Gabungan Pengusaha Rokok Surabaya Dukung Kemenperin Tolak Revisi PP 109/2012

Oleh : Ridwan | Jumat, 15 November 2019 - 13:30 WIB

Industri hasil tembakau (IHT)
Industri hasil tembakau (IHT)

INDUSTRY.co.id - Jakarta– Gabungan Pengusaha Rokok (Gapero) Surabaya menegaskan menolak rencana revisi  PP 109/102. Gapero Surabaya mengaku tidak mendapatkan informasi secara resmi dari Kementerian Kesehatan sebagai pemrakarsa terkait proses revisi PP 109/2012.

"Jika usulan yang diajukan dalam revisi PP 109/2012 diterapkan, pasti kian mengancam keberlangsungan Industri Hasil Tembakau (IHT) Indonesia. Ini terjadi karena tidak adanya keterbukaan dari Kemenkes sebagai perwakilan pemerintah yang tidak membuka pintu diskusi ataupun mempertimbangkan pandangan para pelaku industri," ujar Sulami Bahar Ketua Umum Gapero Surabaya saat dihubungi wartawan di Jakarta (14/11)

Seperti kita ketahui, lanjutnya,  beberapa tahun terakhir IHT mengalami penurunan signifikan karena berbagai tekanan, termasuk kenaikan cukai yang sangat tinggi. Revisi PP 109/2012 akan memperburuk kondisi tersebut. Akibatnya, jutaan orang yang berada pada mata rantai industri ini terancam kehilangan mata pencaharian.

Sulami menambahkan, Gapero Surabaya keberatan atas usulan revisi Kemenkes yang diungkap di media, seperti memperbesar Graphic Health Warning (GWH) dan pelarangan bahan tambahan yang dianggap oleh sebagian pihak dapat menjawab permasalahan tingkat prevalensi perokok.

Ia menilai, pengendalian perokok di bawah umur baiknya dengan cara berperan aktif dalam memberikan edukasi risiko rokok sekaligus pencegahan akses penjualan rokok kepada anak.

"Ini mestinya jadi perhatian Pemerintah untuk bertindak. Yang terjadi saat ini, Pemerintah khususnya Kemenkes memojokkan dan menyalahkan industri dengan menetapkan peraturan-peraturan yang kian eksesif, namun tidak menyentuh permasalahan utama yang terjadi," kata Sulami.

Menurut Sulami, IHT sepenuhnya terbuka dan bersedia mendukung pemerintah dalam pengendalian konsumsi rokok untuk menekan prevalensi konsumen di bawah umur.

"Industri tembakau adalah industri legal yang menjadi sumber mata pencaharian lebih dari 6,1 juta masyarakat Indonesia. Dengan kondisi yang semakin menurun, sudah semestinya Pemerintah memberi perlindungan dalam hal kepastian usaha, dan tidak menetapkan berbagai peraturan eksesif yang selalu berubah-ubah yang tentunya juga berimpak negatif terhadap iklim investasi nasional sebagaimana yang selalu dipromosikan oleh presiden," jelas Sulami.

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menolak rencana revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109/2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi kesehatan. Perihal yang diatur dalam PP 109/2012 saat ini dinilai sudah cukup untuk mengendalikan konsumsi rokok di masyarakat.

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Abdul Rochim menjelaskan, saat ini yang diperlukan adalah pengawasan dan penegakan hukum atas peraturan pemerintah tersebut. 

"Kemenperin memandang revisi PP Nomor 109/2012 belum diperlukan karena sejak aturan tersebut diberlakukan produksi rokok turun dari 348 miliar batang pada tahun 2015 menjadi 332 miliar batang pada tahun 2018," kata Rochim di Jakarta.

Sebelumnya tiga asosiasi di antaranya Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo), Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI), dan Forum Masyarakat Industri Rokok Seluruh Indonesia (Formasi) secara terbuka menyatakan penolakannya terhadap revisi PP 109/2012 dan menganggap kebijakan tersebut cacat hukum jika dilaksanakan, dan menganggap rencana perubahan terkesan tergesa – gesa.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pembangunan 13 Rumah Permanen Libatkan Satgas TMMD 108 Kodim 1709/Yawa

Senin, 13 Juli 2020 - 04:30 WIB

Pembangunan 13 Rumah Permanen Libatkan Satgas TMMD 108 Kodim 1709/Yawa

Program pembangunan 13 unit rumah bagi warga Kampung Natabui dan Toweta, Distrik Yapen Barat, Kab. Kepulauan Yapen, Papua, melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 Kodim 1709/Yawa,…

Satgas Yonif 125 Lakukan Penyemprotan Disinfektan dan Pengukuran Suhu Tubuh serta Pembagian Masker di Gereja

Senin, 13 Juli 2020 - 04:00 WIB

Satgas Yonif 125 Lakukan Penyemprotan Disinfektan dan Pengukuran Suhu Tubuh serta Pembagian Masker di Gereja

Untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kita dituntut untuk melakukan berbagai upaya melalui tindakan nyata. Seperti yang dilakukan Satgas Yonif 125/SMB dengan melakukan…

Ilustrasi Ujian Nasional

Senin, 13 Juli 2020 - 02:01 WIB

Ingat Ya Orangtua! Hari Ini Senin 13 Juli Mulai Masuk Sekolah, Berikut Daftar 104 Daerah yang Dapat Izin Mendikbud untuk Adakan KBM Tatap Muka

akarta- Waktu libur sudah usai, dan saatnya kembali sekolah dan memulai aktivitas belajar. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim memberikan izin 104 daerah yang bisa mengadakan kegiatan…

Ilustrasi pasar tradisional. (Foto: Sumut24)

Senin, 13 Juli 2020 - 01:04 WIB

Survei: Pria Lebih Berani Belanja Ke Pasar Tradisional Dibanding Perempuan

Jakarta-Generasi Z, yakni kelompok masyarakat dengan rentang usia 15 hingga 25 tahun di Jakarta akan menjadi kelompok usia yang paling berani beraktivitas di tempat publik saat New Normal ketimbang…

Ilustrasi limbah tambang

Senin, 13 Juli 2020 - 00:40 WIB

Keren! Pakar Klaim, Limbah Tambang Bisa Diolah Jadi Bahan Baku Industri

Jakarta-Sisa hasil produksi aktivitas pertambangan harus dapat dimanfaatkan secara optimal agar industri pertambangan di Indonesia tidak berdampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat…