BNI Syariah Dukung UMKM Lakukan Green Activity

Oleh : Wiyanto | Selasa, 23 April 2019 - 05:54 WIB

Diskusi hari bumi bersama BNI Syariah
Diskusi hari bumi bersama BNI Syariah

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Dalam mendukung program Pemerintah yaitu SDG’s (Sustainable Development Goals) dan Green Banking, BNI Syariah berupaya untuk mendorong pengusaha UMKM dalam menerapkan green activity.

Salah satu bentuk dukungan terkini adalah pendampingan dan pemberian modal usaha kepada tokoh lingkungan yang telah mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah Tahun 2017 yaitu Karsin. Tokoh lingkungan asal Purbalingga ini mengolah sampah limbah plastik menjadi paving block dengan memberdayakan masyarakat di daerahnya.

Melalui pendampingan usaha, BNI Syariah mendorong usaha Karsin untuk berkembang sampai ‘bankable’, sehingga dapat memperoleh fasilitas pembiayaan dari bank.

Direktur Kepatuhan & Risiko BNI Syariah Tribuana Tunggadewi mengatakan sebagai institusi perbankan syariah yang berlandaskan maqoshid syariah, yakni menjaga agama (hifdz diin), menjaga jiwa (hifdz nafs), menjaga akal (hifdz aql), menjaga keturunan (hifdz nasb), dan menjaga harta (hifdz maal), BNI Syariah berupaya untuk menerapkan ekosistem perbankan yang ramah lingkungan dan ramah bagi iklim. Hal ini sesuai dengan ayat suci Al-Qur’an QS. Al-Araf:7, dimana kita dilarang untuk berbuat kerusakan di muka bumi.

SDG’s (Sustainable Development Goals) merupakan suatu rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan. Hal ini sesuai dengan green banking yang mengharuskan lembaga keuangan untuk selalu memprioritaskan keberlanjutan lingkungan dalam menjalankan usahanya. 

Selain itu, BNI Syariah juga telah berupaya mengurangi limbah plastik dan melakukan pengolahan limbah kertas. Menurut data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton/ tahun dimana sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut.

Pada Senin (22/4) di Walking Drums, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, BNI Syariah menyelenggarakan Hasanah Earth Day 2019 bertepatan dengan Hari Bumi Internasional. Acara dengan tema "We Take our Earth Seriously" ini mengambil isu penggunaan plastik yang bisa berakibat pada kelangsungan ekosistem makhluk hidup baik manusia, hewan dan tumbuhan. Kandungan pada plastik yang sulit dihancurkan akan mengendap dalam tanah dan merusak ekosistem.

Acara peringatan Hari Bumi Internasional ini merupakan kali kedua yang dilakukan BNI Syariah. Kali ini dihadiri oleh Perwakilan UNDP Tony Hutabarat, Anton Sri Probiyantono, Kepala Bagian Hukum dan Kerjasama Teknik Kementrian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan, Lawin Bastian, Direktur Marine WWF Indonesia, Imam Musthofa, Direktur Akses Perbankan Badan Ekonomi Kreatif, Yuke Sri Rahayu, Tokoh Lingkungan Pengolah Limbah Plastik, Karsin dan Corporate Secretary BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari.

Hasanah Earth Day 2019 merupakan bentuk sinergi dengan pemerintah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, regulator, praktisi, penggiat dan tokoh lingkungan.

“Kami berharap semakin banyak masyarakat yang mulai menjadikan eco-life sebagai gaya hidup modern. Melalui kegiatan ini, kami mengajak nasabah untuk dapat berpartisipasi dalam melestarikan lingkungan,” tambah Tribuana Tunggadewi.

Kegiatan Hasanah Earth Day 2019 meliputi gimmick senilai Rp 100 ribu dari BNI Syariah kepada nasabah yang melakukan pembukaan rekening yang dikonversi menjadi donasi berupa uang tunai dan akan diberikan kepada petugas kebersihan di sekitar Kantor Cabang BNI Syariah di seluruh Indonesia, dengan alokasi dana sebesar Rp 800 juta. Selain itu, special gift tumbler untuk 204 nasabah yang melakukan akad pembiayaan konsumer BNI Griya iB Hasanah pada 22 April 2019, serta photo competition yang terbuka bagi pegawai BNI Syariah dan netizen.

Penerapan green banking juga dilakukan oleh manajemen dan pegawai BNI Syariah, dengan membawa tumbler sebagai kebiasaan yang Hasanah dalam bekerja, baik saat meeting di dalam dan luar kantor.

“Kami juga telah melakukan pengolahan limbah kertas kantor yang digunakan untuk membiayai kegiatan pemberdayaan anak - anak jalanan dan dhuafa”, tutup Tribuana Tunggadewi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Anita , Mengembalikan Kejayaan Musik Mandarin di Indonesia

Sabtu, 20 Juli 2019 - 21:00 WIB

Anita , Mengembalikan Kejayaan Musik Mandarin di Indonesia

Jika menyimak tren yang ada, saat ini Indonesia sedang dilanda demam artis, musik dan drama Korea. Para promotor musik di Indonesia berlomba mendatangkan penyayi Korea yang sedang digandrungi…

Peresmian Pabrik PT Pegatron Technology Indonesia

Sabtu, 20 Juli 2019 - 18:05 WIB

Menperin Apresiasi Investasi Pegatron di Batam

Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi terhadap realisisasi investasi dari Pegatron selaku perusahaan teknologi asal Taiwan, yang secara resmi telah mengoperasikan pabriknya di Batam,…

Lion Air (Ist)

Sabtu, 20 Juli 2019 - 18:00 WIB

Lion Air Ajak Turis Milenial Lebih Luas Eksplorasi Destinasi Unggulan

Sulawesi Selatan (Sulsel) berlokasi strategis telah menyimpan tujuan wisata memukau, asyik dan keren. Spot popular antara lain Pantai Losari dan Trans Studio Makassar.

DFSK Glory 560

Sabtu, 20 Juli 2019 - 17:48 WIB

Mudahkan Pengunjung Miliki Kendaraan, DFSK Hadirkan Program Leasing

DFSK turut meramaikan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 dengan menampilkan seluruh jajaran kendaraannya lengkap lengkap beserta program penjualan yang menguntungkan bagi…

Bendungan Sei Gong

Sabtu, 20 Juli 2019 - 17:33 WIB

Bendungan Sei Gong Mulai Diisi Untuk Pasok Air Baku Kota Batam

Bendungan yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut dibangun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan air baku yang mendesak, baik untuk domestik maupun industri di…