Komisi XI DPR RI: Rencana Merger Bisa Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Syariah Nasional

Oleh : Hariyanto | Kamis, 16 Juli 2020 - 17:54 WIB

Anggota Komisi XI DPR RI dari fraksi Golkar, Mukhamad Misbakhun
Anggota Komisi XI DPR RI dari fraksi Golkar, Mukhamad Misbakhun

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Rencana merger bank syariah BUMN dinilai bisa menjadi langkah yang tepat dalam rangka penguatan ekonomi syariah di Indonesia. Kondisi pandemi COVID-19 yang sedang melanda Indonesia dianggap bisa menjadi momentum bagi perbankan syariah di Indonesia untuk melakukan konsolidasi dan bekerja bersama secara nyata.

Hal ini dikatakan oleh Anggota Komisi XI DPR RI dari fraksi Golkar, Mukhamad Misbakhun. Ia mengatakan bahwa merger bank syariah BUMN akan membuat kinerja perbankan syariah akan menjadi lebih baik dan efisien dengan indikator peningkatan market share perbankan syariah di Indonesia.

“Dalam pandangan saya, upaya merger semua bank syariah BUMN adalah upaya konsolidasi yang bagus dalam posisi saat ini, di mana pemerintah sebagai pemegang saham harus melakukan konsolidasi semua lini bisnis berdasarkan core competence sesuai lini dan bidang usaha untuk mencapai kinerja yang bagus dan efisien,” kata Misbakhun melalui keteranganya yang dikutip INDUSTRY.co.id, Kamis  (16/7/2020).

Selain itu, Misbakhun juga menyatakan bahwa Pandemi COVID-19 bisa momentum untuk konsolidasi bank-bank syariah BUMN. Karena dalam kondisi perekonomian yang tidak menentu seperti sekarang, mereka dapat bekerja secara maksimal dalam membantu perekonomian nasional dengan konsep bagi hasil yang diterapkan oleh perbankan syariah dianggap bisa memberikan manfaat untuk semua pihak, baik perbankan dan masyarakat.

“Momentum pandemi COVID-19 adalah saat yang tepat untuk melakukan upaya konsolidasi itu mengingat kondisi sektor keuangan dan perbankan mengalami situasi yang berat dan harus ada upaya yang sungguh-sungguh dan nyata,” sebutnya.

Dengan penetrasi perbankan syariah di Indonesia memang masih sangat kecil bila dibandingkan perbankan konvensional. Saat ini market share perbankan syariah masih di kisaran 6 persen. Pembiayaan atau kredit di 6,38 persen, di dana pihak ketiga atau dana masyarakat yang berhasil dihimpun di kisaran 6,7 persen.

Dari sisi aset, total aset seluruh bank syariah itu baru Rp 537 triliun, sedangkan perbankan konven total asetnya sudah di angka Rp 8.402 triliun. Misbakhun melihat adanya peluang bagi perbankan syariah untuk terus tumbuh, apalagi dari sisi pertumbuhan aset perbankan syariah selalu di angka 2 digit tiap tahunnya.

“Dengan adanya penggabungan semua bank syariah milik BUMN maka diharapkan adanya bank syariah BUMN yang tunggal akan memperkuat industri perbankan syariah dan makin memperkuat pembiyaan ekonomi berbasis syariah di Indonesia,” pungkasnya.

Sebelumnya, rencana merger bank syariah BUMN digulirkan oleh menteri BUMN Erick Thohir. Erick menyampaikan, dengan bergabungnya bank-bank syariah BUMN akan membuka opsi-opsi pendanaan yang lebih luas di dalam negeri. Merger ini akan dilakukan rencananya pada kuartal pertama 2021

"Untuk beberapa bank, kita juga sedang kaji, bank-bank syariah ini jadi satu. Insya Allah Februari tahun depan jadi satu, Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah dan BNI Syariah supaya juga ada opsi-opsi pendanaan bagi yang percaya bisnis syariah," ungkap Erick.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tim e-Sport Indonesia Siap Berlaga di Kejuaran e-Sport Dunia

Sabtu, 16 Januari 2021 - 15:30 WIB

Hebat! RRQ Hoshi, Alter Ego, Aerowolf dan Bigorton Wakili Indonesia di Kejuaraan e-Sport Dunia

Sebagai Dewan Pembina PB e-Sport, Bamsoet mengajak para fans e-Sport di Indonesia untuk bersatu memberikan dukungan kepada keempat Tim e-Sport yang akan bertanding tersebut. Jangan sampai para…

Satgas Kemanusiaan Marinir

Sabtu, 16 Januari 2021 - 15:00 WIB

Satgas Kemanusiaan Marinir Bantu Korban Banjir di Banjarmasin

Seluruh personel berikut perlengkapan diterbangkan dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, menggunakan pesawat angkut A-I327 Hercules TNI Angkatan Udara dengan waktu keberangkatan pukul 05.10…

Satgas Pamtas Yonif 642 Bersihkan Sampah dan Lumpur Pasca Banjir

Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:30 WIB

Satgas Pamtas Yonif 642 Bersihkan Sampah dan Lumpur Pasca Banjir

Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas bersama warga masyarakat, gotong royong membersihkan sampah dan lumpur yang terbawa banjir di lingkungan SDN 1 Jagoi Babang, Desa Jagoi Babang,…

Menparekraf Sandi Berenang di Mandalika

Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:10 WIB

Pamer Potret 'Nyebur' di Kuta Mandalika, Sandi Tuai Banjir Pujian Warganet: Pak Menteri Joss Banget!

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengunggah potret beberapa spot di pantai Mandalika Nusa Tenggara Barat yang disebutnya akan menjadi lokasi penyelenggaraa kegiatan olahrga Triathlon.…

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.

Sabtu, 16 Januari 2021 - 14:00 WIB

Prajurit TNI Bantu Korban Gempa Majene dan Mamuju Sulbar

TNI telah memberangkatkan 2 Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Batalyon Infanteri (Yonif) 721/Makkasau dan Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 8 dari Kodam XIV/Hasanudin. Sedangkan peralatan yang…