Tidak Dapat Insentif, APJII: Industri Telekomunikasi Juga Butuh Keringanan Pajak

Oleh : Nata Kesuma | Kamis, 26 Maret 2020 - 07:15 WIB

Jamalul Izza Ketua APJJI (foto investordaily/Beritasatu.com)
Jamalul Izza Ketua APJJI (foto investordaily/Beritasatu.com)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mendukung upaya pemerintah mengatasi laju penyebaran pandemic Covid-19. 

“Dalam konteks APJII, dukungan kepada pemerintah terkait dengan pandemic Covid-19 ini adalah mengoptimalkan sumber daya yakni Indonesia Internet Exchange (IIX). APJII memiliki 14 IIX yang tersebar di seluruh Indonesia. Konkretnya, memfasilitasi koneksi seluruh konten yang ada di beberapa kampus di Yogyakarta untuk tersambung dengan seluruh IIX APJII sehingga memudahkan para pelajar mengakses konten pendidikan dengan cepat,” kata Ketua Umum APJII, Jamalul Izza melalui keterangan tertulis kepada Industry.co.id Rabu (25/3).

Selain itu, Ia mengapresiasi pemerintah yang menyiapkan Paket Kebijakan Insentif Pajak untuk 19 bidang usaha. 

Meski begitu, dengan kondisi seperti sekarang ini, semestinya industri telekomunikasi juga mendapatkan keringanan tersebut. 

Sebab, sektor telekomunikasi juga punya peranan penting dalam mendukung kebijakan pemerintah yang menghimbau masyarakat untuk belajar dan bekerja dari rumah. 

Selain itu pula, sektor ini sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2014 menjadi tulang punggung guna mendukung transformasi digital menuju Indonesia 4.0.

“APJII berharap pemerintah perlu memikirkan industri telekomunikasi untuk mendapatkan paket kebijakan insentif pajak tersebut. Terlebih di situasi pandemic Covid-19 ini, sektor telekomunikasi memiliki peranan yang tak kalah penting,” ujar Jamal.

APJII pun, jelasnya, telah mengirimkan surat kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. 

Surat tersebut memohon agar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Bapak Airlangga Hartarto mempertimbangkan agar seluruh perusahaan Internet Service Provider (ISP) mendapatkan insentif atau fasilitas perpajakan yang dapat diberikan pemerintah.

“Hal ini semata-mata agar perusahaan ISP bisa terus beroperasi dalam situasi seperti ini serta senantiasa dapat terus membantu dalam menyediakan akses dan infrastruktur dalam mendukung arahan Pemerintah,” jelas Jamal.

Perlu diketahui, saat ini dalam kondisi apapun sektor telekomunikasi dibebani biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) berupa BHP 0,5 persen dan kontribusi USO 1,25 persen yang masing-masing diperhitungkan dari pendapatan kotor.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jubir Pemerintah untuk penanganan Covid-19 dr. Achmad Yurianto (dok BNPB)

Kamis, 09 April 2020 - 10:40 WIB

Sudah 2.956 Kasus, Pemerintah: Berdiam Diri Dirumah Jangan Kemanapun, Kita Tidak Tahu Ada Orang Disekitar Kita yang Menderita Covid-19

''Disarankan tidak melakukan perjalanan apapun. Oleh karena itu mesti kita bisa lindungi diri sendiri, keluarga, lingkungan kita di kampung agar mereka tetap sehat,'' pungkasnya.

Tepung Terigu

Kamis, 09 April 2020 - 10:30 WIB

Pelaku Industri Tepung Terigu Mulai "Pusing" Hadapi Covid-19 & Nilai Tukar Rupiah

Pelaku industri tepung terigu mulai terbebani pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang dollar Amerika Serikat (AS), yang dipicu pandemi korona. Pasalnya, industri terigu dalam negeri…

Jaringan Pipa Gas PT PGN

Kamis, 09 April 2020 - 10:16 WIB

Kontrak Proyek Jargas Senilai Rp309,1 miliar untuk 6 Kota dan kabupaten Diteken Secara Online

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) telah melakukan penandatangan kontrak pembangunan jaringan gas (jargas) tahap kedua…

Pupuk Bersubsidi Ilustrasi (ist)

Kamis, 09 April 2020 - 10:00 WIB

Aturan PSBB Tak Ganggu Distribusi Pupuk ke Petani

PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin penerapan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemerintah Daerah tidak akan mengganggu penyaluran pupuk baik pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi…

Produsen Batubara

Kamis, 09 April 2020 - 09:20 WIB

Industri Batubara Terpapar Covid-19

Berkurangnya konsumsi listrik di negara-negara terdampak Covid-19, mengakibatkan permintaan batubara di negara-negara tersebut turun sehingga berdampak pada terjadinya sedikit over supply batubara…