Lewat Program e-Smart, Kemenperin Targetkan 6.000 IKM Melek Digital

Oleh : Ridwan | Selasa, 18 Februari 2020 - 17:46 WIB

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Tangerang - Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) menargetkan 6.000 pelaku industri kecil dan menengah (IKM) ikut serta dalam program e-Smart IKM.

"e-Smart IKM tahun ini kita targetkan 6.000 orang, tersebar di banyak kota, walaupun pulau Jawa masih mendominasi," kata Direktur Jenderal IKMA Kemenperin Gati Wibawaningsih di Tangerang, Banten, Selasa (18/2/2020).

Untuk tahun ini, jelas Gati, pihaknya akan menggandeng Amazon Web Service (AWS) untuk memberikan pengetahuan mendalam mengenai teknologi cloud computing.

"Jadi gak cukup hanya ngajarin IKM digitalisasi saja, tapi proses produksi juga harus tahu. Tidak hanya pakai smartphone saja, tapi juga diperkenalkan yang namanya cloud computing, supaya mereka (IKM) gak perlu lagi beli macam-macam, tidak perlu lagi rekrut orang untuk yang lain-lain, semua pake teknologi cloud computing," paparnya.

E-Smart IKM merupakan program yang memberikan edukasi pemanfaatan teknologi digital.

Kementerian Perindustrian menggandeng Bank Indonesia, BNI, Google, Asosiasi E-commerce (idEA), serta Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Selain itu, pemerintah daerah juga ikut serta membantu program tersebut.

Program e-Smart IKM juga telah bekerja sama dengan marketplace seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, BliBli, Blanja.com, Ralali, dan Gojek Indonesia.

Gati menambahkan, Program e-Smart IKM akan menjadi jembatan IKM menuju era industri 5.0 yang mulai didiskusikan pemerintah, meskipun untuk sektor IKM tidak dapat sepenuhnya meninggalkan era industri 1.0, 2.0, dan 3.0.

"Karena misalnya batik gedog, itu masih industri 1.0 dan tidak dapat ditinggalkan sepenuhnya," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Agenda Business Matchmaking antara Startup dan BUMN pada event Nex-BE Fest 2022 di Bali, pekan lalu.

Rabu, 07 Desember 2022 - 06:42 WIB

Telkom Melalui MDI Ventures dan TMI hasilkan lebih 150 Potensi Sinergi antar BUMN dan Startup

Rangkaian event tahunan ‘Next Billion Ecosystem Festival’ (Nex-BE Fest) besutan MDI Ventures dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) yang merupakan anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero)…

Golden Rama Tours & Travel Persembahkan Tampilan Website Terbaru

Rabu, 07 Desember 2022 - 06:34 WIB

Golden Rama Tours & Travel Persembahkan Tampilan Website Terbaru Guna Memberikan Pelayanan Terbaik Bagi Pelanggannya

Dunia pariwisata dan perjalanan sudah mulai kembali pulih pasca pandemi. Sebuah laporan dari World Travel & Tourism Council yang berbasis di London mengindikasikan industri perjalanan di Asia-Pasifik…

Menteri BUMN Erick Thohir

Rabu, 07 Desember 2022 - 06:12 WIB

Menteri Erick Thohir: BUMN Siap Jadi Pembeli Siaga Bahan Pangan Pokok, Antisipasi Krisis 2023

Kondisi rantai pasok dunia diperkirakan masih terganggu pada tahun depan. Karena itu, salah satu kunci agar bisa bertahan, Indonesia harus mampu menjaga kondisi supply change atau rantai pasok…

Presiden Jokowi dan Wapres Amin

Rabu, 07 Desember 2022 - 06:00 WIB

Pemerintah Proyeksikan Perekonomian Nasional 2023 Tumbuh 5,3 Persen

Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional sampai akhir tahun 2022 berada pada angka 5,2 persen secara tahunan (year on year). Sedangkan pada tahun 2023, pemerintah memperkirakan…

Prajurit Yonif 5 Marinir Ikuti Apel Gelar Kesiapan Latihan Bersama Carat Ta 2022

Rabu, 07 Desember 2022 - 05:45 WIB

Prajurit Yonif 5 Marinir Ikuti Apel Gelar Kesiapan Latihan Bersama Carat Ta 2022

Dalam rangka mempersiapkan Latihan Bersama Cooperation Afloat Readiness And Training (CARAT) 2022, Prajurit Batalyon Infanteri 5 Marinir melaksanakan Apel Gelar Kesiapan yang dipimpin oleh Asops…