INDUSTRY.co.id - JAKARTA — PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) kembali memperkuat strategi keterlibatan konsumen muda melalui kehadiran Rumah Indofood dalam Festival kreativitas dan pertukaran ide IDEAFEST 2026. Membawa empat merek andalannya, yakni Indomie, Pop Mie, Indomilk, dan Chitato Lite, Indofood mengemas partisipasinya sebagai ruang interaksi langsung dengan generasi muda.

Kehadiran Rumah Indofood di IDEAFEST 2026 juga menjadi bagian dari upaya perseroan merespons perubahan pola interaksi konsumen yang semakin terdigitalisasi. Mengusung semangat “ReHumanize” yang menjadi tema IDEAFEST tahun ini, Indofood ingin membangun kembali koneksi antara brand dengan konsumen melalui pengalaman langsung, kreativitas, dan percakapan.

Fierman Authar, Head of Consumer Engagement Marketing Indofood, mengatakan IDEAFEST telah menjadi salah satu ruang kreatif penting bagi kreator, inovator, komunitas, dan generasi muda Indonesia. Menurut dia, festival tersebut sekaligus menjadi ruang strategis bagi Indofood untuk memperkuat relevansi merek di kalangan konsumen muda.

“IDEAFEST secara konsisten telah menjadi salah satu ruang kreatif yang penting bagi para kreator, inovator, komunitas, dan generasi muda Indonesia. Bagi kami, IDEAFEST menjadi ruang strategis bagi Indofood dan brand-brand kami untuk terus membangun relevansi dan koneksi yang lebih kuat dengan generasi muda serta komunitas kreatif,” ujar Fierman di Jakarta, Jumat (4/9/2026). 

Melalui Rumah Indofood, perseroan menyatukan empat merek dalam satu pengalaman konsumen yang terintegrasi. Pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif sekaligus menikmati pengalaman yang dirancang dekat dengan keseharian anak muda.

Salah satu agenda utama adalah IdeaTalks yang menghadirkan empat sesi diskusi dengan isu berbeda. Pop Mie mengangkat tema “Play, Listen, Connect: The Human Side of Art, Music, and Gaming”, yang membahas peran gaming, seni, dan musik dalam membangun koneksi, identitas, serta komunitas.

Sementara itu, Indomilk membawa tema “Chaos + Authenticity: The Changing Needs of Human Expression” yang mengajak generasi muda berani mengekspresikan diri secara autentik. Chitato Lite melalui tema “Make The Wave You Lite: Stand Out, Move Together” mendorong anak muda untuk menciptakan perubahan melalui langkah-langkah kecil. Adapun Indomie mengangkat tema “Attain Happiness in a Hyper-connected World: The Secret Power of Micro-joys” yang membahas kebahagiaan dari berbagai momen sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Selain sesi diskusi, Rumah Indofood menghadirkan instalasi interaktif, games, serta lomba foto dengan hadiah merchandise eksklusif. Rangkaian aktivitas tersebut dirancang untuk menciptakan pengalaman yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga membuka ruang interaksi antara konsumen, komunitas, dan brand.

“Lewat kehadiran Indomie, Pop Mie, Indomilk, dan Chitato Lite dalam satu pengalaman yang utuh, kami ingin hadir lebih dekat dengan para pengunjung untuk merayakan kreativitas bersama dan menikmati setiap pengalaman, percakapan, dan inspirasi sepanjang IDEAFEST 2026,” kata Fierman.

Strategi engagement tersebut juga diperluas Indofood melalui agenda keberlanjutan. Perseroan menggandeng Rekosistem untuk menjalankan inisiatif “Langkah untuk Bumi” dengan fokus pada pengelolaan sampah selama penyelenggaraan IDEAFEST 2026.

Kolaborasi tersebut mencakup penyediaan 15 titik pengumpulan sampah yang tersebar di area festival. Sampah yang terkumpul kemudian dibawa ke Rekosistem Waste Hub untuk melalui proses pemilahan dan selanjutnya disalurkan kepada mitra daur ulang berdasarkan jenis material.

Indofood juga menghadirkan booth edukasi dan workshop pengelolaan sampah. Melalui Recycling Creative Workshop Indofood-Rekosistem, pengunjung dapat membawa kemasan pascapakai, termasuk botol Club serta kemasan Indomie dan Chitato Lite, untuk diubah menjadi produk upcycle.

Aktivasi lingkungan tersebut dilengkapi permainan edukatif seperti Trash Bingo, Trash Rush, dan Waste Deal serta melibatkan 15 Rekomentor yang memberikan edukasi langsung kepada pengunjung mengenai pengelolaan sampah.

Berdasarkan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya, total timbulan sampah yang diperkirakan akan dikelola selama IDEAFEST 2026 mencapai 4 hingga 8 ton. Program tersebut juga ditargetkan dapat memberikan edukasi mengenai praktik reduce, reuse, dan recycle kepada lebih dari 50.000 pengunjung.

Untuk menjaga transparansi, Rekosistem akan melakukan pendataan terhadap volume sampah yang terkumpul dan terkelola selama tiga hari penyelenggaraan festival melalui sistem monitoring dan pelaporan berbasis dashboard digital terintegrasi.

Stefanus Indrayana, Head of Corporate Communication PT Indofood Sukses Makmur Tbk, mengatakan ruang kreatif seperti IDEAFEST dapat menjadi sarana untuk mendorong kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda.

“Lahirnya ide-ide untuk kepedulian terhadap lingkungan menjadi sangat relevan di sebuah ruang kreatif seperti IDEAFEST. Kami berharap kolaborasi ini dapat menginspirasi semakin banyak generasi muda untuk mengambil peran dalam membangun kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar Stefanus.

CEO Rekosistem Ernest C. Layman menilai kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan acara kreatif dapat berjalan beriringan dengan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

“Kami sangat antusias dapat kembali berkolaborasi bersama Indofood di IDEAFEST 2026. Ini menjadi wujud kerja sama untuk memastikan pelaksanaan sebuah acara yang inspiratif bisa sejalan dengan upaya membawa dampak baik ke lingkungan melalui pengelolaan sampah yang bertanggung jawab,” ungkap Ernest.

IDEAFEST 2026 berlangsung pada 4–6 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta. Melalui Rumah Indofood, perseroan tidak hanya membawa portofolio mereknya ke ruang kreatif, tetapi juga memanfaatkan festival sebagai kanal untuk memperkuat kedekatan dengan konsumen muda sekaligus menyisipkan pesan mengenai kreativitas dan keberlanjutan.