Pertamina Kelola 40 Persen Produksi Migas Nasional

Oleh : Andi Mardana | Kamis, 05 September 2019 - 09:37 WIB

Karyawan Pertamina melayani pelanggan yang melakukan pengisian BBM di SPBU.(Ist)
Karyawan Pertamina melayani pelanggan yang melakukan pengisian BBM di SPBU.(Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pertamina terus meningkatkan kontribusi dalam pengelolaan produksi minyak dan gas (migas) nasional. Pada semester pertama 2019, tercatat BUMN ini mengelola produksi migas setidaknya 40 persen dari total produksi nasional.

Di dalam negeri, Pertamina saat ini memproduksi minyak bumi sebesar 314 ribu BOPD atau sekitar 41,16 persen dari total produksi nasional.

Sementara itu, produksi gas bumi Pertamina mencapai 2591 MMSCFGPD atau sekitar 43,82 persen dari total produksi nasional. Dari lapangan di luar negeri, sebesar 99 ribu BOPD minyak bumi dan 261 MMSCFGPD gas bumi diproduksi Pertamina.

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H. Samsu mengatakan, bisnis hulu Pertamina yang saat ini ditopang oleh anak usaha, yakni PEP, PEPC, PHE, PHI, dan PIEP akan terus meningkatkan produksi minyak dan gas bumi agar dapat lebih banyak lagi memberikan kontribusi bagi negara.

"Sebagai perusahaan migas terintegrasi, Pertamina mengemban misi utama sebagai powerhouse untuk menjamin keamanan dan pasokan energi nasional. Peningkatan produksi minyak dan gas Pertamina tentunya akan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemenuhan energi nasional," kata Samsu pada Konvensi dan Pameran Indonesian Petroleum Association (IPA) ke-43 di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Rabu (4/9).

Menurut Dharmawan, untuk meningkatkan kontribusi dalam produksi migas nasional, Pertamina akan terus berupaya beradaptasi dengan perubahan dan tantangan global dengan menerapkan tiga pilar strategi bisnis hulu.

Pertama, Managing Base, yaitu mengelola produksi migas di aset domestik yang ada. Menurutnya, sebanyak 49,25% lapangan tersebut telah beroperasi lebih dari 50 tahun dan masih berproduksi hingga kini.

Lapangan existing yang sudah mature tersebut bersifat die-hard dan dikelola oleh insan Pertamina yang die-hard pula. Lapangan itu pun masih menjadi penyumbang pendapatan terbesar bagi Pertamina sekaligus bagi negara, baik langsung maupun melalui kontribusi pajak.

"Melalui strategi ini, Pertamina hendak memastikan bahwa semangat, perhatian terhadap detail, tekad, ketekunan, dan kegigihan merupakan kunci keberhasilan dalam mengoperasikan lapangan tersebut," tegasnya.

Kedua, tambah Dharmawan, Pertamina akan melakukan Stepping Out atau melangkah keluar untuk menemukan lapangan baru, dengan cara non-organik melalui M&A (Merger and Acquisitions) dan New Exploration Frontiers.

Menurut Dharmawan, penemuan eksplorasi oleh PHE Nunukan pada tahun 2017 dengan potensi 1 TCFG dan ~80 MMBO diikuti oleh upaya konsisten untuk mencari peluang baru. Pada tahun 2019, Pertamina kembali mendapat kepercayaan pemerintah untuk mengeksplorasi blok Maratua yang berdekatan dengan penemuan baru di blok Nunukan.

"Di bawah kontrak kerja sama Jambi Merang, komitmen pasti eksplorasi Pertamina sebesar US$240 juta merupakan tonggak penting yang terbesar dalam sejarah. Tahun ini, survei seismik 2D sepanjang 32.000 km akan dilakukan untuk menggali potensi eksplorasi tersembunyi dari ujung barat hingga timur Indonesia," imbuhnya.

Ketiga, Pertamina memulai Energy Transitions (transisi energi), yaitu bertransisi ke energi terbarukan dalam rangka mendukung penuh cita-cita Pemerintah untuk mencapai tujuan dan sasaran kebijakan energi nasional tahun 2025 dan 2050, sebagaimana tertuang dalam RUEN (Rencana Umum Energi Nasional).

"Kontribusi kami dalam hal ini adalah melalui pengembangan energi panas bumi dengan menggandakan target peningkatan kapasitas pada tahun 2025," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Prajurit Marinir Surabaya Jaga Stamina Tubuh dengan Bermain Bulutangkis

Rabu, 03 Juni 2020 - 03:00 WIB

Prajurit Marinir Surabaya Jaga Stamina Tubuh dengan Bermain Bulutangkis

Dalam rangka menjaga dan meningkatkan stamina dan imunitas tubuh guna menangkal virus corona (Covid-19), prajurit ‘Gurita Cakti’ (sebutan Yonif 5 Marinir) melaksanakan pembinaan fisik dengan…

Fenny Sweety, Konsultan Diet Sehat asal surabaya

Rabu, 03 Juni 2020 - 02:53 WIB

Konsultan Cantik Asal Surabaya Ini, Punya Saran Dasyat Hadapi New Normal

Jakarta-Setelah lama memberlakukan karantina atau istilah kerennya work from home (WFH), Pemerintah tengah mempersiapkan Indonesia memasuki fase new normal atau kenormalan baru di tengah pandemi…

Alvin Suryohadiprojo

Rabu, 03 Juni 2020 - 01:55 WIB

Soal Perusahaan Rintisan, Lawyer Ganteng Ini Punya Tiga Jurus Pendekatan Agar Mood Investor Tetap Tinggi

Jakarta-Dalam sepuluh tahun terakhir, perkembangan bisnis startup di Indonesia dapat dikatakan cukup pesat didukung oleh kemajuan teknologi digital serta tumbuhnya pengguna internet di tanah…

Pemprov Jabar kerjasama dengan Telkom University dan Cisco

Selasa, 02 Juni 2020 - 21:26 WIB

Pemprov jabar Gandeng Telkom University dan Cisco Wujudkan Kota Cerdas di Tengah Pandemi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Telkom University, dan Cisco setuju untuk berkolaborasi dalam inisiatif Kota Cerdas, yang salah satunya mendukung Ketahanan Pelayan Publik dalam menghadapi COVID-19…

Aktifitas bongkar muat pelabuhan

Selasa, 02 Juni 2020 - 20:19 WIB

PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) Berhasil Cetak Pendapatan Rp3,5 triliun Periode Januari-April 2020

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC membukukan pendapatan sebesar Rp. 3,5 triliun selama periode Januari-April 2020. Dengan capaian ini, IPC masih optimistis pendapatan usaha perseroan…