Kementan Sukses Kenalkan Produk Unggulan Petani Pada Pasar Amerika Serikat

Oleh : Wiyanto | Senin, 16 September 2019 - 17:29 WIB

Banun Harpini Staf Ahli Menteri Bidang Perdagangan dan Hubungan Luar Negeri
Banun Harpini Staf Ahli Menteri Bidang Perdagangan dan Hubungan Luar Negeri

INDUSTRY.co.id - Baltimore - Kehadiran Kementerian Pertanian (Kementan) dalam Natural Products Expo East (NPEE 2019) yang digelar selama empat hari di Baltimore, Amerika Serikat, 11-14 September 2019, mencatatkan kesuksesan dalam memperkenalkan produk unggulan Indonesia.

"Masyarakat Amerika Serikat antusias menerima produk kita. Bahkan dalam 3 hari tercatat 4.7 juta dollar AS potensi transaksi yang terjadi. Kami kira pintu ekspor secara resmi sangat terbuka lebar," kata Banun Harpini, Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional, Sabtu (14/9).

Banun mengatakan natural product Indonesia ternyata punya daya saing dan peluang pasar yang besar di AS. Dihari terakhir Expo pada tgl 14 September 2019 di Baltimore dilaporkan total potensi transaksi bisnis sebesar 4.7 juta dolar AS untuk berbagai produk, yaitu sarang burung walet sebesar 3.2 juta dolar AS, rempah sebesar 500 ribu dolar AS dan sisanya transaksi untuk produk organik.

Selanjutnya Banun menegaskan bahwa Expo ini juga menandai sejarah baru sarang burung walet secara langsung masuk secara komersial ke pasar Amerika Serikat." Upaya ini juga sangat baik dalam memanfaatkan situasi perang dagang AS - Tiongkok yang sedang terjadi saat ini," demikian imbuhnya. Perang dagang dua negara besar tersebut secara riil Indonesia mulai dapat mengambil manfaat, mengingat keduanya memiliki pasar potensial bagi produk pertanian Indonesia.

"Acara ini diikuti oleh lebih dari 1700 perusahaan dari 119 negara. Kemudian dihadiri juga oleh 27.000 pengunjung, termasuk eksportir dan importir dari seluruh dunia," ujarnya.

Banun mengatakan, promosi ini juga sekaligus ajang pembuktian bahwa komoditas pertanian dan produk pangan Indonesia terus meningkat. Adapun produk yang ditampilkan dalam Expo ini diantaranya produk sarang burung walet, gula kelapa organik, tepung kelapa organik, keripik ubi jalar organik, kopi robusta, madu organik, beras hitam organik dan beras merah organik. Selain itu, komoditas rempah seperti kayu manis, pala, lada hitam, lada putih, cengkeh dan vanili baik dalam bentuk olahan maupun natural.

Banun menjelaskan, dalam pameran ini pemerintah juga mengikutsertakan 9 perusahaan yang mewakili Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia dan Kadinda Propinsi Maluku. Dua diantaranya merupakan perusahaan sarang burung walet dan PT. Agri Spice Indonesia, PT Harpin Agro Internasional serta PT The Bencoolen Coffee dan PT Mega Organik Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Tenaga Medis Memeriksa Sampel darah Pasien

Jumat, 10 Juli 2020 - 06:17 WIB

Cetak 2.657 Kasus per Hari Jadi Rekor Tertinggi COVID-19, Yurianto: Total Menjadi 70.736 Orang Positif

Gugus Tugas Mengumumkan jumlah penambahan kasus baru tertinggi sejak kasus pertama Covid-19 diumumkan Pemerintah pada 2 Maret 2020. "Kita mendapatkan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 2.657,…

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto

Jumat, 10 Juli 2020 - 06:00 WIB

TNI-Polri Luncurkan Program Kampung Tangguh Nusantara

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si. meresmikan secara langsung Program Kampung Tangguh Nusantara tahun 2020 dalam rangka mendukung program…

Satgas 754 Kostrad Tegakkan Protokol Kesehatan di Kiliarma Mimika Papua

Jumat, 10 Juli 2020 - 05:30 WIB

Satgas 754 Kostrad Tegakkan Protokol Kesehatan di Kiliarma Mimika Papua

Dalam mencegah penyebaran Covid-19, Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 754/ENK/20/3 Kostrad menegakkan protokol kesehatan terhadap masyarakat yang datang dari timika di Distrik Agimuga.…

Danyonmarhanlan IX Panen Raya Dukung Program Ketahanan Pangan

Jumat, 10 Juli 2020 - 05:00 WIB

Danyonmarhanlan IX Panen Raya Dukung Program Ketahanan Pangan

Kegiatan panen raya ini dalam rangka mewujudkan masyarakat produktif dan meningkatkan ketahanan pangan di Kota Ambon. dengan memanfaatkan lahan kosong di Dusun Taeno, Desa Rumah Tiga kec. Teluk…

Atlet Binsat Yonif 1 Marinir Surabaya Latihan Menembak

Jumat, 10 Juli 2020 - 04:30 WIB

Tingkatkan Kemampuan, Atlet Binsat Yonif 1 Marinir Surabaya Latihan Menembak

Atlet Binsat Batalyon Infanteri 1 Marinir yang disiapkan untuk mengikuti lomba Batalyon Unggul Brigif 2 Marinir melaksanakan latihan menembak pistol di lapangan tembak F.X. Soepramono Bhumi…