DPR Kebut Rampungkan 31 RUU Prioritas Sebelum Berakhir Masa Jabatan

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 17 Juni 2019 - 19:42 WIB

DPR kebut menyelesaikan 31 RUU Program Legislasi Nasional Prioritas 2019.
DPR kebut menyelesaikan 31 RUU Program Legislasi Nasional Prioritas 2019.

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Rapat Kerja (Raker) antara Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham),  Badan Legislasi DPR RI, dan Panitia Perancang Undang-Undang Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia menyepakati untuk menyelesaikan 31 RUU Program Legislasi Nasional Prioritas 2019.

“Kita berharap sebelum berakhirnya masa keanggotaan DPR RI yang sekarang, RUU yang disahkan menjadi UU setidak-tidaknya mencapai 50 persen lebih dari program legislasi yang sudah ditetapkan,” kata Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Arif Wibowo dalam rapat kerja dengan Kemenkumham RI, di Gedung DPR RI, Senin (17/6/2019).

Arif mengatakan, Badan Legislasi juga telah menerima usulan dari Komisi I, Komisi VI, dan Komisi IX DPR RI terkait usulan RUU baru di luar Prolegnas RUU Prioritas Tahun 2019, yaitu: Komisi I mengusulkan RUU tentang keamanan laut, Komisi VI mengusulkan RUU Perlindungan Konsumen, dan Komisi IX mengusulkan RUU tentang Pengawasan Ketenagakerjaan.

“Menarik RUU tentang Permusikan dari daftar Prolegnas RUU Prioritas tahun 2019 dan Prolegnas RUU Tahun 2015-2019,” ujarnya

Sementara itu , Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly ketika ditanyakan perihal RUU Sumber Daya Air dalam penyelesaiannya menjadi undang-undang, pihaknya masih menunggu kajian dari Kementerian PUPR.  “Ketika sudah dapat draft RUU maka akan segera diundang-undangkan,” ujar Yasonna

Sebagai informasi, dari 55 Rancangan Undang-Undang Program Legislasi Nasional Tahun 2019, ada 35 RUU disiapkan oleh DPR, 16 RUU disiapkan oleh pemerintah, dan 4 RUU disiapkan oleh DPD. Dan dari perkembangan pencapaian prolegnas RUU Prioritas ada 31 RUU dan 3 RUU kumulatif terbuka.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Karna Brata Lesmana (Kedua dari kanan), pengusaha asal Jakarta yang Mengaku Jadi Korban Pembatalan Sertifikat Lahan Miliknya

Selasa, 23 Juli 2019 - 23:03 WIB

Pengusaha Ini Membantah Pernyataan Yusril

Jakarta - Salah satu penyebab terjadinya masalah pertanahan di Indonesia adalah tak adanya kepastian hukum. Kerap terjadi dalam kasus sengketa lahan, klaim atas bukti kepemilikan yang sah. Jika…

200 anak panti asuhan merayakan Hari Anak Nasional dengan melakukan berbagai hal menarik di Haluun by Haluu.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 22:03 WIB

Keceriaan 200 Anak Panti Rayakan HAN di Baluun By Haluu World

Berbagai aktivitas seru seperti ber-selfie ria di Baluun Exhibition hingga bermain sambil berkenalan dengan teman baru.

Pariwisata di Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (Foto Ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 22:00 WIB

Labuan Bajo NTT Diharapkan Jadi Destinasi Wisata Premium

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berharap Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT) bisa menjadi destinasi ekowisata yang berkelas atau destinasi pariwisata premium.

Mewakili Indonesia Wowbid Hadir di Konfrensi Teknologi Digital Rise 2019 di Hongkong

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:59 WIB

Mewakili Indonesia Wowbid Hadir di Konfrensi Teknologi Digital Rise 2019 di Hongkong

Sebuah konferensi besar di dunia yang didatangi para pelaku bisnis digital dan para startup, RISE 2019 diadakan selama tiga hari di Hong Kong Convention Centre pada tanggal 8 Juli 2019 hingga…

Rosdiana Setyaningrum MPsi, MHPEd, seorang Psikolog anak dan keluarga.(ist)

Selasa, 23 Juli 2019 - 21:50 WIB

Pentingnya Kembangkan Keterampilan Anak Saat SD

Keterampilan bersosialisasi, IQ, dan kreatifitas anak akan selesai di usia 12 tahun.