Bandara Kertajati Bakal Tersambung dengan Kereta Cepat di 2023

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 17 Mei 2019 - 15:53 WIB

Ilustrasi Kereta Cepat (Ist)
Ilustrasi Kereta Cepat (Ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta -  Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memperkirakan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Jawa Barat bisa terhubung Kereta Cepat Jakarta-Bandung pada 2023 mendatang. Perkiraan tersebut dibuatnya dengan memperhitungkan target penyelesaian pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung pada 2021 mendatang.

"Kalau kereta cepat tahap satu (Jakarta-Bandung) bisa selesai 2021, tinggal tambah dua tahun lagi, mungkin 2023 (bisa terhubung ke Bandara Kertajati)," seperti dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (16/5).

Menurut Emil, sapaan akrabnya, rencana pembangunan kereta cepat menuju Bandara Kertajati sudah sempat dibicarakan dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, ia masih enggan memberi rincian lebih jauh soal siapa-siapa saja pihak yang akan terlibat dalam pembangunan kereta cepat ke bandara baru di Provinsi Jawa Barat itu.

Ia hanya mengatakan pembicaraan sementara ini memperkirakan pembangunan kereta cepat ke Bandara Kertajati dari Bandung setidaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp30 triliun. Ia memperkirakan panjang lintasan akan mencapai 60 kilometer (km).

"Tapi kereta cepat kan skemanya b to b (antar perusahaan), dengan pola itu berarti kereta cepat nanti modal terbesarnya dari properti yang dikonversi menjadi modal untuk membangun," ungkapnya.

Sebelumnya, Emil mengatakan pembangunan jalur kereta cepat ke Bandara Kertajati setidaknya bisa menggunakan lahan yang sejajar dengan sejumlah ruas tol yang menghubungkan kawasan Bandung dengan Majalengka. Hal ini sekaligus bertujuan untuk meminimalisir biaya pembebasan lahan dan percepatan waktu pembangunan.

Sementara Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno juga pernah memberi sinyal positif bagi kereta cepat dari Bandung ke Bandara Kertajati. Sebab, ia memang berharap proyek kereta cepat bisa menjangkau lebih banyak daerah.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direksi Duta Pertiwi Nusantara

Selasa, 18 Juni 2019 - 16:40 WIB

Juni 2019, Duta Pertiwi Nusantara Tentukan Besaran Dividen

Jakarta - PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk menyebutkan untuk tahun buku 2018 Perusahaan belum memutuskan berapa jumlah dividen yang akan dibagikan, penentuannya pada saat RUPS bulan Juni 2019.

Plang Duta Pertiwi Nusantara Tbk

Selasa, 18 Juni 2019 - 16:17 WIB

2019, Duta Pertiwi Nusantara Optimis Tumbuh

Jakarta - PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk memproyeksikan Pendapatan Tumbuh mencapai Rp115 miliar dengan laba bersih Rp9 miliar. Pendapatan bersih pada tahun 2018 sebesar Rp 143,38 miliar. Jumlah…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 18 Juni 2019 - 15:05 WIB

Peran Industri Daur Ulang Dorong Limbah Plastik Punya Nilai Tambah

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan nilai tambah terhadap limbah plastik dan kertas melalui peran industri daur ulang atau recycle industry.

Siswa SD yang mendapatkan beasiswa BRI

Selasa, 18 Juni 2019 - 14:25 WIB

Dukung Pemerataan Pendidikan, BRI Gelar Beasiswa Indonesia Cerdas

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus menunjukkan kinerja positif dalam penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli di bidang pendidikan. Sepanjang triwulan…

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Selasa, 18 Juni 2019 - 14:03 WIB

2020, Kementan Fokus Pada SDM dan Infrastruktur Pertanian

Bogor - Kementerian Pertanian (Kementan) akan menfokuskan pada upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pertanian yang berkualitas dan membangun infrastruktur pertanian dalam…