SBY: Partai Demokrat Terima Hasil Pileg 2019

Oleh : Herry Barus | Rabu, 22 Mei 2019 - 10:00 WIB

Ketum Partai Demokrat Bambang Yudhoyono (SBY) (Foto Dok Industry.co.id)
Ketum Partai Demokrat Bambang Yudhoyono (SBY) (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Berkaitan dengan hasil pemilu legislatif, SBY menyatakan meskipun perolehan suara dan kursi Partai Demokrat di parlemen menurun,  Demokrat menerima hasil pileg tahun 2019.

Dalam pesan yang disampaikan melalui tayangan video berdurasi 09.23 menit  Selasa malam (21/5/2019 SBY menyampaikan pula  Partai Demokrat menerima hasil pileg dan rasa syukur atas sikap Prabowo yang akan menempuh jalur konstitusi saat menyampaikan penolakan atas hasil pilpres,

 Video itu dibagikan Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat Imelda Sari kepada wartawan melalui jejaring WhatsApp.

Dia menyampaikan,  Demokrat tetap mewadahi permohonan para caleg yang sudah berjuang dengan gigih, jujur dan taat undang-undang untuk melakukan gugatan ke MK, karena merasa dirugikan di dapilnya masing-masing. Tetapi  hal itu tidak menghalangi sikap Demokrat untuk menerima hasil Pemilu 2019.

"Bersamaan dengan itu Partai Demokrat juga mengucapkan selamat kepada partai-partai politik yang memiliki perolehan kursi di DPR yang lebih banyak dibandingkan Pemilu 2014," jelasnya.

Di bagian akhir videonya, SBY menyampaikan pesan bahwa Demokrat melihat banyak permasalahan yang terjadi dalam Pemilu 2019.

Oleh karena itu dengan niat dan tujuan yang baik serta dilandasi oleh kecintaan kepada demokrasi dan pemilu yang semakin baik, Demokrat akan menuntaskan evaluasi menyeluruh terhadap pemilu 2019.

Hasil evaluasi akan diserahkan kepada negara, pemerintah termasuk lembaga penyelenggara pemilu agar Pemilu 2024 dapat lebih berkualitas dan lebih demokratis serta lebih damai, jujur dan adil.

Hasil evaluasi itu, kata SBY, merupakan pandangan dan saran Demokrat untuk perbaikan dan penyempurnaan Pemilu 2024 mendatang yang mencakup sistem, undang-undang dan aturan pemilu yang lebih tepat, serta pelaksanaan kampanye dan pemungutan suara termasuk penghitungannya yang lebih kredibel, akuntabel, dan transparan.

"Saya berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga situasi aman, damai dan tertib dapat terus dijaga. Meskipun, ruang bagi rakyat untuk menyampaikan pendapat termasuk aksi protes tetap dibuka dan dijamin oleh negara. Kuncinya adalah protes apapun dapat dilakukan secara bertanggung jawab, tertib dan damai,"katanya

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Outlet baru Gulu Gulu Star

Rabu, 16 Oktober 2019 - 21:52 WIB

Sour Sally Group Buka Outlet Gulu Gulu Star di Central Park

Sour Sally Group membuka outlet baru dari Gulu Gulu Star dengan konsep yang lebih besar serta menghadirkan menu yang lebih variatif untuk memanjakan pelangganya. Kali ini Gulu Gulu memilih Central…

Sekretaris Jenderal PUPR Anita Firmanti dengan Vice Chairman China International Development Cooperation Agency (CIDCA) Deng Boqing

Rabu, 16 Oktober 2019 - 21:18 WIB

Pemerintah Gandeng Tiongkok Garap Bendungan di Sulawesi dan Kalimantan

Penandatanganan Exchange of Letter ini merupakan tanda dimulainya kegiatan Engineering Services persiapan pembangunan Bendungan Pelosika di Sulawesi Tenggara dengan dana hibah dari Pemerintah…

Amato Rudolph Kembali Cetak Double Winner di ISSOM 2019

Rabu, 16 Oktober 2019 - 20:00 WIB

Amato Rudolph Kembali Cetak Double Winner di ISSOM 2019

Pembalap Amato belia Amato Rudolph mencetak double winner putaran 5 ISSOM 2019 di Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat Minggu (13/10/2019). Catatan double winner Amato Rudolph, ini…

Kasubdit BUMD Bidang Lembaga Keuangan dan Aneka Usaha Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Bambang Arianto

Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:11 WIB

BUMD Dituntut Untuk Siap Dalam Menghadapi Era Industri 4.0

Dalam menghadapi tantangan di era industri 4.0, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dituntut untuk siap dalam menghadapi berbagai perubahan supaya dapat bersaing dalam dunia usaha yang semakin menggeliat…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Rabu, 16 Oktober 2019 - 19:10 WIB

Pacu Investasi dan Ekspor, Kemenperin Bakal Hapus 18 Regulasi

Kementerian Perindustrian akan menghapus 18 regulasi demi mengantisipasi berlanjutnya perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang diprediksi berdampak pada terjadinya resesi global.…