Diduga Tak Periksa Berkas Banding, Haris Azhar Bakal Laporkan Majelis Hakim PT Jakarta ke KY dan Bawas

Oleh : Hariyanto | Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:44 WIB

Chuck Suryosumpeno
Chuck Suryosumpeno

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Jaksa berprestasi Chuck Suryosumpeno tak pernah lelah menuntut keadilan hukum di Indonesia. Meski Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta menolak upaya bandingnya, Chuck yang pernah menyelamatkan aset negara Rp 3,5 triliun ini kembali melakukan upaya hukum, yakni peninjauan kembali.

Menurut kuasa hukum Chuck Suryosumpeno, Sandra Nangoy, putusan PT Jakarta diharapkan tidak membuat para jaksa yang diduga mengkriminalisasi kliennya jumawa. "Para jaksa penyidik, Penuntut Umum maupun Jaksa Agung Prasetyo jangan jumawa dulu, karena putusan PT Jakarta bukanlah akhir segalanya.  Putusan PT tidak berarti perkara ini menjadi inkraht," kata Sandra di Jakarta, Kamis (17/10/2019).

Sandra pun mengutip kata Prof Satjipto Rahardja, bahwa mereka yang kalah di Pengadilan belum tentu salah. Dan  yang menang di Pengadilan belum tentu benar. Pihaknya optimistis Mahkamah Agung dapat membatalkan putusan tersebut. "Artinya, majelis hakim masih bisa keliru," ujarnya.

Sementara Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Haris Azhar ikut mengomentari putusan tersebut. Kata dia, majelis hakim yang diketuai oleh Hakim Daniel Dalle Pairunan dengan anggota I Nyoman Adi Juliasa dan Achmad Yusak belum memberikan perlindungan hukum kepada para pencari keadilan seperti Chuck.

Ia menduga Pengadilan Tinggi Jakarta tidak memeriksa secara teliti berkas banding yang diajukan Chuck. "Saya rasa majelis tidak memeriksa berkas secara teliti, karena kasus Chuck ini harus diteliti oleh majelis hakim yang teliti, cerdas dan sudah belajar tentang pemulihan aset. Mungkin majelis hakimnya tidak mau ambil resiko, dan mau main aman saja.”kata Haris.

Menurut dia, hakim PT yang menangani kasus mantan Kepala Pusat Pemulihan Aset ini seperti ketakutan bila menyatakan bahwa Chuck tidak bersalah karena yang dihadapi oleh Chuck adalah Jaksa Agung. ”Yang menjadi pertanyaan adalah seberapa cermat majelis hakim menilai subjektivitas alat bukti, pernyataan saksi fakta dan pendapat ahli. Karena hal ini terkait sangat erat dengan independensi, kejujuran, kepahaman dan imparsialitas terhadap perkara," ujar Haris.

"Jika ada kealpaan, kami bisa mendorong untuk melaporkan para hakim tersebut ke Komisi Yudisial dan Badan Pengawas.” ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat melakukan kunjungan kerja ke Jepang dan Korsel

Senin, 18 November 2019 - 19:01 WIB

Terbang ke Jepang dan Korsel, Menperin Bakal Bawa Pulang Investasi Senilai USD 5 Miliar

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan investasi di sektor industri manufaktur, terutama yang menjadi prioritas dalam Making Indonesia 4.0. Adapun dua negara yang…

Bank Mandiri Syariah (Foto Ist)

Senin, 18 November 2019 - 18:52 WIB

Nasabah Green Sukuk Ritel Mandiri Syariah Terima Penghargaan

Jakarta,--PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) berpartisipasi dalam Green Sukuk Investor Day-Green Sukuk Ritel for Sustainable Indonesia  yang diselenggarakan oleh Kementrian Keuangan…

Industri Hasil Tembakau (IHT)

Senin, 18 November 2019 - 18:15 WIB

Bakal Timbulkan Banyak Pengangguran, Kemenko Perekonomian Tak Sepakat Revisi PP 109/2012

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tidak sepakat dengan wacana revisi Peraturan Pemerintah 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau…

PT Astra International Tbk (ASII)

Senin, 18 November 2019 - 17:48 WIB

Berburu Kredit Murah di Astra Auto Fest 2019

Pecinta otomotif dan para pemburu diskon hingga bunga rendah dapat menjelajah di Astra Auto Fest 2019 di BSD City 22-24 November 2019.

Gunawan Salim, Project Leader Astra Auto Fest 2019

Senin, 18 November 2019 - 17:34 WIB

Pameran Otomotif Segera Digelar Astra Auto 2019

Astra Auto Fest 2019 digelar 22-24 november 2019 di BSD City. Enam layanan jasa keuangan turut meramaikan event tersebut.