Revolusi Mental Dosen & Guru

Oleh : Hendra Triana | Senin, 15 Mei 2017 - 04:27 WIB

Hendra Triana, Praktisi I.T, Dosen & Business Analyst
Hendra Triana, Praktisi I.T, Dosen & Business Analyst

INDUSTRY.co.id - Revolusi Mental sudah digaungkan di Indonesia saat Presiden Republik Indonesia                     Bapak  Joko Widodo menjadi Kepala Pemerintahan Republik Indonesa, formal Legal dengan Instruksi Presiden Nomor. 12/2016 “ Gerakan Nasional Revolusi Mental Indonesia”

Lahirnya Komite Independen Revolusi Mental-KIRM, adalah Lembaga Independen yang dibentuk untuk turut membantu Pemerintah dalam Sosialisasi dan Implementasi Revolusi Mental yang sesungguhnya    di semua Lapisan Individu, Keluarga dan Masyarakat dan Para Pemimpin.

Dengan Prakasa APTISI ( Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia ) wilayah IV, Bekasi Raya dan Karawang, ADI (Asosiasi Dosen Indonesia ), KIRM sebagai Nara sumber menyelenggarakan Seminar dan Worshop 1(satu) hari pada tanggal hari, Sabtu 13 Mei, 2017, di Kampus STMIK Bani Saleh , Bekasi, Jawa B,arat dengan Tema  “Revolusi Mental Dosen dan Guru Powerful, Cara Mengajar Efektif, Produktif dan Menyenangkan “.

Peserta yang antusias lebih dari 100 Orang dari Berbagai Kalangan Dosen dan Guru/ Calon Guru di Wilayah Bekasi Raya dan Karawang,  mengikuti acara tersebut dengan penuh suka cita dan keingintahuan tentang Revolusi Mental yang sesungguhnya, khususnya di domain Perguruan Tinggi.

Penggunaan Istilah Revolusi Mental tidaklah berlebihan, sebab Indonesia memerlukan suatu terobosan budaya politik untuk memberantas setuntas-tuntasnya segara praktik-praktik yang terlalu buruk yang sudah terlalu lama dan dibiarkan berkembang sejak orde baru sampai sekarang. Revolusi mental berbeda dengan revolusi fisik, sebab tidak memerlukan pertumpahan darah.  Namun, usaha ini tetap memerlukan dukungan moril dan spiritual serta komitmen dalam diri seorang pemimpin dan selayaknya setiap revolusi diperlukan pengorbanan oleh masyarakat.

Dampak dan Harapan yang ingin dicapai dalam Seminar dan Wokshop tersebut adalah :

  • Revolusi Mental membentuk para Individu menjadi Lebih Kreatif, Produktif dan Bermakna karena Mengenal TuhanNya dan Mengerti tugas yang diberikan sebagai  mahluk sempurna yang diciptakanNya  agar semua menjadi Kalifah/Pemimpin di Dunia.
  • Revolusi Mental akan membentuk Para Pemimpin  dimulai dari Diri Sendiri /Individu, Keluarga dan Masyarakat.  Keluarga adalah contoh Negara Kecil ada Ayah, Ibu dan Anak ? Rusaknya keluarga karena tidak tahu atau salah dalam melaksanakan TUPOKSI KEHIDUPAN KELUARGA dari masing masing pihak, Tugas  Ayah , Tugas Ibu, Tugas Anak sudah sangat Komplek dan rawan konflik?
  • Revolusi Mental dimulai dari Diri Sendiri/Individu, Keluarga dan Masyarakat.  Bila masing-masing Individu Poweful dan Tidak Ada Energi Bocor “Low Bat” maka otomatis semua akan berjalan sempurna dan sesuai target.  Bocornya Energi  karena Individu tersebut Tidak Tahu DIRI, Tidak Tahu Lawan atau Kawan, Apalagi Mengetahui Medan ?
  • Revolusi Mental belajar Mengenal dan Memahami Pilosofi Keterampilan Kehidupan “Life Skill” atau Ilmu Kehidupan sesungguhnya, dari mulai Lahir ke Dunia sampai selesai tugas dan Wafat,  dengan cara IQRO “Bacalah” setiap apa yang AKU ciptakan dan bertanyalah lalu pikirkan dan SEMPURNAKANLAH sehingga semua mahluk akan mengenal kebesaran Alam dan Ciptaannya, selanjutnya akan lahir Individu Yang Percaya Diri, Cerdas dan Bermakna ?  

 

  • Kebanyakan Individu malu Bertanya dan Meminta progress atas segala Sesuatu Tentang Kehidupan di Dunia ini  Pada Tuhan Alloh SWT, sehingga banyak yang tidak bisa memanfaatkan sumber Energi Karunia Nur Ilahi yang maha Dasyat yang telah diberikaNya ?
  • Tugas Mahluk Manusia adalah  Berkreasi Positif dan Inovatif dengan cara Mencari Bibit Unggul, Mencari Tanah Yang Subur dan Sesuai dengan Lingkungannya, Merawat, Menyiram dan Memupuk supaya menghasilkan yang Maksimal, selanjutnya Hasil kita serahkan pada Yang Maha Kuasa ?
  • Banyak orang Tua Stress dan khawatir memikirkan Nasib Anak dan Keluarganya kemudian mengambil ALIH TUGAS dari Sang Maha Kuasa, karena tidak Tahu Rules / Aturan mainnya ?
  • Dengan Revolusi Mental di Sekolah, Kampus dan Akademisi, diharapkan tercipta generasi       Dosen , Guru dan Pendidik yang Berkarakter Powerful, Tidak “Low Bat”, Mengenal Jati Diri, Mengenal Lawan, Mengenal Medan dan Bekepribadian Luhur, Aktif, Kreatif Menciptakan yang Inovatif, Bermakna dengan Managemen Pengelolaan Kebocoran Energi Individu dan keluarga dengan  Sehat Rohani, Sehat Jasmani, Sehat Ekonomi, Anak dan Generasi penerus makin Hebat, Masa Tua dan Pensiun Tambah Bermakna.
  • DENGAN DOSEN DAN GURU YANG POWERFUL , BERKARAKTER DAN PERCAYA DIRI, AKAN HIDUP MANDIRI, TERHORMAT DAN BERMAKNA
  • MURID DAN SISWA  TAMBAH HEBAT, KREATIF, INOVATIF MENCIPTA DAN BERBUDI PEKERTI LUHUR
  • INSTITUSI AKADEMIS AKAN TAMBAH BERGAIRAH , MAKMUR & SEJAHTERA

 |  HT:Hendra Triana ;  Sekjen : KIRM-Komite Independen Revolusi Mental, Pengurus APTISI Wilayah 4 Bekasi Raya dan Karawang; Anggota ADI: Asosiasi Dosen Indonesia |14052017-HT4IND |   

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Pabrik Petrokimia

Sabtu, 20 April 2019 - 13:05 WIB

Arab Saudi Bakal Bangun Pabrik Petrokimia Senilai Rp84,31 Triliun di Indonesia

Pemerintah Arab Saudi siap menambah investasinya di Indonesia dengan mendirikan pabrik petrokimia senilai USD6 miliar atau setara Rp84,31 triliun.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto:Ridwan)

Sabtu, 20 April 2019 - 12:05 WIB

Usai Pemilu, Menperin Optimis Investasi Industri Kian Agresif

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengaku optimistis akan terjadi peningkatan investasi dan ekspansi di sekkor industri manufaktur seusai penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun…

Fintech (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 11:17 WIB

Koku Raih Pendanaan Pra-Seri A Sebesar US$2 Juta Dari Co-Founder Tencent

Pendanaan Pra-Seri A ini dipimpin oleh Jason Zeng, Co-founder Tencent Holdings dan pendiri perusahaan angel investment asal China, Decent Capital.

Perkebunan kelapa

Sabtu, 20 April 2019 - 11:05 WIB

Kemenperin Pastikan Bisnis Industri Olahan Kelapa di Indonesia Masih Sangat Prospektif

Bisnis industri pengolahan kelapa di Indonesia masih prospektif dan terus berkembang di beberapa wilayah seperti Riau, Sulawesi Utara, Gorontalo, Jambi, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan…

Oppo F11 Pro (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 10:59 WIB

Masa Pre-order Selesai, Smartphone Oppo F11 Sudah Tersedia di Pasar Indonesia

Perangkat Oppo F11 menjadi favorit karena kemampuan kamera belakangnya untuk mengambil foto portrait memukau dalam gelap, memori besar, pengisian daya cepat, serta harganya yang cukup terjangkau,…