Meski Terganjal virus Corona, Layanan Ekspor Impor di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Berjalan

Oleh : Candra Mata | Rabu, 01 April 2020 - 19:44 WIB

Ilustrasi Terminal peti kemas Tanjung Priok. (Dok Industry.co.id)
Ilustrasi Terminal peti kemas Tanjung Priok. (Dok Industry.co.id)

INDUSTRY co.idJakarta, Aktivitas ekspor-impor di Pelabuhan Tanjung Priok terus berjalan, meskipun Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mempercepat penanganan wabah virus Corona (Covid-19) di Indonesia. 

Kendati PSBB berlaku, pada hari iniRabu (1/4) sebanyak 3.200 ton hasil perikanan senilai Rp 194,6 Miliar yang kebanyakan udang dan ikan beku beserta olahannya. 

“Hasil perikanan itu diangkut dengan menggunakan KM OOCL Guangzhou ke 13 negara tujuan yakni Perancis, Jerman, Italy, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Mauritus, Reunion, Taiwan, Thailand, Amerika Serikat, Vietnam dan Lithuania. Sekali lagi kami pastikan bahwa layanan ekspor-impor di Pelabuhan Tanjung Priok tetap berjalan, di tengah pembatasan aktivitas masyarakat,” kata Direktur Komersial PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC, Rima Novianti, yang ikut mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan di TPK Koja, Pelabuhan Tanjung Priok.

Rima menjelaskan, hingga hari ini IPC masih memberlakukan prosedur kesiapsiagaan dan pencegahan COVID-19 dengan antisipasi tinggi untuk melindungi semua petugas lapangan. 

Terkait kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diputuskan kemarin, IPC terus mencermati arahan dan pengaturan lebih lanjut dari pemerintah.

“Sejauh ini belum ada prosedur khusus terkait PSBB di terminal peti kemas. Sebagai operator pelabuhan, IPC tentu siap menyesuaikan jika pemberlakuan PSBB ini berdampak terhadap operasional dan aktivitas logistik di pelabuhan,” ujar Rima.

Menurut GM TPK Koja, Hudadi, interaksi antar-manusia di terminal peti kemas semakin jauh berkurang. 

Di TPK Koja, misalnya, tenaga manusia yang bertugas di dermaga bisa dihitung dengan jari.

“Semuanya serba digital. Paling yang ada di lapangan adalah operator crane dan petugas tally, yang mengatur lalu lintas peti kemas dari kapal ke lapangan penumpukan kontainer. Pergerakan peti kemas itu sendiri dioperasikan dengan menggunakan alat-alat berat modern, yang dikontrol secara digital,” jelasnya.

Untuk memastikan keamanan dan keselamatan petugas operator di lapangan, sejak Februari lalu IPC sudah menerapkan prosedur tambahan, seperti kewajiban pemakaian alat pelindung diri (APD) yang aman dan steril. Secara berkala, petugas juga melakukan sterilisasi di sekitar dermaga.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Satgas Yonif 413 Bremoro Jalin Tali Silaturahmi Bersama Masyarakat Kampung Kibay Papua

Minggu, 20 September 2020 - 04:02 WIB

Satgas Yonif 413 Bremoro Jalin Tali Silaturahmi Bersama Masyarakat Kampung Kibay Papua

mengajak masyarakat khususnya pemuda untuk belajar bercocok tanam dilahan ketahanan pangan yang baru kami garap dua minggu lalu, hal tersebut merupakan upaya kita dalam memasok ketersediaan…

Senior Director & Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia Andam Dewi

Sabtu, 19 September 2020 - 21:05 WIB

Sudah 22 Tahun Menyehatkan Indonesia! Ini Pesan Bos Herbalife untuk Gaya Hidup Sehat

Jakarta–Pada hari ini, Herbalife Nutrition menggelar konser virtual dalam rangka merayakan Anniversary yang ke-22 di Indonesia. Kegiatan ini sebagai awal dari rangkaian kegiatan gaya hidup…

Bank DKI meraih 3 penghargaan sekaligus pada BUMD Marketeer Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc

Sabtu, 19 September 2020 - 20:52 WIB

Pak Anies pun Bangga! Bank DKI Raih Penghargaan BUMD Marketeers Award

Jakarta-Bank DKI meraih 3 penghargaan sekaligus pada BUMD Marketeer Awards 2020 yang diselenggarakan oleh Mark Plus Inc.

Konferensi Pers Online Mesin Plastik & Karet Taiwan Excellence 2020

Sabtu, 19 September 2020 - 19:40 WIB

CEO TAITRA Walter Yeh: Mesin Plastik & Karet Cerdas Taiwan Mampu Hasilkan Produk Ramah Lingkungan Secara Efisien

Sebagai salah satu dari enam negara pengekspor mesin plastik dan karet terbesar di dunia, Taiwan dikenal karena menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi dengan teknologi yang disempurnakan…

Zico Kemala Batin sebagai Country Manager akan memimpin ekspansi POPS

Sabtu, 19 September 2020 - 17:33 WIB

POPS Worldwide Ekspansi ke Indonesia

POPS siap hadir di Indonesia sebagai langkah terbaru dalam upaya ekspansi agresif ke seluruh Asia Tenggara. Mulai 19 September 2020, POPS akan mulai bergerak untuk menarik masyarakat Indonesia…