Kemenerin Bakal Terapkan Wajib TKDN untuk Produk Elektronika dan Telematika

Oleh : Ridwan | Senin, 23 September 2019 - 10:50 WIB

Industri komponen elektronika
Industri komponen elektronika

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pemerintah berencana menerapkan kewajiban Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk produk elektronika dan telematika secara menyeluruh. 

Rencana penerapan kebijakan ini untuk menggairahkan industri manufaktur dalam negeri sehingga mendorong ekspor. 

"Pengoptimalan TKDN untuk produk-produk elektronik juga bertujuan untuk melindungi industri dalam negeri dan menekan barang impor," ujar Direktur Industri Elektronika dan Telematika Kementerian Perindustrian Janu Suryanto di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Pemerintah telah menerapkan kebijakan ini terhadap produk smartphone dan berhasil menekan impor serta mengundang investasi masuk.

Regulasi itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian No 29 Tahun 2017 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penghitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Produk Telepon Seluler, Komputer Genggam, dan Komputer Tablet. Penghitungan nilai TKDN memakai pembobotan pada proses manufaktur dan pengembangan inovasi. 

"Adapun yang menerapkan TKDN hardware sebanyak 44 merek, software dan hardware sebanyak 2 merek, dan 1 merek melalui skema pusat inovasi yaitu yang dibangun oleh Apple," sebut Janu. 

Hasilnya, tambahnya, angka impor smartphone menurun dari 60 juta unit pada 2014 menjadi 3,89 juta unit pada semester I tahun 2018.

"Kami ingin ke depannya industri elektronik dalam negeri menjadi lighthouse (percontohan) dalam implementasi industri 4.0 sehingga pertumbuhannya dapat terus meningkat dengan mampu menjawab pergeseran pola permintaan konsumen yang semakin kompleks," paparnya.

Kemenperin mencatat, pertumbuhan produksi pada kelompok industri komputer, barang elektronik dan optik pada triwulan I tahun 2019 mencatatkan angka yang positif sebesar 2,78 persen, naik jika dibanding capaian di periode sama tahun lalu yang minus -4,80 persen.

Populasi industri elektronika di Indonesia sampai dengan triwulan II-2019, ada penambahan sejumlah 21 perusahaan.

"Industri elektronika dinilai sebagai salah satu sektor yang mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional," tegas Janu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Indosiar Tayangan Lida 3

Minggu, 26 Januari 2020 - 12:00 WIB

Indosiar Tayangan Lida 3

Indosiar benar-benar ingin menunjukan sebagai rumah dangdut Indonesia dan terdepan untuk masalah Musik dangdut di televisi. Karena ya, ketika tv lain tengah mencari format untuk Program dangdut,…

Presiden Jokowi (Foto Dok Hutama Karya)

Minggu, 26 Januari 2020 - 11:38 WIB

Presiden Jokowi Resmikan East Connection Taxiway Tahap 1 Bandara Soetta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir, serta Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono,…

Fintech payment aplikasi Cashbac

Minggu, 26 Januari 2020 - 10:47 WIB

Rayakan Imlek Cari Cashbac

Rayakan tahun baru Imlek hadirkan promo angpao Lebih W88W untuk semua pengguna, dan berikan keuntungan lebih untuk pelanggan Maybank, Digibank by DBS dan OCBC NISP.

Gudetama Hadir Rayakan Perayaan Tahun Baru Imlek Di Mall Of Indonesia

Minggu, 26 Januari 2020 - 09:06 WIB

Moment Seru GUDETAMA Saat Hadir Merayakan Tahun Baru Imlek di Mall Of Indonesia

Jakarta-Gudetama akan memeriahkan perayaan hari raya Imlek tahun ini di Mall Of Indonesia dengan tema GUDETAMA SPRING CELEBRATION.

Ilustrasi Perbaikan Jalan

Minggu, 26 Januari 2020 - 09:04 WIB

Musim Penghujan, Kementerian PUPR Kembangkan Teknologi Tambalan Cepat Mantap

Jalan berlubang akibat hujan dapat menyebabkan kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas, oleh karena itu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan…