Carsome Diduga Melanggar Aturan dalam Praktik Bisnis Jual Beli Mobil

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 21 Juni 2019 - 06:09 WIB

PT. CAR SOME INDONESIA (Carsome), sebuah perusahaan penyedia layanan jual beli mobil berbasis aplikasi digital.
PT. CAR SOME INDONESIA (Carsome), sebuah perusahaan penyedia layanan jual beli mobil berbasis aplikasi digital.

INDUSTRY.co.id, Jakarta- Masyarakat Peduli Hukum Teknologi Indonesia (MPHTI) melayangan aduannya ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terkait praktik jual beli yang dilakukan PT. CAR SOME INDONESIA (Carsome), sebuah perusahaan penyedia layanan jual beli mobil berbasis aplikasi digital. Hal tersebut disampaikan M.Triastomo selaku perwakilan MPHTI dikantornya dikawasan Setiabudi, Jakarta (19/06).

Pengaduan tersebut disampaikan MPHTI pada tanggal 26 Maret 2019 dan baru mendapatkan tanggapan dari BKPM tanggal 13 Juni 2019. Dalam aduannya tersebut MPHTI meminta kepada BKPM untuk melakukan investigasi kepada Carsome yang diduga telah melakukan kegiatan usaha yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berdasarkan pengamatan MPHTI dan laporan yang mereka terima, MPHTI menemukan adanya potensi pelanggaran Undang Undang Nomor 25  Tahun 2017 tentang penanaman modal (UU Investasi) dan Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2016 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka  dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal yang dilakukan oleh Carsome.

"Berdasarkan pemahaman kami Carsome adalah perusahaan dengan status penanaman modal asing (PMA)," ungkap Tomo. "Berdasarkan laporan yang kami terima dan pengamatan kami , kami menduga Carsome telah dan sedang melakukan kegiatan usaha yang bertentangan dengan UU Investasi dan Perpres No. 44 Th 2016 karena melakukan usaha jual beli perdagangan eceran mobil, sepeda motor dan kendaraan niaga," terangnya. "Bahwa berdasarkan lampiran Perpres tersebut  perdagangan eceran mobil sepeda motor dan kendaraan niaga adalah termasuk daftar bidang usaha yang hanya dapat dilaksanakan oleh perusahaan dalam negeri 100%," tambahnya.

Tomo juga menuturkan bahwa pihaknya menjumpai fitur lelang di portal Carsome yang mana MPHTI meminta BKPM untuk melakukan pengecekan terhadap kelengkapan seluruh perizinan, pendirian pasar mobil, termasuk cara melakukan lelang tersebut yang dilakukan oleh Carsome. "Ini demi tegaknya keadilan dan kepastian hukum terhadap usaha sejenis lainnya yang taat dan tunduk terhadap peraturan perundan-undangan yang berlaku di Indonesia," tutur Tomo.

BKPM yang telah memanggil perwakilan Carsome serta menghadirkan perwakilan Direktorat Deregulasi dan perwakilan Pusat Bantuan Hukum, menanggapi bahwa izin dan praktik usahanya sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Namun begitu, MPHTI tetap akan kembali menemui BKPM untuk menindaklanjuti tanggapan BKPM tersebut karena pihaknya merasakan adanya kerugian khususnya dari pelaku usaha serupa yang notabene kelas kecil menengah yang tidak memiliki dukungan permodalan yang tinggi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ben Marvin Tan sebagai Country Manager Zebra Technologies

Kamis, 22 Agustus 2019 - 06:00 WIB

Ben Marvin Tan sebagai Country Manager Zebra Technologies

– Zebra Technologies Corporation (NASDAQ: ZBRA), inovator yang mendukung perusahaan skala enterprise melalui solusi dan mitra terbaik agar berbagai perusahaan dapat mewujudkan kinerja yang…

Sosial Media (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 22 Agustus 2019 - 05:00 WIB

Pemblokiran Data di Papua dan Papua Barat

Untuk mempercepat proses pemulihan situasi keamanan dan ketertiban di Papua dan sekitarnya, setelah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait, Kementerian Komunikasi dan…

Bukti Komitmen Dukung Peningkatan Kompetensi Wartawan

Kamis, 22 Agustus 2019 - 00:12 WIB

LSPR Selenggarakan Uji Kompetensi Wartawan Bali

Bali-wartawan tergabung dari 13 media massa di Bali siap menjalankan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan oleh LSPR-Bali dan ASEAN Public Relations Network (APRN) berkolaborasi…

Pengurus Pusat dan Dewan Pengawas AJPKM

Rabu, 21 Agustus 2019 - 23:52 WIB

Peresmian Asosiasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (AJPKM)

Jakarta-Sebanyak 15 Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dari 15 perguruan tinggi di Indonesia, mendeklarasikan berdirinya Asosiasi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat…

Semen Indonesia Siap Bersaing di Pasar Regional

Rabu, 21 Agustus 2019 - 23:30 WIB

Sukses Mengakuisisi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Semen Indonesia Kian Kokoh

Jakarta- Meski menghadapi persaingan di pasar semen nasional yang sangat kompetitif, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SMGR mampu mencatatkan volume penjualan hingga Juli 2019 untuk pasar…