Red Hat Percepat Pengembangan Cloud-Native dengan Penyimpanan Cloud Hybrid Terpadu

Oleh : Herry Barus | Selasa, 18 Februari 2020 - 10:00 WIB

Red Hat
Red Hat

INDUSTRY.co.id - Jakarta– Red Hat, Inc., penyedia solusi open source terkemuka di dunia, mengumumkan ketersediaan umum dari Red Hat OpenShift Container Storage 4 yang menghadirkan pengalaman multicloud yang terintegrasi bagi pengguna Red Hat OpenShift Container Platform.

 Ini merupakan pengembangan dari adopsi pesat selama lebih dari tiga tahun oleh para pelanggan di seluruh dunia yang mencari pengalaman penyimpanan yang konsisten untuk berbagai macam aplikasi yang berpusat pada data di seluruh cloud hybrid terbuka.

Ranga Rangachari, Vice President and General Manager, Storage, Red Hat mengatakan,” “Seiring pasar penyimpanan container terus berkembang pesat, Red Hat OpenShift Container Storage 4 menghadirkan solusi untuk tantangan terbesar yang dihadapi pelanggan saat ini. Integrasi dengan Rook.io Operator semakin mengedepankan kami menuju visi industri yaitu suatu layanan penyimpanan yang sepenuhnya terkelola secara mandiri dengan kemampuan  pemulihan otonom yang dihadirkan melalui Kubernetes.”

Memungkinkan Portabilitas Data untuk Kebebasan Cloud Hybrid

Disempurnakan oleh Multi-Cloud Object Gateway yang berasal dari akuisisi NooBaa oleh Red Hat pada tahun 2018, Red Hat OpenShift Container Storage 4 menawarkan abstraksi dan fleksibilitas yang lebih besar sehingga pelanggan memiliki kebebasan untuk memilih layanan data lintas cloud publik yang berbeda sambil terus beroperasi dari control plane terpadu berbasis Kubernetes untuk aplikasi dan penyimpanan. Selain membantu pelanggan dalam menghindari ketergantungan terhadap suatu cloud publik tertentu, hal ini memungkinkan pengembang untuk menjaga data mereka agar tetap dekat dengan aplikasi melalui peningkatan aksesibilitas yang menghadirkan pengalaman pengembang yang lebih efisien.

 Dengan antarmuka Amazon Simple Storage Service (Amazon S3) yang konsisten, perusahaan enterprise kini memiliki penyimpanan objek dan skalabilitas bawaan yang diperlukan untuk mendukung portabilitas bagi aplikasi dengan data yang intensif lintas cloud hybrid pada Red Hat OpenShift Container Platform, yang sebelumnya tidak tersedia melalui vendor penyimpanan container mana pun di OpenShift OperatorHub.

Sementara itu Francesco Giannoccaro, Head of HPC and Infrastructure, Public Health England, mengatakan,” Ketika Anda bekerja di lingkungan bisnis yang kompleks, prioritas utama adalah untuk meningkatkan ketahanan dan meningkatkan keandalan di setiap lapisan stack teknologi. Keuntungan menggunakan OpenShift Container Storage adalah kemampuan untuk memiliki lingkungan yang terintegrasi dengan penyimpanan persisten dan volume bersama di beberapa pod dan container, tanpa melalui konfigurasi yang kompleks. Tingkat ketahanan dan keandalannya sangat tinggi dibandingkan dengan solusi penyimpanan skalabel alternatif, dan kami yakin bahwa portabilitas dan kesederhanaan yang terbangun di dalam OpenShift Container Storage dapat memberikan keleluasaan layanan data kepada pengembang dalam suatu pengalaman cloud hybrid yang sesungguhnya guna memungkinkan siklus pengembangan yang kuat dan produktivitas yang lebih besar.”

Memberdayakan Inovasi Pengembang di Setiap Tahap Siklus Pengembangan Aplikasi

Informasi ini memungkinkan pengalaman pengembang kelas satu di seluruh footprint, di mana Red Hat OpenShift Container Platform tersedia. Bagi para pengembang yang membangun aplikasi cloud-native atau tengah mengangkat dan memindahkan aplikasi lawas, Red Hat OpenShift Container Storage 4 membantu mempercepat alur kerja pengembangan aplikasi melalui:

  • Pengoptimalan dengan Red Hat OpenShift Container Platform, memungkinkan pengembang untuk secara dinamis menyediakan penyimpanan mereka sendiri dari dalam platform tanpa memerlukan keahlian penyimpanan.
  • Pengerahan yang lebih mudah dan otomatisasi yang lebih besar melalui kemampuan orkestrasi penyimpanan dari Rook. Dengan Rook.io Operator, pengembang memiliki dukungan Kubernetes-native yang otomatis untuk pengerahan, pengemasan, dan perluasan penyimpanan yang lebih mudah pada Red Hat OpenShift.
  • Penciptaan volume persisten yang lebih cepat, membantu pengembang dalam membangun, menguji, dan merilis aplikasi secara lebih cepat dengan mengurangi waktu pengembangan dan meningkatkan efisiensi pipeline continuous integration/continuous deployment (CI/CD) yang berkelanjutan 

Mendukung Peningkatan Keamanan Data untuk Aplikasi Cloud-Native

Untuk membantu memungkinkan keamanan di seluruh lingkungan cloud, rilis ini menghadirkan fitur perlindungan data yang diperluas, seperti enkripsi, anonimisasi, pemisahan kunci, dan kode penghapusan. Melalui Multi-Cloud Object Gateway, pengembang dapat berbagi dan mengakses data aplikasi yang sensitif dengan cara yang lebih aman dan tepat di beragam lokasi geografis dan platform.

 Red Hat juga mengumumkan Red Hat OpenShift Container Platform 4.3, versi terbaru dari platform Kubernetes enterprise yang paling komprehensif di industri. Versi terbaru dari Red Hat OpenShift Container Platform menghadirkan beberapa kemampuan keamanan baru, termasuk enkripsi yang sesuai dengan FIPS (Federal Information Processing Standard) (FIPS 140-2 Level 1) dan enkripsi datastore etcd yang memberikan perlindungan tambahan untuk data-data rahasia saat tidak digunakan. Kemampuan tambahan untuk mendukung cluster pribadi dan jaringan pribadi memberikan kendali yang lebih luas untuk membatasi platform dan akses aplikasi untuk cluster berbasis cloud.

 Menyediakan Penyimpanan Skalabel untuk Beban Kerja di Seluruh Lingkungan Cloud

Berbasis Red Hat Ceph Storage, Red Hat OpenShift Container Storage 4 memberikan pengguna skalabilitas dan peningkatan keamanan yang diperlukan untuk beban kerja baru lintas lingkungan multicloud, seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), pembelajaran mesin (machine learning/ML), SQL, NoSQL dan beban kerja dengan data yang intensif lainnya. Sebagai satu-satunya Operator penyimpanan di dalam OperatorHub tertanam yang mendukung file, block dan penyimpanan objek, Red Hat OpenShift Container Storage 4 secara unik memberikan pelanggan OpenShift sebuah solusi penyimpanan cloud-native terintegrasi, yang dirancang untuk mendukung beban kerja tradisional maupun yang baru muncul.

 Red Hat OpenShift Container Storage 4 secara umum telah tersedia hari ini untuk Red Hat OpenShift Container Platform 4.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Alat Pelindung Diri (APD)

Selasa, 31 Maret 2020 - 20:20 WIB

Penambahan Produksi APD Digenjot Hingga 17 Juta Unit per Bulan

"Kami berharap, produsen ini akan mampu memenuhi produksi 16-17 juta unit APD per bulan dan untuk baju medis atau surgical gown sebesar 508.800 paket per bulan,"

Platnas Cipayung Jakarta (Foto Ist)

Selasa, 31 Maret 2020 - 20:03 WIB

Hasil Rapid Test: Atlet Pelatnas Cipayung Negatif Covid-19

Seluruh atlet yang berada di Pelatnas Cipayung dipastikan negatif Covid-19 setelah menjalani rapid test, termasuk tim All England 2020 yang dua pekan lalu kembali dari Birmingham, Inggris. Selain…

Bank BCA

Selasa, 31 Maret 2020 - 19:10 WIB

BCA Beri Keringanan ke Nasabah Terdampak Corona

Bank Central Asia (BCA) memberikan kelonggaran atas cicilan kredit akibat adanya wabah Corona. Kebijakan tersebut selaras dengan harapan pemerintah.

Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia

Selasa, 31 Maret 2020 - 19:00 WIB

Pedoman Jurnalis TV Terkait Pemberitaan Virus Covid-19

Penyebaran Covid-19 di tanah air terus bertambah. Hingga saat ini berdasarkan data per Kamis, 19 Maret 2020, pukul 12.00 WIB tercatat jumlah pasien positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 309 kasus.…

Alat Pelindung Diri (APD)

Selasa, 31 Maret 2020 - 18:50 WIB

Kebutuhan Meningkat, Kemenperin Pacu Produktivitas Industri APD

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) fokus mendorong pengoptimalan produktivitas industri alat pelindung diri (APD) sebagai upaya penanganan pandemic Covid-19 di dalam negeri.