Kuartal I 2019, PPnBM Kapal Yacht Bakal Dihapus

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 04 Februari 2019 - 11:06 WIB

Kapal Pesiar
Kapal Pesiar

INDUSTRY.co.id, Jakarta -  Pemerintah menargetkan aturan penghapusan Pajak Penjualan atas Barang Mewah atau PPnBM untuk kapal laut mewah jenis yacht bisa rampung di Kuartal I-2019. Itu ditujukan, agar registrasi pembelian kapal mewah tidak lagi dilakukan di luar negeri, melainkan bisa langsung dilakukan di Indonesia.

Nantinya, aturan tersebut akan berbentuk Peraturan Pemerintah yang merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 145 Tahun 2000 tentang Kelompok Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah yang Dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah. Aturan tersebut, pada dasarnya telah direvisi sebanyak tujuh kali oleh pemerintah.

Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Rofyanto Kurniawan menjelaskan, dengan diterbitkan segera PP tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan negara dari kegiatan usaha kapal yacht.

Sebab, selama ini, diketahui para pelaku usaha kapal yacht yang berusaha di Indonesia lebih memilih mendaftarkan kapalnya di Singapura, lantaran PPnBM di Indonesia untuk kegiatan usaha tersebut sebesar 75 persen, sehingga dianggap berat bagi pelaku usaha tersebut.

"Ya, nanti dampaknya diharapkan akan bisa meningkatkan industri pariwisata lah yah. Nanti, intinya orang-orang yang sebelumnya belum register, akan register. Nah, otomatis kalau mereka register akan bayar PPN (Pajak Pertambahan Nilai) nya," kata dia belum lama ini.

Jadikan, mungkin sekarang enggak registerkan karena PPnBM-nya itu tinggi, 75 persen. Itu kalau mungkin di ini (di hapuskan), dan kemudian mereka registerkan, otomotis mereka akan bayar PPN nya. PPN ya 10 persen," tambah dia.

Meski begitu, dia mengatakan, BKF sendiri belum dapat menjabarkan secara rinci bagaimana dampak penghapusan PPnBM kapal yacht tersebut bagi pendapatan negara maupun peningkatan kegiatan usaha kapal yacht di Indonesia. Namun dipastikannya pendapatan negara tidak akan turun signifikan dari penghapusan aturan itu.

"Sebenarnya, kalau PPnBM kan yang masuk enggak terlalu signifikan. Datanya saya enggak ingat. Cuma intinya, artinya semakin banyak orang tertarik untuk kerja di bisnis pariwisata ini. Dari Kementerian Pariwisata sih bilang, akan ada peningkatan yang cukup signifikan kajian mereka," ungkap Rofyanto.

Di samping itu, dia memastikan, revisi PP tersebut tentu tidak akan ditujukan bagi penghapusan PPnBM kapal yacht saja, melainkan untuk barang lain. Namun demkian, kata dia, untuk barang mewah lainnya masih dalam tahap kajian mendalam sedangkan untuk kapal yacht sudah dapat segera di implementasikan untuk dihapuskan.

"Sekarang, kita fokus yang bisa jalan dulu, artinya yang segera kita selesaikan ya selesaikan, yang masih perlu proses masih akan menyusul. Ya, kita pengennya secepat mungkin, ya Kuartal I ini lah. PP ini untuk segmen yang ini, yang berikutnya untuk segmen selanjutnya," papar dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Gunung Agung Bali (Foto Ist)

Minggu, 21 April 2019 - 12:00 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter…

Mentan Amran Sulaiman di peternakan ayam

Minggu, 21 April 2019 - 09:20 WIB

Sepuluh Alasan Jangan Remehkan Pertanian

Jakarta - Sektor pertanian di era digitalisasi semakin menarik dan digeluti banyak generasi muda. Era ini makin membuktikan bahwa pertanian tak lagi bisa diremehkan. Apalagi, digitalisasi dan…

Dirjen Hortikultura Suwandi. Sesama petani sayuran organik

Minggu, 21 April 2019 - 08:39 WIB

Kementan Genjot Pengembangan Sentra Sayuran Organik di Karanganyar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot berbagai daerah agar menjadi sentra produksi sayuran organik, salah satunya sentra sayuran organik di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Hal…

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019

Sabtu, 20 April 2019 - 21:31 WIB

TOTAL Kembali Gelar Lomba Pasang Jok Paten di IIMS 2019

TOTAL Synthetic Leather kembali menggelar kembali ajang kreativitas di bidang pemasangan jok mobil sekaligus mengumumkan kehadirannya di ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS)…

The Museum of Innocence Turki (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 April 2019 - 21:00 WIB

Destinasi Wisata Wajib Dikunjungi Para Kutu Buku di Hari Buku Dunia

Buku dapat membawa Anda ke tempat-tempat yang baru dan menarik, bahkan dunia yang sama sekali baru. Di Hari Buku Dunia (World Book Day, 23 Maret 2019) kali ini, Agoda akan membawa Anda dalam…