan produk yang ditawarkan. 

Pertumbuhan sektor UKM di Indonesia memiliki potensi untuk rebound atau bangkit kembali pada tahun 2021. Berdasarkan Laporan Suara UKM Negeri yang dihasilkan pada akhir 2020, 58% merasa tantangan terbesar yang dihadapi adalah daya beli konsumen yang menurun pada saat masa pandemi. Kendati demikian, 75% dari responden menyatakan optimis dengan keadaan yang akan membaik pada tahun 2021, diiringi dengan upaya para pelaku UKM untuk mengekspansi bisnisnya ke ranah digital.

Hal ini kemudian terbukti melalui data volume pengiriman barang yang dimiliki oleh Ninja Xpress saat ini yang mencatatkan bahwa terdapat dua kali lipat peningkatan pada volume pengiriman barang pada Kuartal I Tahun 2021 dibandingkan dengan Kuartal I Tahun 2020. Hal serupa dilaporkan melalui survey yang dilakukan Populix, sebuah platform market research, terkait tren jasa ekspedisi dan pengiriman barang di awal tahun 2021, yang menyatakan bahwa sebesar 44% dari 5.920 responden melakukan aktivitas belanja online setidaknya sekali dalam sebulan.

Selain peningkatan ini membuktikan daya beli konsumen yang telah kembali menguat, hal ini pun membuktikan upaya para pelaku UKM untuk melakukan transformasi digital yang semakin meningkat secara signifikan. Berdasarkan laporan yang sama, 53% dari responden mengaku bahwa strategi digitalisasi bisnis dan adaptasi teknologi merupakan kunci untuk mendongkrak pertumbuhan bisnis yang ‘lesu’ semasa pandemi di tahun 2020.

Melihat kembali kondisi pengiriman barang pada tahun 2020, Ninja Xpress mencatat adanya kenaikan volume pengiriman barang secara signifikan pada tahun 2019 dan 2020 selama masa bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan tahun 2019 mencatatkan bahwa pengiriman pada masa Ramadhan lebih dari 11 juta pengiriman paket.

Data kemudian menunjukkan peningkatan pada tahun 2020 dengan jumlah pengiriman lebih dari 33 juta paket atau sama dengan tiga kali lipat dari tahun sebelumnya. Di tengah lonjakan pengiriman barang, Ninja Xpress tetap berupaya memberikan layanan yang terbaik bagi konsumen, hal ini dibuktikan dengan pengiriman barang yang berhasil hingga 98% secara konsisten selama bulan Ramadhan 2019 dan 2020 untuk seluruh jenis paket. Kategori jenis paket yang dimaksud dibagi menjadi 3 (tiga) kategori yakni paket kecil (paket yang berukuran maksimal 20x11x7cm), paket medium (30x20x12cm) dan paket besar (35x30x20). Untuk paket yang paling banyak dikirimkan melalui Ninja Xpress yaitu paket berukuran kecil yang biasanya berisi kosmetik, aksesoris fashion seperti baju, jam tangan, kacamata dan lain-lain.

Respon Cepat dan Resolusi Tepat untuk Layanan Pengiriman Barang

Seiring dengan adanya lonjakan peningkatan volume pengiriman barang, Populix dalam survey nya pun menjelaskan bahwa sejumlah 57% responden mengeluhkan permasalahan keterlambatan pengiriman. Keluhan mayoritas konsumen adalah status pengiriman barang pesanan atau paket mereka seringkali terlambat sampai tujuan.

Memahami upaya para pelaku UKM untuk mengoptimalkan transaksi bisnis secara online dan menyadari adanya tren peningkatan pengiriman volume barang pada masa Ramadhan, Ninja Xpress berupaya untuk mengoptimalkan dukungan dengan melakukan peningkatan layanan konsumen dan menghadirkan beragam pilihan dan inovasi produk. Salah satu peningkatan layanan terbaru yang diberikan oleh Ninja Xpress dalam memberikan kenyamanan kepada para pelanggan atau konsumen akhir (end-consumer) adalah melalui hadirnya solusi Respon Cepat melalui peningkatan layanan konsumen (customer care).

Beberapa keunggulan yang dioptimalkan dalam customer care adalah kecepatan respon atau tanggapan balik selama 30 detik melalui telepon, 3 menit melalui platform chat, 2 jam melalui email, dan maksimal 2x24 jam serta mampu memberikan ketepatan resolusi pemecahan masalah pengiriman yang diharapkan dapat mempermudah shipper agar tidak mengganggu produktivitas mereka karena kendala dalam proses pengiriman.

Tidak hanya memberikan layanan respon cepat, Ninja Xpress juga menghadirkan Resolusi Tepat melalui layanan Ninja Point, Kolaborasi Ninja Xpress bersama Grab, dan inovasi produk untuk kebutuhan konsumen.

Pada awal tahun, Ninja Xpress menargetkan 1900 Ninja Point (Agen) di seluruh Indonesia untuk mencapai obsesinya dalam memperluas jaringan layanan hingga menjangkau 100% wilayah Indonesia. Langkah strategis ini Ninja Xpress tempuh untuk semakin memudahkan pengguna melakukan pengiriman paket secara lebih cepat, tepat waktu dan mudah dijangkau, sekaligus turut membantu para pelaku ekonomi digital lewat cara memperkuat jaringan serta ekosistem yang ada dengan berkolaborasi bersama para mitra Ninja Point di seluruh nusantara.

Untuk memberikan kemudahan dalam pengiriman barang, Ninja Xpress juga berkolaborasi dengan Grab dengan menghadirkan layanan on-demand. Di mana paket akan di-pick-up oleh kurir dari Ninja Xpress di hari yang sama sehingga konsumen cukup menunggu di rumah dan barang akan dijemput dengan aman dan nyaman. Tentunya, kolaborasi Ninja Xpress dan Grab ini sudah mencakup seluruh wilayah Indonesia.

Tidak hanya dari sisi layanan, Ninja Xpress baru saja meluncurkan pengiriman Ninja Same Day dan Ninja Next Day Delivery sebagai upaya untuk memastikan pengguna memperoleh layanan dengan Service Level Agreement (SLA) mencakup kecepatan waktu pengiriman, tarif layanan yang flat, serta opsi layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan khusus pengguna.

CMO Ninja Xpress, Andi Djoewarsa, menyampaikan, “Setelah menghadapi satu tahun pandemi juga melihat perkembangan ekonomi digital Indonesia, Ninja Xpress memahami bahwa layanan yang kami berikan harus terus berkembang dan tumbuh berinovasi sesuai dengan demand yang ada. Saat ini, maraknya transaksi online yang terjadi, para pelaku UKM sedang giatnya untuk adaptasi terhadap teknologi, maka kami pun fokus untuk terus melakukan peningkatan layanan, baik melalui inovasi produk maupun penyesuaian fitur-fitur layanan sehingga shipper dan konsumen dibebaskan dari kesulitan dan kendala lainnya. Fokus kami hingga satu tahun kedepan adalah memastikan kualitas layanan, terutama menghadirkan respon cepat dan resolusi tepat bagi para pengguna.”

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri BUMN, Erick Thohir

Selasa, 22 Juni 2021 - 12:05 WIB

Alhamdulillah Erick Thohir Bawa Kabar Baik! Ivermectin 12 Mg, Obat Antivirus untuk Terapi Covid-19 Resmi Kantongi Izin Edar BPOM

Ivermectin 12 mg dari PT Indofarma Tbk sebagai obat antivirus untuk terapi Covid-19 dinyatakan telah mendapatkan izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Hal itu diakui Menteri BUMN…

Atta Halilintar

Selasa, 22 Juni 2021 - 12:00 WIB

Ketum KODRAT Apresiasi Atta Halilintar Tekuni Tarung Drajat

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PB KODRAT) Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyaksikan latihan perdana Atta Halilintar menekuni seni bela diri asli…

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Antara/ CNN Indonesia)

Selasa, 22 Juni 2021 - 11:55 WIB

Menkes Budi Gunadi Sadikin Tegaskan, PPKM Mikro Diperketat, Mobilitas Masyarakat Daerah Zona Merah Dibatasi Hingga 100%

Jakarta-Menyusul lonjakan kasus COVID-19 yang tinggi di sejumlah daerah di Indonesia pasca libur lebaran 2021, Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar dilakukan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan…

Istana Potala di Lhasa, Tibet (Ist)

Selasa, 22 Juni 2021 - 11:30 WIB

Dampak Pandemi, Situs Bersejarah di Tibet dibanjiri Wisawatan Asal China

Wisatawan asal China baru-baru ini dilaporkan menyerbu tempat wisata di Tibet. Hal ini dikarenakan dampak dari pembatasan pandemi Covid-19 sehingga wisatawan China yang biasanya melancong ke…

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Selasa, 22 Juni 2021 - 10:40 WIB

Berlaku Mulai Hari Ini, Inilah Ketentuan Pengetatan PPKM Mikro

Pemerintah akan kembali melakukan penebalan dan penguatan pelaksanaan PPKM Mikro yang berlaku pada tanggal 22 Juni hingga 5 Juli 2021.