KSPI Desak Kejagung Serius Periksa Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan

Oleh : Herry Barus | Kamis, 21 Januari 2021 - 07:30 WIB

 Presiden Konferedasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal (harianterbit.com)
Presiden Konferedasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal (harianterbit.com)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- BPJS Ketenagakerjaan diduga melakukan korupsi penyimpangan pengelolaan keuangan dan dana investasi. Dalam hal ini, Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah menggeledah kantor BPJS Ketenagakerjaan. Sejumlah pejabat dan karyawan juga sedang diperiksa sebagai saksi atas pengajuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dari berbagai informasi yang didapatkan KSPI, dugaan korupsi di BPJS Ketenagakerjaan ini adalah berkategori pelanggaran berat dan patut diduga sebagai mega korupsi sepanjang BPJS Ketenagakerjaan berdiri, bahkan sebelumnya bernama Jamsostek.

“Bilamana dugaan korupsi ini terbukti dari hasil penyelidikan Kejaksaan Agung, berarti uang buruh Indonesia telah dirampok oleh “pejabat berdasi” para pimpinan yang ada di BPJS ketenagakerjaaan,” kata Presiden KSPI Said Iqbal.

“Oleh karena itu KSPI mengutuk keras dan meminta pemeriksaan terhadap dugaan skandal mega korupsi trilyunan rupiah uang  buruh yang ada di BPJS Ketenagakerjaan oleh Kejagung dibuka secara transparan,” lanjutnya.

KSPI mendukung penuh langkah-langkah yang akan diambil oleh Kejaksaan Agung berkaitan dengan dugaan skandal mega korupsi. Selanjutnya, KSPI meminta Kejaksaan Agung untuk mencekal Direktur Utama dan para Direksi BPJS Ketenagakerjaan agar tidak bepergian ke luar negeri selama proses penyelidikan, terhitung mulai hari ini (20 Januari 2021). KSPI juga mendesak Dirjen Imigrasi untuk mencekal Dirut BPJS Ketenagakerjaan, bilamana akan pergi ke luar negeri.

“KSPI akan mengerahkan puluhan ribu buruh berbondong-bondong di seluruh wilayah Republik Indonesia untuk mendatangi semua kantor cabang di kab/kota dan kantor-kantpr wilayah BPJS Ketenagakerjaan di seluruh wilayah Indonesia untuk menanyakan keberadaan trilyunan uang buruh yang diduga dikorupsi di BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Said Iqbal.

KSPI, kata Said Iqbal, memberi waktu 7 x 24 jam kepada BPJS Ketenagakerjaan baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah untuk memberikan jawaban dan penjelasan atas fakta-fakta terhadap dugaan korupsi trilyunan rupiah uang buruh di BPJS Ketenagakerjaan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Selasa, 13 April 2021 - 07:00 WIB

Panglima TNI Bicarakan Masalah Strategis Bersama Duta Besar LBBP India

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima Kunjungan Kehormatan / Courtesy Call Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) India Y.M. Shri Manoj Kumar Bharti, bertempat di…

Dankormar Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr. (Han)

Selasa, 13 April 2021 - 06:30 WIB

Dankormar Mayjend Suhartono Pimpin Rapat Lomba Menembak KASAL Cup 2021

Dankormar ( Komandan Korps Marinir ) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono memimpin rapat kesiapan Lomba Menembak Kasal Cup Tahun 2021 di Ruang Rapat Gedung Agoes Subekti Markas Komando Korps Marinir…

Ilustrasi Putusan Pengadilan (ist)

Selasa, 13 April 2021 - 05:30 WIB

Komisi III Soroti Hak Eksekusi PTUN: Mentah Terus...

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir menyoroti hak eksekusi Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang tidak dapat dilaksanakan, karena terganjal oleh Peraturan Pemerintah terkait Undang-Undang…

Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M.

Selasa, 13 April 2021 - 05:30 WIB

Pangkogabwilhan I Bagikan Bingkisan Kepada Seluruh Prajurit Sambut Ramadhan 1442 H / 2021 M.

Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M. membagikan bingkisan kepada seluruh Prajurit Kogabwilhan I bertempat di halaman parkir belakang kantor Makogabwilhan I Jalan MT…

 Helikopter milik PT Ersa Eastern Aviation

Selasa, 13 April 2021 - 05:00 WIB

Aksi Keji, KKB Teror Satu Helikopter di Puncak Papua

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tidak hanya mengancam dunia pendidikan di Papua, dan untuk kesekian kalinya KKB kembali menebar aksi teror dunia penerbangan. Kali ini, satu unit helikopter…