Galaxy Movie Studio, Wadah Sineas Muda Gunakan Smartphone Galaxy untuk Bikin Film Pendek

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 05 Maret 2021 - 16:50 WIB

Kenza Lutfhiani, pemenang kategori People’s Choice pada Galaxy Movie Studio 2020. (Foto: Humas PT Samsung Electronics Indonesia)
Kenza Lutfhiani, pemenang kategori People’s Choice pada Galaxy Movie Studio 2020. (Foto: Humas PT Samsung Electronics Indonesia)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Galaxy Movie Studio, yang hadir sejak tahun 2019, terus memberikan inspirasi dan menjadi wadah bagi para anak muda yang hendak memperkaya kemampuan mereka dalam pembuatan konten video, layaknya sebuah film layar perak.

Melalui kompetisi Galaxy Movie Studio 2020, ada tiga anak muda yang menjadi pemenang sebagai pembuat konten video atau film terbaik. Mereka telah memperoleh pelatihan langsung dari para sutradara terkenal Indonesia mengenai seluk-beluk pembuatan film profesional dengan mengusung teknologi perangkat pintar Samsung. Kini mereka bertiga merasa siap kembali mengadu karya terbaik mereka demi mewujudkan sebuah film yang diproduksi bersama para sutradara terkenal tersebut.

Miranda Warokka, IT & Mobile Marketing Director PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN), mengungkapkan, Samsung percaya bahwa setiap teknologi yang dihadirkan dapat memberikan perubahan positif yang dapat dinikmati semua orang. Setiap orang memiliki kesempatan membuat film ke tahap yang lebih serius melalui Galaxy Movie Studio ini. Pada tahun ketiga ini, Galaxy Movie Studio sangat optimistis terhadap potensi yang dimiliki ketiga pemenang Galaxy Movie Studio 2020.

“Mereka akan kembali berkompetisi untuk menjadi salah satu yang terbaik agar dapat bersama sutradara profesional membuat film pendek dengan menggunakan Galaxy S21 Ultra 5G. Kami senang terhadap peningkatan ketrampilan mereka. Kami berharap Galaxy Movie Studio 2021 ini dapat memberikan dampak yang lebih besar dengan menghadirkan pengalaman yang semakin epic,” papar Miranda Warokka.

Pada tahun ketiga ini, Galaxy Movie Studio kembali mengadakan kompetisi bagi ketiga pemenang Galaxy Movie Studio 2020, yakni Rezy Junio Bernessa sebagai pemenang kategori Best Picture, Hasna Rafida Sari sebagai pemenang kategori Best Cinematography dan Kenza Luthfiani sebagai pemenang kategori People’s Choice.

Selama mengikuti kompetisi dan pelatihan yang diberikan Samsung melalui Galaxy Movie Studio pada tahun 2020, mereka telah memperoleh hal-hal baru tentang dunia perfilman. Karena itu, melalui Galaxy Movie Studio 2021, mari kita lihat ketiga pemenang Galaxy Movie Studio 2020 tersebut bercerita mengenai kesan dan pesan setelah jadi pemenang.

Rezy Junio Bernessa yakin, semua orang dapat membuat film. Berawal dari kecintaan menonton film sejak SMP, Rezy bertekad menonton satu film setiap hari hingga kini. Masa-masa SMA dia habiskan untuk belajar dan menggali informasi tentang perfilman secara otodidak. Rezy juga sempat pesimistis ketika membuat film, karena keterbatasannya ketika melihat saat senja datang. Meski demikian, hal ini membuat Rezy sadar bahwa kondisi tersebut membawa sudut pandang yang berbeda pada video-video yang dia buat.

“Saya memanfaatkan Galaxy Movie Studio untuk melakukan eksplorasi dalam menciptakan film dengan menggunakan ponsel pintar. Saya juga semakin yakin, siapa saja bisa membuat film. Dari rangkaian acara yang ada, saya mendapatkan tips dan saya bisa bertanya langsung dengan para pelaku industri film Indonesia seputar seluk beluk pembuatan film dari awal hingga akhir,” papar Reza, pemenang kategori Best Picture, Galaxy Movie Studio 2020.

Reza mengemukakan, setelah meraih penghargaan Best Pictures, maka hal itu menambah portofolio baru dan menjadi hal yang membanggakan dirinya. Karya Reza semakin dikenal banyak orang dan Reza sendiri yakin semua yang dia dapatkan tersebut dapat menjadi bekal untuk terjun ke industri film nantinya.

Rezy menambahkan, ponsel pintar Samsung yang digunakan ketika membuat video sangat memudahkan dirinya untuk melakukan pengambilan gambar (shooting) hingga editing. Tentunya Rezy juga merasa senang mendapat kesempatan kembali untuk membuat film sesungguhnya bersama sutradara dan mendalami industri perfilman Indonesia.

Melalui Galaxy Movie Studio, Rezy berharap dapat menginspirasi teman-teman dengan ketertarikan yang sama dalam hal pembuatan film yang sudah semudah dalam genggaman, sehingga akan semakin banyak cerita-cerita yang disampaikan melalui film-film yang ada.

Peserta kedua adalah Hasna Rafida Sari. Hasna memiliki peribahasa favorit, pengalaman adalah guru terbaik. Sejak bangku SMA, Hasna telah mencoba mengikuti festival sinema yang diadakan oleh sekolahnya. Gadis asal Jawa Timur ini menjadi penulis naskah serta peran utama wanita. Akhirnya, Hasna memperoleh kesempatan menjadi pemeran wanita terbaik pada saat itu. Hasna kini sudah menjadi mahasiswa dan merasa tertantang kembali untuk memperdalam bakatnya pada industri perfilman, walaupun dia bukan dari mahasiswa perfilman.

Hasna Rafida Sari, yang merupakan pemenang kategori Best Cinematography, pada Galaxy Movie Studio 2020, mengungkapkan, ketika tahu ada kompetisi Galaxy Movie Studio 2020, dirinya memang sangat berharap dapat memproduksi film kembali seperti semasa saya di SMA dulu. Saya yang bukan mahasiswa perfilman sangat tertarik untuk terlibat lebih jauh dalam produksi film dengan bermodalkan pengalaman sendiri.

“Namun ketika terlibat dalam pelatihan pada acara Galaxy Movie Studio, saya menjadi paham bagaimana proses memproduksi film. Saya hingga kini juga terus memproduksi konten sosial media dan konten untuk pekerjaan melalui teknologi ponsel pintar yang dimiliki Samsung. Saat ini, kita tidak perlu lagi repot untuk menghasilkan suatu video yang berkualitas epic,” jelas Hasna.

Kompetisi yang semakin dipersempit ini membuat Hasna semakin tertantang dan merasa semangat untuk menjadi yang terbaik. Hasna menambahkan, harapan agar dari kompetisi lanjutan ini juga dapat membawa pengaruh positif yang dirasakan oleh para peserta dan khalayak luas.

Peserta ketiga adalah Kenza Lutfhiani, seorang mahasiswa yang merasa dirinya tidak cukup menjadi penikmat film saja. Kenza berfikir bahwa kita dapat membuat sebuah film yang berasal dari ide dan imajinasi yang ada di dalam benak kita. Bermula dari sebuah peran kecil yang pernah dijalani dalam pembuatan sebuah film, Kenza akhirnya dapat membuat sendiri film seperti yang diharapkannya.

“Setelah rangkaian Galaxy Movie Studio yang saya jalani, saya merasa ada perubahan skill, terutama pembuatan film. Mungkin dulu saya hanya gemar menonton film, namun saya akhirnya bisa memperoleh insight dari para filmmaker di Indonesia dan membawa saya berhasil membuat film pendek karya saya sendiri,” kata Kenza.

Kenza menjelaskan sepanjang proses pembuatan film tersebut, smartphone Samsung sangat membantu dirinya, terutama kualitas kameranya. Proses shooting menjadi cepat karena kualitas yang memang sudah sangat bagus.

“Saya tentunya sangat ingin memperloleh kesempatan untuk mengasah kemampuan lebih dalam bersama para sutradara sungguhan. Saya berharap dengan pengalaman yang saya miliki sekarang, saya dapat terus menghasilkan karya yang berkelanjutan dan lebih banyak lagi karya yang bisa saya hadirkan bagi masyarakat,” imbuh Kenza, pemenang kategori People’s Choice pada Galaxy Movie Studio 2020.

Ketiga peserta tersebut akan memberikan hasil karya terbaik mereka melalui film pendek yang akan menjadi penentu untuk salah satu di antara mereka yang akan dapat membuat film bersama sutradara profesional secara nyata. Terus menjadi yang pertama untuk mengetahui update keseruan momen epic Galaxy Movie Studio 2021 melalui sosial media Samsung indonesia @SamsungIndonesia #GalaxyMovieStudio2021. (Abraham Sihombing)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menperin Agus Gumiwang

Sabtu, 24 Juli 2021 - 18:22 WIB

Menperin Agus Pastikan Industri Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat di Masa PPKM Darurat

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memastikan perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri (KI) tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin sesuai dengan kebijakan…

Robert Alberts Pelatih Persib Bandung (Foto Dok PR)

Sabtu, 24 Juli 2021 - 18:00 WIB

Kebijakan Robert Alberts Soal Program Latihan Mandiri di Masa Perpanjangan PPKM

Pelatih PERSIB, Robert Alberts mengaku kesulitan dalam memantau pemainnya selama aktivitas latihan bersama diliburkan. Ia pun memberikan keleluasaan pemain untuk menakar kebutuhan latihan secara…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Sabtu, 24 Juli 2021 - 17:50 WIB

Bantu Penanganan Covid-19, Menperin Agus 'Gercep' Siapkan 500 Fasilitas Isoman Dilengkapi Konsentrator Oksigen

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berperan aktif untuk mendorong percepatan penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19 di tanah air. Berbagai langkah strategis telah dijalankan,…

Tempat Wisata di Venesia (Foto: Instagram/fabianalorenzon_tma)

Sabtu, 24 Juli 2021 - 17:15 WIB

Venesia Berhasil Lolos Dari Daftar Situs Warisan Dunia Dalam Bahaya UNESCO

Venesia baru saja berhasil menghindari atau lolos dalam daftar situs Warisan Dunia Dalam Bahaya UNESCO. Hal ini dikarenakan Italia kini melarang kapal pesiar besar bersandar di laguna Venesia.

Ilustrasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar Online (ist)

Sabtu, 24 Juli 2021 - 17:02 WIB

Pahamify dan Xiaomi Ajak Siswa Sambut Tahun Ajaran Baru Penuh Semangat

Tahun Ajaran 2021/2022 baru saja dimulai beberapa waktu lalu. Di tengah pandemi COVID-19 yang masih melanda Indonesia, sekolah dilaksanakan dengan berbagai metode yang disesuaikan dengan keadaan…