Panglima : Tugas TNI Menjaga Stabilitas Keamanaan Negara

Oleh : Herry Barus | Minggu, 08 Desember 2019 - 03:00 WIB

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P
Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P

INDUSTRY.co.id - Pekalongan- Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri sekaligus sebagai pembicara pada acara Silaturahmi Nasional Ulama, Umaro, TNI, dan Polri, yang bertemakan “Peran Ulama, Umaro, TNI, dan Polri dalam Mempertahankan Empat Pilar Kebangsaan dan Meneguhkan Aswaja”, bertempat di Pendopo Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (7/12/2019).

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat besar, di mana dua per tiga bagian dari Indonesia adalah lautan dan satu per tiga adalah daratan. Indonesia juga memiliki sumber daya alam yang sangat berlimpah, mulai dari dasar laut sampai puncak gunung. “Oleh sebab itu, tugas TNI adalah menjaga stabilitas keamanan dengan melengkapi alat deteksi bekerjasama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengamankan negara Indonesia yang kaya ini,” ujarnya

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dengan luasnya lautan Indonesia mungkin bangsa tidak tahu apa yang terjadi setiap hari di dua per tiga lautan tersebut. Bisa terjadi pencurian ikan, mengirim barang kel uar negeri tanpa izin, serta memasukkan barang dari luar negeri ke dalam negeri tanpa izin. “Terkait hal tersebut kita harus bisa memantau dan menjaga  semua kekayaan negara ini,” ucapnya.

Di sisi lain terkait dengan polusi sampah plastik di laut Indonesia,  Panglima TNI mengungkapkan bahwa hampir 150 juta ton plastik ada di laut Indonesia, di mana terdapat 8 juta ton plastik setiap tahun. “Apabila ini berlanjut terus sampai 10 tahun yang akan datang, maka kita akan makan ikan tongkol yang di dalam perutnya ada plastik,” katanya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menambahkan bahwa salah satu pemuda Indonesia berhasil menemukan satu sistem menggantikan plastik dengan menggunakan singkong dan singkong itu berhasil dibuat menjadi tas. Apabila tasnya tidak digunakan lagi, dimasukkan ke air akan menjadi luntur atau hancur. “Ini adalah satu bentuk kreatifitas anak bangsa yang bernilai dari kejuangan bela negara untuk bisa menjaga negara ini,” pungkas Panglima TNI.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tokopedia

Senin, 20 Januari 2020 - 13:42 WIB

Tokopedia Tambah Lagi Dua Layanan Proteksi

Sebelumnya, Tokopedia juga telah menghadirkan berbagai Proteksi Produk seperti Proteksi Gadget, Proteksi Elektronik, Proteksi Elektronik Kecantikan (seperti alat pengering rambut, catokan rambut…

Uji coba aplikasi mobile money TCASH menjadi LinkAja resmi dimulai pada tanggal 22 Februari 2019.

Senin, 20 Januari 2020 - 13:25 WIB

LinkAja Gandeng Ditjen Dukcapil Tingkatkan Validasi Data Pengguna

Penandatanganan Perjanjian kerja sama ini membuat layanan elektronik Know Your Customer (e-KYC) LinkAja akan secara otomatis memvalidasi data pengguna tidak hanya dari pengenalan foto pengguna…

Jakarta Child Aid Asia Bantu Anak Kurang Beruntung

Senin, 20 Januari 2020 - 12:00 WIB

Jakarta Child Aid Asia Bantu Anak Kurang Beruntung

Dalam rangka meningkatkan bakat anak-anak di Asia, Yayasan Sehati Indonesia menggelar Jakarta Child Aid Asia III dihelat di Auditorium Gedung Pusat Perfilman H Usmar Ismail Kuningan Jakarta…

Kebun Jagung (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 20 Januari 2020 - 11:09 WIB

Stok Jagung Aman Hingga Panen Raya Maret 2020

Berbagai langkah koordinasi telah dilakukan oleh Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) dalam rangka mengamankan ketersediaan jagung khususnya…

Ben Marvin Tan Country Manager Indonesia, Zebra Technologies Asia Pasifik

Senin, 20 Januari 2020 - 10:30 WIB

Apakah Anda Siap untuk Tren Teknologi Enterprise Terbesar Tahun 2020?

Seiring kita memasuki dekade yang baru, para CIO dan manajer teknologi terus mencari tren teknologi teratas berikutnya yang akan mendorong daya saing, efektivitas, kepuasan pelanggan, dan profitabilitas…