INDUSTRY.co.id - Jakarta. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI kembali memperkuat perannya dalam pembiayaan pembangunan daerah dengan menggelontorkan pinjaman senilai Rp268,36 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang, Kabupaten Ciamis, dan Kabupaten Rokan Hulu.
Pembiayaan tersebut ditujukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kesehatan, revitalisasi fasilitas publik, serta peningkatan layanan dasar yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dari total pembiayaan tersebut, PT SMI menyalurkan Rp55 miliar kepada Kabupaten Pemalang, Rp58,37 miliar kepada Kabupaten Ciamis, dan Rp154,99 miliar kepada Kabupaten Rokan Hulu.
Penandatanganan perjanjian pembiayaan dengan Pemerintah Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Ciamis dilakukan pada 15 Juli 2026 di Kantor PT SMI, Jakarta. Kesepakatan ditandatangani oleh Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa bersama Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Sementara itu, penandatanganan dengan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berlangsung pada 17 Juli 2026 di lokasi yang sama bersama Bupati Rokan Hulu Anton.
Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI, Faaris Pranawa, mengatakan pembiayaan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pemerintah daerah menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Tiga daerah ini punya tantangan pembangunan yang berbeda-beda, mulai dari layanan kesehatan, revitalisasi pasar, sampai penataan pelayanan publik. Yang menyatukan ketiganya adalah komitmen pemerintah daerah untuk hadir langsung bagi masyarakat, dan PT SMI turut mendukung agar pembangunan itu terwujud lebih cepat lewat pembiayaan yang tepat sasaran," ujar Faaris.
Di Kabupaten Pemalang, dana pinjaman akan digunakan untuk menyelesaikan pembangunan RSUD Randudongkal. Menurut Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, proyek tersebut menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih dekat dan memadai.
"Dengan dukungan PT SMI, kami bisa mempercepat penyelesaian rumah sakit yang sudah lama dinantikan masyarakat Pemalang sehingga tidak perlu lagi jauh-jauh mencari layanan kesehatan yang memadai. Ini investasi jangka panjang bagi kualitas hidup masyarakat kami," kata Anom.
Sementara itu, Kabupaten Ciamis mengalokasikan pembiayaan untuk revitalisasi Pasar Banjarsari, pengembangan Puskesmas Purwadadi, serta rehabilitasi sekolah dasar. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menilai proyek-proyek tersebut menyasar kebutuhan dasar masyarakat dan akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi maupun pelayanan publik.
"Ketiganya menyentuh langsung kebutuhan warga sehari-hari, dari tempat mereka berdagang, berobat, sampai anak-anak kami bersekolah. Kami mengapresiasi PT SMI yang memahami bahwa pembangunan daerah tidak selalu soal proyek besar," ujar Herdiat.
Adapun Kabupaten Rokan Hulu memanfaatkan pembiayaan untuk rehabilitasi Gedung Mal Pelayanan Publik serta pembangunan RSUD beserta sarana pendukungnya. Bupati Rokan Hulu Anton mengatakan proyek tersebut akan memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus meningkatkan daya saing daerah.
"Dua proyek ini merupakan fondasi untuk pelayanan pemerintahan dan kesehatan yang lebih cepat dan mudah diakses. Ini sejalan dengan upaya kami memperkuat daya saing daerah, di tengah pertumbuhan ekonomi Rokan Hulu yang mencapai 6,79% tahun lalu," ujar Anton.
PT SMI menilai pembiayaan tersebut memiliki potensi menciptakan efek berganda terhadap perekonomian daerah. Ketiga kabupaten memiliki basis ekonomi yang ditopang sektor pertanian, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 25,51% di Kabupaten Pemalang, 21,76% di Kabupaten Ciamis, dan 53,26% di Kabupaten Rokan Hulu pada 2025.
Selain didukung tren peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pertumbuhan ekonomi yang tetap solid, pembiayaan tersebut diharapkan memperkuat pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui peningkatan akses layanan kesehatan, pelayanan publik, dan penguatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Hingga Mei 2026, PT SMI mencatat total komitmen pembiayaan kepada pemerintah daerah telah mencapai Rp37,41 triliun dengan outstanding sebesar Rp14,03 triliun. Melalui skema Pinjaman Daerah, perusahaan pelat merah tersebut terus mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah sekaligus membantu pemerintah daerah memperluas kapasitas fiskal untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas layanan publik.