MICE Jadi Ungguan Zona Wisata Kabupaten Bantul DIY

Oleh : Herry Barus | Minggu, 26 Februari 2017 - 15:38 WIB

Yogyakarta. (John Eik III/Getty Images)
Yogyakarta. (John Eik III/Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Bantul- Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah memetakan lima zona unggulan sektor pariwisata daerah dengan mengoptimalkan potensi wisata yang ada di masing-masing kawasan.

"Semua zona diupayakan bisa memiliki daya tarik bagi wisatawan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata," kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul Supriyanto di Bantul, Jumat (24/2/2017)

Menurut dia, lima zona unggulan pariwisata di Bantul sesuai dengan Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (Ripparda) yaitu zona selatan objek yang diunggulkan yakni sepanjang pantai selatan, zona timur wisata perbukitan.

Kemudian zona barat pariwisata alam dan sejarah, sementara zona timur untuk aktivitas pertemuan dan pameran yakni Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE), sedangkan zona tengah untuk sektor industri kerajinan.

Supri mengatakan, dengan pemetaan zona tersebut harapannya mampu mendapatkan prioritas dana pembangunan pariwisata daerah mengingat sektor pariwisata merupakan salah satu dari prioritas pembangunan nasional.

Sementara itu, anggota DPRD Bantul Setiya kepada awak media mengatakan, bersama instansi terkait yakni Dinas Pariwisata, dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) telah melakukan konsultasi terkait pengembangan potensi pariwisata Bantul.

"Salah satu potensi pengembangan pariwisata adalah dukungan pendanaan dari pemerintah pusat. Bantul belum pernah mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pariwisata, padahal daerah lain pernah diberi," katanya.

Menurut dia, belum adanya DAK untuk pariwisata Bantul karena Pemkab melalui instansi terkait selama ini belum pernah mengajukan ke pemerintah pusat. Padahal jika dilihat dari sektor pariwisata, Bantul punya potensi besar.

"Apalagi Bantul punya organisasi perangkat daerah (OPD) yang khusus mengurusi urusan pariwisata, yakni Dinas Pariwisata. Ini potensi besar yang diharapkan mampu diraih Bantul melalui Dinas Pariwisata," katanya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), di Gramedia Matraman, Sabtu (20/4/2019)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:10 WIB

Hari Perlindungan Konsumen, Sektor Properti Paling Banyak Diadukan Konsumen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) memperingati hari ulang tahun ke 20 tahun Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Dalam peringatan tersebut, pihaknya menyebut bahwa sektor perumahan…