Pertamina Catat Laba Bersih US$ 660 Juta di Semester I-2019

Oleh : Wiyanto | Senin, 26 Agustus 2019 - 18:32 WIB

Suasana Pengisian BBM (Pertamina)
Suasana Pengisian BBM (Pertamina)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Pertamina mencatatkan laba bersih sebesar US$ 660 juta (Rp 9,4 Triliun) pada semester 1-2019. Angka ini meningkat signifikan sekitar 112% jika dibandingkan laba bersih periode sebelumnya yang sebesar US$ 311 juta (Rp 4,4 Triliun).

Direktur Keuangan Pertamina Pahala N. Mansury menjelaskan, kenaikan laba bersih ini terutama dipicu oleh penurunan beban pokok penjualan sebesar 6% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Penurunan beban ini salah satunya didorong oleh harga rata-rata Indonesia Crude Price (ICP) pada semester I-2019.

“Rata-rata ICP pada semester 1-2018 sekitar US$66 per barel sementara pada semester 1- tahun ini sekitar US$63 per barel. Selain berdampak pada penurunan biaya bahan baku, secara bersamaan hal tersebut memang berpengaruh pada penurunan pendapatan. Namun karena dikombinasikan dengan efisiensi biaya operasional lainnya, biaya dapat ditekan lebih banyak lagi,” ujarnya. Hal ini juga termasuk penurunan impor minyak mentah sebagai dampak dari penyerapan minyak mentah domestik yang semakin meningkat. Sampai dengan akhir Juli 2019, total kesepakatan pembelian minyak mentah dan kondensat dari KKKS domestik mencapai 123,6 MBCD.

Dengan demikian, marjin juga menjadi lebih baik di kisaran 14% untuk Gross Profit Margin dan 8% untuk Operating Profit Margin. Peningkatan kinerja ini juga tercermin dari arus kas bersih dari aktivitas operasi yang makin kuat yaitu US$ 1,57 miliar, meningkat 2 kali lipat dari posisi Semester 1 tahun lalu, yaitu US$ 756 juta. Sehingga walaupun terdapat peningkatan pada aktivitas investasi dan pembayaran pinjaman, cash-on-hand tetap terjagadi level US$ 7,38 miliar, lebih baik dari periode Semester 1 tahun lalu.

Di sisi kinerja operasional hulu, produksi minyak mentah Pertamina tetap digenjot naik menjadi 413 ribu barel minyak per hari (MBOPD), lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 385 MBOPD. Dalam konteks kemandirian energi dan ketersediaan energi berkualitas tinggi, prestasi terdepan proyek strategis yang berhasil diselesaikan adalah Proyek Langit Biru Cilacap. Proyek senilai 392 juta dolar ini telah beroperasi dan menghadirkan BBM berkualitas di Indonesia setara dengan EURO 4 dengan total kapasitas yang meningkat mencapai 1,6 juta barel per bulan.

Selain itu, peningkatan volume penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada semester pertama tahun 2019 mencapai sebesar 34,1 juta KL. Capaian ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar 33,9 juta KL. Sedangkan untuk penjualan produk non BBM juga mengalami peningkatan dari periode sebelumnya sebesar 7,9 juta KL menjadi 8,3 juta KL. Bahkan sejak Mei 2019, Avtur dan Solar sudah tidak perlu import karena telah dapat dipenuhi dari produksi kilang Pertamina.

Pahala menambahkan selain mencatatkan kinerja keuangan yang membaik, Pertamina juga meraih sejumlah pencapaian yang berarti selama pertengahan awal tahun ini. Diantaranya adalah progress positif dalam pembangunan RDMP dan GRR maupun proyek infrastruktur migas lainnya. Masuknya Pertamina dalam daftar Fortune Global 500 yaitu pada peringkat 175 juga turut membuktikan pencapaian tinggi Pertamina saat ini. Peringkat ini lompat 78 peringkat dibandingkan tahun sebelumnya yang ada di peringkat 253. Pencapaian lain yang patut dicatat adalah keberhasilan Pertamina dalam melaksanakan Program BBM Satu Harga di 154 titik, yang makin mendekati target yang ditetapkan Pemerintah, yaitu 160 titik hingga akhir 2019.

"Kami mengucapkan terimakasih atas dukungan semua stakeholder sehingga Pertamina dapat menjalani semester I 2019 dengan sejumlah pencapaian. Kami optimistis kinerja perusahaan akan terus positif hingga akhir tahun," tambahnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Suasana Sunset di Pantai Senggigi (Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat) (Foto:anekatempatwisata.com)

Minggu, 20 Oktober 2019 - 09:00 WIB

Senggigi NTB Sunset Jazz 2019 Digelar November Mendatang

Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Zulkieflimansyah mengajak masyarakat serta wisatawan domestik dan mancanegara untuk datang ke kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat untuk menghadiri…

Ketua MPR Bambang Soesatyo

Minggu, 20 Oktober 2019 - 08:00 WIB

Bamsoet Ajak Para Bikers Jadi Duta Nasionalisme

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengajak klub dan pecinta sepeda motor (bikers) menjadi duta nasionalisme. Para bikers harus mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menjunjung…

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Managing Director NBA Asia, Scott Levy seusai penandatanganan kerjasama kolaborasi NBA-Pemrov DKI Jakarta

Minggu, 20 Oktober 2019 - 07:20 WIB

NBA-Pemprov DKI Jakarta Jalin Kolaborasi Perluas Pengembangan Generasi Muda di Indonesia

National Basketball Association (NBA) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan kolaborasi inovatif multi-tahun untuk memadukan kurikulum olahraga basket dan pengembangan kebugaran…

Presiden Jokowi dan Wapres M Amin, Foto Setkab)

Minggu, 20 Oktober 2019 - 07:00 WIB

Susunan Acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menggelar Sidang Paripurna MPR dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia masa jabatan 2019-2024 pada Minggu (20/10/2019) di…

Bio Farma Kini Kendalikan Kimia Farma dan Indonesia Farma

Minggu, 20 Oktober 2019 - 06:00 WIB

Bio Farma Kini Kendalikan Kimia Farma dan Indonesia Farma

Berita Dengan pertimbangan untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha Perusahaan Perseroan(Persero) PT Bio Farma, pemerintah memandang perlu menambah penyertaan modal…