Awal Tahun 2021, Asaki Tancap Gas Kebut Kapasitas Produksi Pasca Larangan Penggunaan Keramik Impor

Oleh : Ridwan | Sabtu, 02 Januari 2021 - 14:00 WIB

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto
Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) mengapresiasi langkah pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang telah melarang penggunaan produk impor untuk sektor properti dan konstruksi mulai tahun 2021.

"Asaki menilai langkah tersebut sangat tepat, strategis dan pro industri dalam negeri demi pemulihan ekonomi dan percepatan pemulihan industri keramik dalam negeri," kata Ketua Umum Asaki Edy Suyanto dalam keterangannya yang diterima Industry.co.id, Sabtu (2/1/2021).

Dijelaskan Edy, Asaki memproyeksi utilisasi produksi di semester I-2021 mencapai 70%, dan akan meningkat menjadi 75% di semester II-2021. Sedangkan untuk produksi nasional di tahun 2021, Asaki mematok target sebesar 390-400 juta meter persegi (m2).

"Tingkat utilisasi tahun 2021 akan menjadi yang tertinggi sejak tahun 2014 dan menempatkan Indonesia sebagai produsen keramik terbesar di Dunia nomo 6 setelah China, India, Brazil, Vietnam dan Spanyol," terangnya.

Lebih lanjut, Edy mengungkapkan bahwa pihaknya memandang peluang dan pasar keramik dalam negeri masih terbuka lebar dan besar, dimana rata-rata konsumsi keramik per kapita Indonesia hanya 1,4 m2, sedangkan rata-rata konsumsi keramik per kapita ASEAN mencapai 2,5 m2.

"Kami siap meningkatkan kapasitas produksi dari 540 juta m2 menjadi 675 m2, jika permintaan keramik dalam neggeri meningkat mendekati konsumsi keramik per kapita ASEAN," ungkap Edy.

"Hal ini tentunya perlu investasi baru sekitar Rp8-10 triliun dan akan menyerap tenaga kerja baru mencapai 20 ribu orang," tambahnya.

Oleh karena itu, Asaki meminta perhatian dan dukungan dari pemerintah untuk penguatan industri keramik dalam negeri terutama dalam menghadapi gempuran produk keramik jenis Homogeneus Tiles (HT) dari China, India dan Vietnam.

Sekedar informasi, total kapasitas produksi keramik jenis HT yang diproduksi anggota Asaki sebesar 160 juta m2 per tahun dan saat ini hanya mampu berproduksi di tingkat utilisasi 46%.

"Saat ini, produk HT produksi lokal terganjak oleh beberapa unfair trade terutama produk dari China dan India yang terindikasi melakukan praktek dumping, transhipment dan pemberian export tax refund sebesar 14% dari pemerintah China. Oleh karena itu, Asaki berharap pemerintah memberikan perlindungan berupa pengetatan syarat SNI Import, Penetapan pelabuhan import terbatas, Penetapan minimum import price dan Penetapan tata niaga impor keramik," papar Edy.

Selain tingkat utilisasi produksi HT dalam negeri yang besar, Asaki juga siap mensubstitusi produk impor dimana tidak lama pasca penurunan harga gas USD 6 per MMBTU di bulan April 2020 lalu, salah satu member Asaki, PT Arwana Citramulia Tbk. telah melakukan pembangunan pabrik HT yang baru di Mojokerto, Jawa Timur dengan kapasitas 3 juta m3 per tahun dan ditargetkan akan memulau produksi di akhis kuartal pertama tahun 2021.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama Bank BRI, Sunarso

Senin, 12 April 2021 - 12:55 WIB

Raih 7 Penghargaan dalam Sepekan, Sunarso Dipuji Habis Menteri BUMN RI Pertama: Pencapaian Luar Biasa, CEO Bank BRI Tidak Diragukan Lagi...

Direktur Utama BRI Sunarso diganjar dua penghargaan sekaligus sebagai The Best CEO dan juga sebagai CEO Strategic Orientation Terbaik. Penghargaan diberikan kepada BRI berdasarkan hasil penilaian…

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dan Manfaat Pameran Hannover Messe 2021

Senin, 12 April 2021 - 12:21 WIB

Goks! Menperin Agus Bocorkan Sederet Manfaat Indonesia Jadi Official Partner Country di Hannover Messe 2021

Menteri Perindusterian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menungkapkan sederet manfaat bagi industri dan perekonomian nasional dari partispasi Indonesia dalam official partner country Hannover…

Centara Resort

Senin, 12 April 2021 - 12:00 WIB

Berlibur ke Vietnam, Bisa Kunjungi Centara Mirage Resort Mui Ne

Centara Hotels & Resorts, operator hotel terkemuka di Thailand, memperluas merek resor bertema keluarga yang populer dengan Centara Mirage kedua di dunia, terletak di pantai Vietnam selatan…

Adhi S Lukman-Ketua Asosiasi Gabungan Pengusaha Makanan Dan Minuman Indonesia

Senin, 12 April 2021 - 11:43 WIB

Duh, GAPMMI Beberkan Penyebab Utama Pelaku Industri Mamin Belum Bisa Terapkan Praktik Industri 4.0

Indonesia terus mempersiapkan diri untuk menghadapi era Industri 4.0 sejak diluncurkannya inisiatif “Making Indonesia 4.0” oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin), yang mana industri…

Ketua Umum DDII, Dr. Adian Husaini mengatakan, program Ramadhan merupakan upaya Dewan Da'wah untuk memasifkan dakwah lewat berbagai platform digital dengan menghadirkan para ustad yang mumpuni

Senin, 12 April 2021 - 11:41 WIB

DDII Luncurkan Program Ramadhan 24 Jam Meraih Berkah Bersama

Menyambut Ramadan 1442 Hijriah, Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII) meluncurkan program '24 Jam Meraih Berkah Bersama Dewan Da'wah". Tujuannya, agar umat Islam Indonesia semakin mudah dalam…