INDUSTRY.co.id - Jakarta, 4 Mei 2019 – Bulan Ramadan kerap disebut sebagai momen pembersihan diri - baik secara rohani, maupun jasmani. Bagaimana tidak, selain untuk ibadah, puasa juga bermanfaat untuk kesehatan karena dapat membantu metabolisme dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Namun untuk meraih manfaat kesehatan selama berpuasa, penerapan pola makan yang sehat dan sesuai kebutuhan menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. Sayangnya masyarakat kerap abai, dan cenderung kurang memperhatikan asupan ketika berpuasa. 

Advertisement

Sebanyak 89% masyarakat Indonesia, bahkan baru merencanakan menu berbuka puasa pada hari itu juga. Memahami kondisi ini, Beko, Europe’s number 1 freestanding home appliances brand,  menghadirkan solusi rumah tangga praktis melalui produk lemari es andalannya, yang bukan hanya mampu menjaga kesegaran bahan makanan lebih lama, tapi juga fleksibilitas lebih dalam penyimpanan.

“Menjaga kondisi kesehatan selama Ramadan menjadi faktor kunci, agar berbagai aktivitas dan ibadah selama bulan suci tetap dapat berjalan lancar dan beriringan. Berbicara tentang kesehatan, pemilihan asupan dan menjaga kualitas bahan makanan menjadi sebuah keharusan. Memantapkan posisinya sebagai healthy living starter, Beko menghadirkan rangkaian produk rumah tangga yang mengedepankan efisiensi dan teknologi terbaik bagi masyarakat Indonesia, salah satunya melalui rangkaian produk lemari es andalan kami,” ujar Ali Cagri Gonculer, Country General Manager Beko Indonesia.

Advertisement

Bukan hanya mutakhir, teknologi yang dihadirkan pada lemari es Beko juga hemat energi dan ramah lingkungan, berkat sistem pendingin ProSmart™ Inventer Compressor yang juga berkerja senyap. Untuk melindungi kandungan vitamin dalam buah dan sayuran dapat tetap terjaga, Beko mengadaptasi kemampuan tumbuhan dalam menghasilkan makanan sendiri, dengan menghadirkan teknologi ActiveFresh BlueLight™ yang membantu menciptakan proses layaknya fotosintesis di dalam lemari es. Sedangkan teknologi Everfresh+ yang ditempatkan pada kompartmen dengan ventilasi khusus, mampu mengurangi kondensasi dan menjaga suhu agar tetap stabil, sehingga buah dan sayuran dapat terjaga kesegarannya lebih lama - bahkan hingga 30 hari bergantung pada jenisnya.

Certified Cullinary Nutrition Expert, Mia Maria menyampaikan pentingnya mengonsumsi variasi makanan segar dan bergizi pada saat sahur dan berbuka puasa. “Untuk mendukung aktivitas selama berpuasa, tubuh membutuhkan asupan yang seimbang, dengan memadukan protein, lemak baik, serat, dan karbohidrat. Perlu diperhatikan, konsumsi makanan saat sahur dan berbuka memiliki fungsi masing-masing. Makan saat sahur akan berpengaruh pada pasokan energi dalam tubuh untuk aktivitas pagi hingga sore hari. Sedangkan saat berbuka, tubuh membutuhkan asupan yang dapat mengembalikan energi untuk disimpan hingga malam hari yang durasinya lebih singkat dibandingkan siang hari.”

Advertisement