Menteri Rini Dorong Yodya Karya Optimalkan Aset Perusahaan dan Terus Tumbuh

Oleh : Herry Barus | Selasa, 15 Januari 2019 - 19:00 WIB

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUN))
Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUN))

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Di tengah pesatnya persaingan usaha, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno mendorong PT Yodya Karya (Persero) untuk terus meningkatkan kinerja keuangan dan pertumbuhan perusahaan. Hal ini diungkapkan Menteri Rini saat mengadiri acara peresmian gedung milik PT Yodya  Karya di Jakarta pada Selasa (15/01/2019).

“Saya terus mendorong agar Yodya Karya terus mengoptimalkan perannya dibidang pengawasan proyek-proyek dan design untuk bisa mendorong pertumbuhan kinerja keuangan perseroan. Saat ini kinerja keungan perseroan terus tumbuh, yang tentunya ini sebuah pencapaian yang terus didorong. Apresiasi saya kepada manajemen perseroan, semoga terus tumbuh“ ungkap Menteri Rini.

Menurut Rini, pertumbuhan kinerja perusahaan juga tidak terlepas dari sinergi antar BUMN. Oleh karena itu, Ia mendorong BUMN-BUMN untuk terus bersinergi terutama mendorong peran BUMN-BUMN besar dalam membantu BUMN-BUMN kecil.

“ Gedung ini merupakan sebuah karya yang membanggakan dan juga hasil sinergi antar BUMN. Terima kasih kepada BUMN-BUMN yang usah bersinergi, yaitu Bank Tabungan Negara yang mendukung pendanaan serta dan PT Wijaya Karya sebagai Kontraktor Pembangunan,” tegas Rini.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Yodya Karya (Persero), Thomas Pangaribuan mengatakan, saat ini total aset perseroan tercatat sebesar Rp 565 Miliar atau mengalami peningkatan 5x dalam kurun waktu lima tahun. Sementara Laba perseroan tercatat sebesar Rp 50 Miliar atau mengalami peningkatan dari sebelumnya Rp 37 Miliar di 2017.

“Terima kasih kepada Menteri BUMN yang terus mendorong kami untuk mengoptimalkan aset-aset yang tidak produktif sehingga kami bisa membangun Gedung PT. Yodya Karya (Persero). Terima kasih juga kepada Bank BTN yang sudah mendukung pendanaan bagi kami serta PT Waskita Karya sebagai kontraktor yang membangun gedung ini,” ungkap Thomas.

Menurutnya, dengan berdirinya Gedung Yodya Tower ini merupakan catatan atas karya nyata PT. Yodya Karya (Persero) dalam perjalanan panjang berkiprah di dunia konstruksi, terdapat pembelajaran yang sangat berguna pada generasi penerus PT. Yodya Karya (Persero) khususnya pada para millenials di dunia jasa konsultan nasional, dapat menjadi inspirasi dan motivasi dalam karya-karya monumental sebagai saksi sejarah sehingga dapat memacu semangat membangun dimana pada akhirnya akan dapat memberikan sumbangsih bagi Peningkatan Aset Perusahaan

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rizal Ramli (dok RMOL)

Kamis, 25 April 2019 - 23:23 WIB

Rizal Ramli: Target Ekonomi Tahun 2020 Mediocre, Ngapain Jadi Presiden Lagi?

Target pertumbuhan ekonomi yang dipatok pemerintah Jokowi sebesar 5,3-5,6% untuk tahun 2020 sangat mengecewakan. Karena, angka itu nyaris sama dengan kinerjanya selama 4,5 tahun terakhir yang…

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan I Ketut Diarmita Kordinasi perunggasan

Kamis, 25 April 2019 - 23:08 WIB

Kementan Lakukan Koordinasi Bahas Strategi dan Kebijakan Perunggasan Nasional

Depok, Kementan terus lakukan koordinasi bahas Strategi kebijakan mendukung usaha perunggasan nasional, sejak diberlakukannya Permentan Nomor 32 tahun 2017 tentang Penyediaan, Peredaran, dan…

 Lokasi pameran rangkaian sepeda motor Harley-Davidson dalam ajang IIMS 2019

Kamis, 25 April 2019 - 21:42 WIB

Ini Dia Deretan Motor Unggulan Harley Davidson di IIMS 2019

Harley-Davidson Motor Company kembali berpartisipasi dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019. Ini merupakan keikutsertaannya yang kedua dalam dua tahun berturut-turut.

Ilustrasi transaksi bawang putih di pasar. (Foto: Halo Malang)

Kamis, 25 April 2019 - 21:24 WIB

Kemendag Izinkan Delapan Perusahaan Impor Bawang Putih

Kementerian Perdagangan mengeluarkan surat persetujuan impor bawang putih untuk delapan perusahaan seiring melonjaknya harga bawang putih dalam beberapa pekan terakhir ini.

Kapal yang terbakar

Kamis, 25 April 2019 - 19:14 WIB

Kapal MOS Meledak, Kemnaker Tuntut Bayar Hak Korban

Jakarta - Pengawas Ketenagakerjaan masih Selidiki Kecelakaan Kerja di Karimun Kepri, akibat terbakarnya kapal yang terjadi di PT Multi Ocean Shipyard (MOS), Karimun, Kepulauan Riau.