Milenial Mulai Dominasi Investor Pasar Modal

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 25 Juni 2019 - 10:26 WIB

Bursa Efek Indonesia
Bursa Efek Indonesia

INDUSTRY.co.id, Jakarta- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengklaim mayoritas investor di pasar modal Indonesia saat ini merupakan golongan milenial yang berusia di bawah 30 tahun, yakni mencapai sekitar 40,33 persen.

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi di sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) beserta 6 perusahaan pembiayaan pasar keuangan.

Rapat ini untuk mendengarkan penjelasan kinerja keuangan bisnis dari masing-masing perusahaan.

"Bisa kita lihat bahwasanya mayoritas saat ini adalah milenial. Usianya sekitar 30 tahun. Jadi investor kita 40 persen adalah di usia-usia milenial," kata Inarno.

Selain milenial di bawah 30 tahun, kelompok usia lain yang juga banyak bermain di pasar modal yakni investor pada rentang usia 31-40 tahun, sebesar 25,59 persen. Diikuti investor berumur 41-50 tahun (17,87 persen), investor 51-60 tahun (10,68 persen), dan investor di atas 60 tahun (5,53 persen).

Berdasarkan laporan milik PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 31 Mei 2019, pasar modal juga didominasi investor berjenis kelami pria, yakni sebesar 59,25 persen. Sementara investor wanita berjumlah sekitar 40,75 persen.

Sedangkan menurut kategori pendidikan, setengah porsi demografi investor dikuasai sarjana lulusan S1 sebanyak 50,08 persen. Tak mau kalah, investor tamatan SMA ke bawah duduk di posisi dua sebesar 35,92 persen, diikuti lulusan D3 (7,86 persen) dan S2 ke atas (6,14 persen).

Terkait profesi, 55,22 persen investor merupakan seorang pegawai, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS), swasta, maupun yang berprofesi sebagai guru. Secara penghasilan, sebesar 57,30 persen investor memiliki pendapatan antara Rp 10-100 juta per bulan.

Lebih lanjut, Inarno juga mengutip data persebaran investor Pasar Modal Indonesia. Dia memaparkan, kebanyakan investor saat ini memang masih terkonsentrasi di Pulau Jawa sebesar 72,85 persen. Diikuti Sumatera, lalu Kalimantan, Sulawesi, Bali-NTT-NTB, serta terakhir Maluku dan Papua.

"Yang menarik dalam hal ini, bahwasanya Jawa sebetulnya sebelum 2018, itu mencapai 75 persen. Namun sedikit demi sedikit mulai berkurang karena daerah-daerah mulai menunjukan peningkatan untuk masuk di pasar modal. Sehingga saat ini untuk Pulau Jawa 72,8 persen," tukasnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Danpasmar 2 Menutup Lomba Ketrampilan Baris Berbaris

Senin, 18 November 2019 - 03:00 WIB

Danpasmar 2 Menutup Lomba Ketrampilan Baris Berbaris

Purwadi, M.M., mewakili Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) dengan di dampingi oleh Ketua Korcab Pasmar 2 Gabungan Jalasenastri Korps Marinir Ny. Mira Ipung Purwadi,…

Arman, Pemulung milenial tinggal di Kampung Pemulung Lebak Bulus.

Minggu, 17 November 2019 - 23:40 WIB

Sanitasi Buruk Berasal dari Ekonomi yang Terpuruk

Jakarta - Penduduk miskin tidaklah terelakan di Indonesia. Upaya pemerintah menurunkan angka kemiskinan sedikit berhasil. Walaupun tidak sedikit yang masih hidup mengandalkan sampah sebagai…

realme XT

Minggu, 17 November 2019 - 18:49 WIB

Duduki Posisi 4 di Pasar Smartphone Indonesia, realme Siapkan Produk Flaghsip

realme merupakan brand yang penuh kejutan, dari strategi-strategi yang telah dilakukan membuatnya tercatat ke daftar 5 besar vendor ponsel di Indonesia, tepatnya berada di posisi empat.

Ilustrasi Ekspor (ist)

Minggu, 17 November 2019 - 18:10 WIB

Manufaktur Masih Jadi Kontributor Terbesar Ekspor Nasional

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, industri manufaktur masih menjadi kontributor paling besar terhadap capaian nilai ekspor nasional.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita

Minggu, 17 November 2019 - 17:10 WIB

Pemerintah Terus Pacu Investasi Sektor Manufaktur

Pemerintah memberikan perhatian yang serius terhadap upaya memacu nilai investasi khususnya dari sektor manufaktur. Sebab, aktivitas industrialisasi dinilai dapat membawa efek berganda yang…