Terkait kajian Tim KLHS, Semen Indonesia Dukung Kajian Lanjutan dan Batasan Fisiografi Zona

Oleh : Hariyanto | Minggu, 16 April 2017 - 10:56 WIB

Semen Indonesia (bj)
Semen Indonesia (bj)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Berkaitan dengan rapat di Kantor Staf Presiden (KSP) pada tanggal 12 April 2017, Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Rizkan Chandra mengatakan bahwa Semen Indonesia menghormati hasil keputusan rapat tersebut.

Sehubungan dengan hasil rapat tersebut juga, karena hanya tinggal masalah penambangan di Cekungan Air Tanah (CAT) Watuputih, Semen Indonesia akan segera memulai kegiatan produksi di Rembang. Ditargetkan dalam semester I ini sudah mulai memasuki operasi komersial.

Terkait kajian Tim KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis), Rizkan mengatakan, Semen Indonesia mendukung untuk dilakukan kajian lanjutan yang lebih ilmiah, termasuk batasan fisiografi zona Kendeng, zona Randublatung, dan zona Rembang.

Demikian juga kesesuaian antara desk study (berdasarkan data-data skunder) dengan fakta-fakta di lapangan, termasuk fakta dampak lingkungan terhadap kegiatan penambangan di CAT-CAT lain di seluruh Indonesia yang telah ditambang selama puluhan tahun.

Rizkan Chandra juga menyarankan agar menambah 2-3 pakar geologi karst dalam Tim KLHS karena ciri-ciri karst (baik eksokarst maupun endokarst) dan keberlangsungan ketersediaan air tanah menjadi kunci utama dalam kajian lanjutan ini.

"Hingga saat ini, Pabrik Semen Rembang telah memenuhi sekitar 35 perizinan dan selalu mematuhi semua aturan dan regulasi terkait yang berlaku dan sudah siap beroperasi," tegas Rizkan.

Dan telah dijelaskan dalam rapat tersebut di atas bahwa pabrik Rembang tetap dapat beroperasi dengan menggunakan bahan baku tersedia sampai ada keputusan tentang kegiatan penambangan.

Rizkan juga mengingatkan agar beberapa isu yang akhir-akhir ini beredar dan perlu diluruskan. Dengan memperhatikan fakta-fakta yang ada dan rekomendasi KLHS Tahap 1, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk akan menyampaikan keterbukaan informasi terkait status Pabrik Semen Rembang, mengingat keputusan pembangunan pabrik Semen Rembang diputuskan Rapat Umum Pemegang Saham sesuai dengan ketentuan perundangan di bidang pasar modal yang diawasi ketat oleh OJK.

"Informasi yang akurat, kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan harus segera disampaikan untuk memenuhi keterbukaan informasi agar kepastian hukum dapat ditegakkan dan dihormati semua pihak. Untuk itu, Semen Indonesia menunggu informasi pemberitahuan resmi dari lembaga yang berwenang dan mempunyai kekuatan hukum terkait dengan keputusan KLHS tersebut sebagai dasar menyampaikan Keterbukaan Informasi kepada Publik," tandas Rizkan Chandra.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Huawei Band 4

Senin, 14 Oktober 2019 - 17:45 WIB

Resmi Hadir di Indonesia, Huawei Band 4 Dibanderol Seharga Rp 449.000

Huawei Consumer Business Group (CBG) Indonesia meluncurkan perangkat smart wearable, Huawei Band 4 ke pasar Indonesia yang dipersenjatai dengan teknologi pengisian baterai USB dan terkoneksi…

Rosan Roeslani Ketua Umum KADIN (dok KADIN INDONESIA)

Senin, 14 Oktober 2019 - 17:35 WIB

Airlangga Beri Sinyal Kuat untuk Rosan Isi Pos Menperin

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto memberikan kode kepada Ketua Kadin Indonesia Rosan Roeslani untuk bersiap memasuki periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo-KH Ma'ruf…

Huawei P30 Pro Mystic Blue dan Case Glamor Swarovski

Senin, 14 Oktober 2019 - 17:12 WIB

Huawei P30 Pro Hadirkan Warna Baru, dan Case Glamor Swarovski untuk Pasar Indonesia

Meskipun Huawei memperkenalkan dua varian warna baru di IFA 2019, yakni Mystic Blue dan Musty Lavender, namun hanya Mystic Blue yang diberikan untuk pasar Indonesia.

Danyonpom 2 Marinir Lepas Atlet Binsat Renang dan Dayung

Senin, 14 Oktober 2019 - 17:00 WIB

Danyonpom 2 Marinir Lepas Atlet Binsat Renang dan Dayung

Komandan Batalyon Polisi Militer 2 Marinir Letkol Marinir Afin Dudun Abisantha, S.E., M.M.,M. Tr.Hanla. memimpin acara pelepasan atlet renang dan dayung dalam rangka lomba Pembinaan Satuan (Binsat)…

Presiden Joko Widodo Meresmikan Proyek Palapa Ring Timur

Senin, 14 Oktober 2019 - 17:00 WIB

Presiden Joko Widodo Meresmikan Proyek Palapa Ring Timur

Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, Senin (14/10/2019) meresmikan beroperasinya Palapa Ring Timur yang telah selesai dibangun bulan Agustus 2019 lalu. Paket Palapa Ring Timur melengkapi…