Dukung Industri Logistik, Delapan Proyek Kereta Api Masih Menantikan Inestor Bergabung

Oleh : Herry Barus | Kamis, 21 Maret 2019 - 11:00 WIB

Kereta Api Barang (Ist)
Kereta Api Barang (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menawarkan investasi sebanyak delapan proyek kereta api kepada BUMN atau swasta dalam dan luar negeri.

Kepala Subdirektorat Lalu Lintas Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Yudi Karyanto dalam Indonesia Railway Conference di Jakarta, Rabu (20/3/2019) mengatakan investasi itu dibutuhkan untuk mengurangi beban APBN mengingat porsinya kini hanya 36 persen dibandingkan swasta 64 persen.

"Semua investor boleh, karena undang-undang kita memperbolehkan untuk itu, dengan skema konsesi, termasuk asing. Rute Makassar-Parepare itu kan asing, tapi harus punya kerja sama dengan lokal," katanya.

Delapan proyek tersebut adalah peningkatan kapasitas KA untuk batubara lintas Lahat-Tarahan, KA perkotaan Makassar-Marros-Sungguminasa-Takalar (Maminasata), KA perkotaan Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang), dan pengembangan jaringan KA Tanjung-Banjarmasin.

Lalu, pengembangan KA Bandara Kertajati, KA perkotaan Bandung City Tailroad, LRT Cibubur-Bogor, dan peningkatan kapasitas Cibungur-Tanjungrasa Line Shortcut.

Yudi mencontohkan kebutuhan pembiayaan LRT Cibubur-Bogor mencapai Rp5,17 triliun, Lahat-Tarahan Rp107 triliun, Tanjung-Banjarmasin Rp16 triliun, Maminasata Rp12 triliun, dan LRT Mebidang 1,5 miliar dolar AS.

"Untuk itu, kami mengundang investor yang mempunyai big money untuk investasi skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) atau kerja sama pemerintah dan swasta (KPS)," katanya.

Dia berharap proyek-proyek KA itu akan meningkatkan kapasitas sekaligus perpindahan pengangkutan baik penumpang maupun barang ke moda kereta api mengingat saat ini porsi pengangkutan penumpang dengan KA baru tujuh persen dan barang hanya 0,63 persen.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Obat Kloroquin (foto - Antara)

Senin, 01 Juni 2020 - 19:52 WIB

Sudah Dilarang WHO, Anggota DPR Ini Pertanyakan Alasan Pemerintah yang Masih Menggunakan Klorokuin untuk Obati Pasien Covid-19

Anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi mempertanyakan alasan Pemerintah yang masih menggunakan obat Klorokuin dalam pengobatan pasien terinfeksi virus Corona (Covid-19).

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Haryadi Sukamdani (ist)

Senin, 01 Juni 2020 - 18:30 WIB

Pengusaha Menjerit 'Enggak Kuat', Apindo Desak Pemerintah Turunkan Harga BBM, Listrik & Gas untuk Industri

Pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengusulkan pemerintah agar menurunkan harga BBM industri, listrik dan gas yang dibebankan kepada dunia usaha.

Bersama Komunitas Sepeda Merauke, Danrem 174/ATW Sosialisasi New Normal

Senin, 01 Juni 2020 - 18:00 WIB

Bersama Komunitas Sepeda Merauke, Danrem 174/ATW Sosialisasi New Normal

Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap (Danrem 174/ATW) Merauke Kolonel Inf Bangun Nawoko mensosialisasikan “New Normal” bersama Komunitas Road Bike Kabupaten Merauke dengan menikmati keindahan…

Leonard Tupamahu Bali United FC

Senin, 01 Juni 2020 - 17:00 WIB

Leonard Tupamahu Berharap Putrinya Jadi Atlet

Leonard Tupamahu, salah satu pemain belakang senior berkualitas milik Bali United adalah salah satu dari sekian banyak pemain yang sudah merasakan berbagai tim di Indonesia. Sepanjang kariernya,…

Marc Anthony Klok

Senin, 01 Juni 2020 - 17:00 WIB

Nomor 10 Idola Marc Anthony Klok

Bagi seorang pesepakbola, nomor punggung adalah sesuatu hal yang cukup penting. Karena dari nomor tersebut seorang pemain terkadang semakin dikenal dan bisa menjadi identitas bagi mereka.