Janda Korban Kecelakaan Pesawat Tuntut Boeing Sebesar Rp 4 Triliun

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 23 Mei 2019 - 14:29 WIB

Ethiopian Airlines Boeing 737 Max 8
Ethiopian Airlines Boeing 737 Max 8

INDUSTRY.co.id, Jakarta -  Seorang perempuan Prancis yang suaminya meninggal dalam kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan 302 pada Maret 2019 melayangkan gugatan hukum kepada Boeing sebagai produsen pesawat itu. Janda itu menuntut ganti rugi hingga US$ 276 juta (sekitar Rp 4 triliun).

Janda Prancis bernama Nadege Dubois-Seex mengajukan gugatan untuk suaminya, Jonathan Seex, yaitu warga Swedia dan Kenya, serta kepala eksekutif dari Kelompok Perusahaan Tamarind. Gugatan Nadege telah dimasukkan ke pengadilan di Chicago, berdasarkan keterangan pengacaranya, Selasa (21/5).

Kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines yang berjenis Boeing 737 MAX telah menewaskan 157 orang penumpang dan kru. Insiden itu terjadi setelah jatuhnya pesawat jenis sama dari Indonesia yaitu Lion Air 737 MAX pada Oktober 2018 yang menewaskan 189 orang.

Puluhan keluarga di Indonesia telah mengajukan tuntutan kepada Boeing terkait kecelakaan Lion Air.

Dalam gugatan itu, Boeing disebut gagal memberikan informasi secara baik tentang risiko dari perangkat lunak untuk mencegah 737 MAX mengalami kemacetan yang berulang kali menurunkan sensor hidung pesawat karena kesalahan data.

“Kami telah mempelajari bahwa Boeing mengandalkan satu sensor yang sebelumnya telah ditandai oleh lebih dari 200 laporan insiden yang dimasukkan kepada FAA (Administrasi Penerbangan Federal AS),” kata jaksa AS, Nomaan Husain.

Dua juru bicara Boeing di Eropa tidak menjawab permintaan tanggapan terkait gugatan itu.

Boeing sebelumnya menyatakan telah memperbarui piranti lunak 737 MAX dan dalam proses untuk mengajukan rencana pelatihan pilot kepada FAA. Sejauh ini masih belum jelas kapan pesawat 737 MAX menerima persetujuan FAA untuk kembali beroperasi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direksi Duta Pertiwi Nusantara

Selasa, 18 Juni 2019 - 16:40 WIB

Juni 2019, Duta Pertiwi Nusantara Tentukan Besaran Dividen

Jakarta - PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk menyebutkan untuk tahun buku 2018 Perusahaan belum memutuskan berapa jumlah dividen yang akan dibagikan, penentuannya pada saat RUPS bulan Juni 2019.

Plang Duta Pertiwi Nusantara Tbk

Selasa, 18 Juni 2019 - 16:17 WIB

2019, Duta Pertiwi Nusantara Optimis Tumbuh

Jakarta - PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk memproyeksikan Pendapatan Tumbuh mencapai Rp115 miliar dengan laba bersih Rp9 miliar. Pendapatan bersih pada tahun 2018 sebesar Rp 143,38 miliar. Jumlah…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 18 Juni 2019 - 15:05 WIB

Peran Industri Daur Ulang Dorong Limbah Plastik Punya Nilai Tambah

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan nilai tambah terhadap limbah plastik dan kertas melalui peran industri daur ulang atau recycle industry.

Siswa SD yang mendapatkan beasiswa BRI

Selasa, 18 Juni 2019 - 14:25 WIB

Dukung Pemerataan Pendidikan, BRI Gelar Beasiswa Indonesia Cerdas

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus menunjukkan kinerja positif dalam penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli di bidang pendidikan. Sepanjang triwulan…

Banjir Sulteng

Selasa, 18 Juni 2019 - 14:05 WIB

Kementerian PUPR Lakukan Upaya Tanggap Darurat Pascabencana Banjir di Sulawesi Tenggara

Bantuan tanggap darurat disalurkan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya berupa layanan air bersih dan sanitasi, termasuk fasilitas MCK darurat ke lokasi-lokasi pengungsian…