Longsor Akibat Hujan, Jasa Marga Tegaskan Lalulintas Jalan Tol Cipularang Kedua Arah Normal

Oleh : Hariyanto | Minggu, 16 Februari 2020 - 14:16 WIB

lokasi longsor KM 118+600
lokasi longsor KM 118+600

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Peristiwa longsor akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Kampung Hegarmanah RT02/RW04, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, berdampak pada Ruang Milik Jalan (Rumija) Jalan Tol Cipularang yang terletak sekitar 8 meter dari lokasi longsor tepatnya di Km 118+600 arah Jakarta.

Informasi uang diperoleh INDUSTRY.co.id, Minggu (16/2/2020) menyebutkan, hingga saat ini area Jalan Tol Cipularang di sekitar lokasi tersebut masih aman dan lancar untuk dilalui oleh pengguna jalan.

Kondisi saat ini pada lokasi longsor KM 118+600 Arah Jakarta, telah dilakukan pemasangan dolken/cerucuk dan sandbag, pemasangan terpal untuk menghidari meresapnya air hujan secara langsung, pengaliran drainase air hujan, serta menyiagakan petugas pengawasan.

Telah dilakukan pengujian sondir pada area longsoran untuk mengetahui karakteristik tanah, selanjutnya direncanakan untuk penanganan lereng dengan melakukan perkuatan dengan boredpile dan retaining wall untuk menstabilkan kondisi lereng, serta melakukan penataan saluran air dan perbaikan saluran irigasi.

Selain itu, penanganan longsor juga dilakukan secara komprehensif dengan mengantisipasi genangan yang tepatnya berada 8 meter dari Rumija KM 118+600 Arah Bandung.

Jasa Marga Cabang Purbaleunyi selaku pengelola Jalan Tol Cipularang menangani genangan dengan menggunakan 5 buah pompa dengan kapasitas total 450 liter/detik dan pembersihan material lumpur untuk normalisasi saluran dengan mengoperasikan 3 unit excavator untuk pembersihan sedimentasi yang menghambat saluran gorong-gorong, serta menyiagakan petugas untuk melakukan pengawasan di lokasi sekitar. Sementara untuk rencana perbaikan jangka panjang akan dilakukan penataan pada saluran drainase tersebut.

General Manager Jasa Marga Cabang Purbaleunyi Pratomo Bimawan Putra mennyatakan bahwa Jasa Marga bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, dibantu Ditjen Bina Marga dan BBWS Citarum Kementerian PUPR serta Tim Ahli telah menyusun rencana penanganan baik untuk penanganan sementara, maupun untuk penanganan permanen.

“Diantaranya adalah pengujian tanah, pemasangan boredpile, hingga penyediaan sheetpile baja dan alat pancangnya sebagai alternatif penanganan jika terjadi kondisi darurat,” tambahnya.

Jasa Marga Cabang Purbaleunyi memastikan selama pelaksanaan penanganan area longsor, dua lajur untuk kedua arah baik arah Jakarta maupun arah Bandung dapat dilintasi secara normal. "Operasional jalan tol tetap berjalan secara normal, selama proses penanganan dampak longsor," tegas Bima.
 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi PNS

Senin, 06 April 2020 - 17:05 WIB

Gegara Corona, THR dan Gaji ke-13 PNS Terancam Batal Cair

Pemerintah hingga saat ini masih mempertimbangkan pencairan THR maupun gaji ke-13 bagi pegawai negeri sipil (PNS) di tengah pandemi virus corona.

Sumbangan insan Brilian hadapi Corona

Senin, 06 April 2020 - 16:54 WIB

Kumpulkan Rp 1,5 Miliar, Insan BRILian Turun Tangan Perangi Covid-19

Bank BRI terus mengimbau seluruh kalangan, baik nasabah maupun pekerja BRI yang tergabung dalam insan BRILian, untuk terus menekan penyebaran pandemi Covid-19 sesuai dengan arahan pemerintah.…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Senin, 06 April 2020 - 16:45 WIB

Kalang Kabut Dihajar Corona, Pelaku Industri Minta Tunda Bayar Iuran BJPS Ketenagakerjaan Hingga Kelonggaran Pinjaman Bank

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan, salah satu yang diminta oleh perusahaan industri adalah penundaan pembayaran iuran dari Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.…

Sri Mulyani

Senin, 06 April 2020 - 16:30 WIB

Sri Mulyani Sebut Dampak Covid-19 Lebih "Rumit" Dibandingkan Krisis 1998 dan 2008

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan bahwa dampak virus corona atau covid-19 ke sektor ekonomi lebih kompleks dibandingkan krisis keuangan 2008 dan jika dibandingkan juga dengan…

Achmad Yurianto Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI

Senin, 06 April 2020 - 16:30 WIB

Isolasi Mandiri Berbeda dengan Diasingkan

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr Achmad Yurianto mengatakan orang yang melakukan isolasi mandiri bukan berarti untuk diasingkan oleh masyarakat.…