HET Pupuk Subsidi Naik, Dedi DPR: Melihat Bahasa Petani, Nggak Apa-apa Naik Asal Ada di Pasaran

Oleh : Candra Mata | Kamis, 07 Januari 2021 - 15:26 WIB

Dedi Anggota DPR RI
Dedi Anggota DPR RI

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menilai kenaikan harga eceran tertinggi (HET) pupuk bersubsidi harus diikuti dengan jaminan ketersediaan pupuk bagi petani oleh pemerintah, yakni Kementerian Pertanian maupun PT Pupuk Indonesia (Persero) sebagai produsen.

"Kenaikan HET pupuk ini masih wajar dan lebih baik bagi petani, dibandingkan jika kondisi pupuk subsidi mengalami kelangkaan. Kondisi tersebut akhirnya memaksa petani harus membeli pupuk non subsidi," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya dikutip redaksi Industry.co.id pada Kamis (7/1/2021).

Menurutnya saat ini yang terpenting Pemerintah dan Pupuk Indonesia harus bisa menjamin ketersediaan pupuk, baik di tingkat distributor maupun pengecer. 

"Jangan sampai sudah (HET) naik, masih langka juga," tegasnya.

Seperti diketahui, Kementerian Pertanian menerbitkan kebijakan baru melalui Permentan Nomor 49 Tahun 2020 yang mengatur HET pupuk subsidi. Dalam peraturan tersebut, harga Pupuk Urea yang semula Rp 1800 per kilogram (kg), naik Rp 450 menjadi Rp 2.250 per kg, lalu pupuk SP-36 dari HET Rp 2.000 per kg mengalami kenaikan sebesar Rp 400 sehingga menjadi Rp 2.400 per kg.

Sementara itu, pupuk ZA mengalami kenaikan Rp 300 menjadi Rp 1.700 per kg dan pupuk organik granul naik sebesar Rp 300, dari yang semula Rp 500 per kg menjadi Rp 800 per kg. Hanya pupuk jenis NPK yang tidak mengalami kenaikan HET dan tetap Rp 2.300 per kg.

Dedi menyampaikan, petani sudah menghadapi beban kelangkaan pupuk bersubsidi pada tahun lalu. Akibatnya, petani terpaksa membeli pupuk non subsidi dengan harga yang jauh lebih mahal. 

"Melihat bahasa petani, mereka menilai daripada pupuk subsidi tidak ada di pasaran, kemudian harus membeli non subsidi dengan jumlah yang mahal, ya lebih baik naik saja, tidak apa-apa naik Rp 100 - Rp 200," ujarnya.

Meski HET pupuk subsidi mengalami kenaikan, di sisi lain Kementerian Pertanian meningkatkan alokasi pupuk subsidi pada Tahun 2021 sebesar 10,5 juta ton, dari Tahun 2020 sebanyak 8,9 juta ton.

Peningkatan jumlah alokasi pupuk subsidi ini diharapkan menjawab kebutuhan petani dalam menunjang produktivitas dan menjaga ketahanan pangan nasional. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna (kiri pertama) menyerahkan secara simbolis buku tabungan BSI kepada Bendahara DMI Tatang Hidayat (kanan kedua) disaksikan langsung oleh Ketua Umum DMI Jusuf Kalla (kiri kedua) dan Ketua DMI Sofyan Djalil (kanan pertama pada peresmian Payment Point BSI di Gedung Kantor Pusat DMI di Matraman, Jakarta saat perayaan Milad Ke - 50 Dewan Masjid Indonesia

Senin, 27 Juni 2022 - 18:04 WIB

Resmikan Payment Point, BSI & DMI Perkuat Sinergi Perluas Layanan Keuangan Syariah

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) kembali bersinergi mengoptimalkan peran masjid untuk mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah melalui perluasan layanan…

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita saat melakukan pertemuan dengan Gubernur Prefektur Aichi Mr. Hideaki Omura

Senin, 27 Juni 2022 - 18:00 WIB

Menperin Agus 'Rayu' Perusahaan Industri di Aichi Jepang Bangun Pabrik Baru Hingga Pusat R&D di RI

Dalam rangkaian lawatan ke Jepang, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga melakukan pertemuan dengan Gubernur Prefektur Aichi Mr. Hideaki Omura. Aichi merupakan prefektur pusat…

Pesisir Pantai Kiom

Senin, 27 Juni 2022 - 17:55 WIB

Kementerian PUPR Tata Ulang Kawasan Kumuh Apolo dan Pesisir Pantai Kiom Jadi Wisata Waterfront City

Kegiatan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh (NSUP) kawasan pesisir pantai tersebut akan menciptakan kualitas lingkungan yang lebih baik sekaligus menjadi destinasi wisata baru kebanggaan…

APJII dan TP Link Kerja Sama Beri Pelatihan dan Sertifikasi

Senin, 27 Juni 2022 - 17:47 WIB

APJII dan TP Link Kerja Sama Beri Pelatihan dan Sertifikasi

TP-Link Indonesia bekerja sama dengan Bidang Pelatihan dan Sertifikasi Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada anggota Internet Service…

Garuda Indonesia (ist)

Senin, 27 Juni 2022 - 17:40 WIB

Rencana Perdamaian Resmi Disahkan, Garuda Indonesia Siap Akselerasikan Pemilihan Kinerja

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (Garuda) memproyeksikan pemulihan kinerja yang lebih cepat sejalan dengan disahkannya persetujuan terhadap rencana perdamaian oleh Majelis Hakim Pengadilan…