INDUSTRY.co.id - Surabaya - PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) memperkuat ekspansi bisnis hospitality premium melalui pembangunan resort eksklusif VASA Ubud di Bali. Emiten properti yang berada di bawah naungan TANRISE tersebut menggelontorkan investasi sekitar Rp1 triliun untuk mengembangkan proyek yang diharapkan menjadi penopang pertumbuhan pendapatan berulang (recurring income) perseroan.
Perseroan pada Jumat (17/7) secara resmi memulai pembangunan (groundbreaking) VASA Ubud. Proyek ini menjadi bagian dari strategi RISE dalam memperluas portofolio properti bernilai tambah tinggi sekaligus memperkuat posisinya di segmen pariwisata dan akomodasi premium di Indonesia.
VASA Ubud dibangun di atas lahan seluas sekitar 7,39 hektare di kawasan premium Ubud yang berbatasan langsung dengan lanskap Sungai Ayung. Pembangunan resort tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 30 bulan.
Presiden Direktur PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk, Budi Agusti, mengatakan pengembangan VASA Ubud merupakan langkah strategis perseroan untuk menghadirkan produk hospitality premium yang mengedepankan kualitas layanan, pengalaman pelanggan, serta prinsip pembangunan berkelanjutan.
"VASA Ubud merupakan bagian dari komitmen RISE untuk terus mengembangkan portofolio properti premium dengan standar internasional. Kami melihat potensi sektor pariwisata Indonesia, khususnya Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia, masih memiliki peluang pertumbuhan yang sangat besar," ujar Budi.
Mengusung konsep low-density luxury resort, VASA Ubud akan menghadirkan 41 unit private luxury villas dan 128 kamar hotel bergaya sanctuary dengan luas mulai 48 meter persegi. Perseroan menilai konsep tersebut mampu menawarkan pengalaman menginap yang lebih eksklusif dengan tingkat privasi tinggi, sekaligus menjadi pembeda dibandingkan akomodasi premium lainnya.
Dari sisi desain, proyek ini memadukan arsitektur modern dengan nilai budaya Bali. Tata kawasan dirancang menyerupai desa tradisional Bali yang menyatu dengan alam, sementara pembangunan vila mengikuti kontur kawasan melalui sistem terasering.
RISE juga mengedepankan aspek keberlanjutan dalam pengembangan proyek. Sejumlah inisiatif yang diterapkan meliputi revitalisasi saluran air alami, sistem daur ulang dan sirkulasi air antar kolam, pemanfaatan energi terbarukan melalui panel surya, hingga penggunaan tanaman organik mikro pada area atap bangunan.
Selain memperkuat portofolio hospitality, pembangunan VASA Ubud diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan aktivitas ekonomi lokal, baik selama masa konstruksi maupun ketika resort mulai beroperasi.
Budi optimistis proyek tersebut akan menjadi salah satu motor pertumbuhan jangka panjang perseroan.
"Melalui VASA Ubud, kami tidak hanya membangun sebuah destinasi premium, tetapi juga menghadirkan ikon baru pariwisata Indonesia yang memiliki nilai ekonomi, lingkungan, dan sosial yang berkelanjutan. Kami optimistis proyek ini dapat menjadi salah satu katalis pertumbuhan RISE ke depan," tutupnya.