Derita UMKM, Peneliti Senior Sebut Stimulus Hanya Indah dalam Pembahasan

Oleh : Ridwan | Sabtu, 11 Juli 2020 - 13:05 WIB

Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM)
Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Sejumlah stimulus bagi Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di masa pandemi virus corona menuai banyak kritikan, salah satunya dari Peneliti Senior Institute forDevelopmentof EconomicsFinance (INDEF) Enny Sri Hartati.

Menurut Enny, sejumlah stimulus yang menelan dana sebesar Rp123 triliun tersebut tak dirasakan langsung oleh UMKM.

"Tidak ada hal konkret untuk UMKM yang terealisasi, hanya indah diretorika. Hanya indah dalam pembahasan dan diskusi. Itu yang harus direformasi. Kalau UMKM salah satu penggerak ekonomi terbesar maka tempatkan UMKM pada porsinya," ujar Enny dalam diskusi online, Jakarta (10/7/2020).

Selama ini, kata Enny, ada sejumlah kekurangan pemerintah dalam menerapkan kebijakan bagi UMKM. Hal tersebut dipicu ketidaktahuan pemerintah akan kebutuhan UMKM.

"Dari program PEN UMKM, ada 6 skema yang disiapkan ada subsidi, restrukturisasi, ada penjaminan, relaksasi pajak dan pembiayaan melalui LPDB. Artinya apa yang menjadi skema itu yang harus dipikirkan pemerintah. Kita tahu baru 20 persen UMKM kita yang dapat mengakses permodalan, sisanya tidak mengerti," katanya.

Persoalan dasar tersebut seharusnya diselesaikan terlebih dahulu oleh pemerintah yaitu memberi pengetahuan dan bimbingan kepada UMKM agar mengakses modal melalui skema yang disiapkan. Selain itu juga perlu dilakukan penyederhanaan prosedur administrasi yang tidak penting.

"Kalau usaha bisa dibiayai dengan biaya yang lebih efisien tidak mungkin UMKM mengambil pinjaman dari rentenir yang bunga nya tinggi. Mengapa mereka tak bisa akses permodalan karena persoalan yang menjadi kendala selama ini tidak pernah tersentuh. Persoalan mereka misalnya tidak bisa bikin administrasi keuangan, lalu juga bagaimana menyiapkan dan menyiasati agunan," paparnya.

Enny melanjutkan, ketidaktahuan mengakses modal membuat UMKM tidak pernah naik kelas dari tahun ke tahun. Padahal, ada Kementerian Koperasi dan UKM yang ditugaskan untuk mendorong kinerja UMKM yang lebih baik.

"Ini kritik saya setiap tahun. Untuk apa ada Kementerian Koperasi dan UKM kalau objek yang dibina tidak naik kelas. Ini kan Kementerian mengurusi UMKM. Posisi dari tahun ke tahun berhenti disitu, menurut saya tidak seberapa UMKM yang berhasil naik kelas," tandasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

SiCepat mengadakan giveaway Program Hujan Hadiah Youtube SiCepat dengan total hadiah 7.5 M, kategori hadiah diantaranya 1 BMW 520i, 20 Honda PCX, 175 Honda Beat dan uang tunai Rp 3M.

Kamis, 06 Agustus 2020 - 23:29 WIB

Keren! Jumlah Subscribernya Lebih dari 1 Juta , Kini Sicepat Ekspres Bagikan Hujan Hadiah Youtube Sebesar 7.5 Milyar

Jakarta-SiCepat mengadakan giveaway Program Hujan Hadiah Youtube SiCepat dengan total hadiah 7.5 M, kategori hadiah diantaranya 1 BMW 520i, 20 Honda PCX, 175 Honda Beat dan uang tunai Rp 3M.

Ketua DPR Puan Maharani dan Ketua Partai Demokrat Agus Yudhoyono

Kamis, 06 Agustus 2020 - 21:38 WIB

Ketum Demokrat Agus Yudhoyono Temui Ketua DPR Puan Maharani di Ruang Kerja, Ada Apa?

Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bertemu diruang kerja Puan Maharani di gedung DPR pada Kamis (6/8) Pertemuan kedua tokoh muda tersebut…

Tidak semua brand mampu menciptakan inovasi dan menjadi yang pertama di kategori produk atau jasanya. Hanya brand dengan tim Research & Development yang super kreatif yang bisa memenangkan persaingan di era kompetisi bisnis yang sangat ketat ini.

Kamis, 06 Agustus 2020 - 20:59 WIB

Pertama di Indonesia! Inilah Brand-Brand yang Super Kreatif dan Sukses Memenangkan Persaingan di Era Kompetisi Bisnis yang Sangat Ketat

Jakarta– Inovasi dan menjadi yang pertama di kategori produk/jasa secara nyata telah memberikan dampak yang positif bagi sebuah brand untuk tetap survive dan bersaing di kompetisi bisnis yang…

Nasrullah, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan (Doc: Kementan)

Kamis, 06 Agustus 2020 - 20:04 WIB

Nasrullah Didapuk Jadi Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan

Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan penyegaran organisasi pada pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama lingkup Kementerian Pertanian. Dalam penyegaran ini, Direktur Jenderal Peternakan…

Pabrik Semen Baturaja (Bm)

Kamis, 06 Agustus 2020 - 19:30 WIB

20,48 Persen Laba Bersih 2019 Semen Baturaja Dibagikan Sebagai Dividen Tunai

Jakarta - Para pemegang saham PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR), sebuah BUMN industri semen di Sumatera Selatan, dalam Rapat Umum Pemegang Sahan Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (05/08/2020),…