- AKGTK adalah asesmen kompetensi untuk guru dan tenaga kependidikan madrasah yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan Islam.
- Pelaksanaan AKGTK 2026 berlangsung secara daring pada 5–9 Oktober 2026, diikuti 283.940 peserta di seluruh Indonesia.
- Hasil AKGTK digunakan sebagai dasar penyusunan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) untuk meningkatkan kompetensi guru dan kualitas madrasah.
AKGTK atau Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan adalah program penilaian terstandar yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) untuk mengukur kemampuan pedagogik, profesional, manajerial, hingga kepemimpinan pendidik dan tenaga kependidikan madrasah. Program ini menjadi agenda strategis Kemenag untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah, dengan pelaksanaan AKGTK 2026 dijadwalkan pada 5–9 Oktober 2026 dan diikuti oleh 283.940 guru dan tenaga kependidikan madrasah di seluruh Indonesia.
Apa Itu AKGTK dan Mengapa Penting?
AKGTK merupakan instrumen penilaian komprehensif yang dirancang untuk mendiagnosis kelebihan serta kelemahan kompetensi pedagogik dan profesional guru dan tenaga kependidikan (GTK) di lingkungan madrasah. Penilaian ini dilakukan secara berkala sesuai amanat Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru. Tujuannya adalah memastikan mutu dan kualitas layanan pendidikan Islam di Indonesia terus meningkat seiring perkembangan zaman dan teknologi.
Program ini bukan sekadar ujian biasa, melainkan instrumen strategis untuk memetakan penguasaan kompetensi pedagogik dan profesional GTK madrasah secara sistematis. Hasil asesmen nantinya menjadi data penting yang digunakan untuk menyusun kebijakan peningkatan kompetensi guru dan kualitas madrasah secara berkelanjutan.
Pada tahun 2026, pelaksanaan AKGTK menjadi sarana penting untuk memetakan sekaligus memperkuat kompetensi sumber daya manusia madrasah, dengan harapan melahirkan gambaran kompetensi yang menjadi dasar peningkatan kualitas pendidikan. Sebanyak 283.940 guru dan tenaga kependidikan madrasah di seluruh Indonesia akan mengikuti asesmen ini.
Fungsi Utama dan Manfaat AKGTK
Fungsi utama AKGTK adalah sebagai alat ukur yang objektif untuk menilai kompetensi guru, kepala madrasah, pengawas, serta tenaga perpustakaan dan laboratorium madrasah. Hasil dari asesmen ini tidak digunakan untuk kelulusan, melainkan sebagai peta profil kompetensi individu. Ini membantu guru dan tenaga kependidikan untuk merefleksikan diri serta memprioritaskan upaya peningkatan kompetensi secara mandiri.
Bagi madrasah, hasil AKGTK membantu pengelola untuk mengetahui peta kompetensi guru dan menyusun rencana pengembangan madrasah, khususnya dalam meningkatkan sumber daya manusia. Sementara itu, bagi Kemenag di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi, data ini menjadi dasar penyusunan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang tepat sasaran.
- Peningkatan Kualitas Pengajaran: Guru dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam metode pengajaran mereka.
- Pengembangan Profesional: AKGTK memberikan kesempatan pengembangan diri melalui pelatihan dan workshop yang disediakan.
- Peningkatan Motivasi: Guru yang merasa dihargai dan diberikan kesempatan berkembang akan lebih termotivasi.
- Manfaat bagi Siswa: Peningkatan kompetensi guru berdampak pada pengalaman belajar siswa yang lebih baik.
- Evaluasi dan Feedback: Program ini menyediakan feedback konstruktif bagi guru untuk terus memperbaiki diri.
Panduan Login dan Persiapan AKGTK 2026
Pelaksanaan AKGTK 2026 dilakukan secara daring dan fleksibel dari lokasi masing-masing peserta, baik di madrasah maupun dari rumah. Jadwal asesmen disesuaikan dengan mata pelajaran dan tercantum dalam akun setiap peserta. Untuk memastikan kelancaran, beberapa persiapan teknis perlu kalian perhatikan.
Pertama, pastikan akun AKGTK kalian sudah terdaftar aktif di aplikasi EMIS GTK. Kalian bisa mengecek informasi akun, username, dan password AKGTK melalui portal EMIS GTK pada navigasi menu Diklat > PKB > Akun AKGTK. Uji coba login biasanya dijadwalkan beberapa hari sebelum pelaksanaan untuk memastikan akses.
- Pendidikan Minimal D4/S1: Pastikan kalian memenuhi kualifikasi pendidikan ini.
- Terdaftar Aktif di EMISGTK: Ini adalah syarat wajib untuk mengikuti AKGTK 2026.
- Instalasi Safe Exam Browser (SEB): Peserta wajib memasang SEB pada komputer yang akan digunakan. Panduan instalasi tersedia melalui tautan khusus yang biasanya dibagikan Kemenag.
- Spesifikasi Perangkat: Siapkan laptop/PC dengan ukuran layar minimal 12 inci, resolusi minimal 1024x768 piksel, prosesor Dual Core 1.6 GHz, RAM minimal 4 GB, dan sisa harddisk minimal 10 GB. Pastikan sistem operasi Windows 10/11 atau MacOS (versi 11 s.d. 15 / 26) terpasang.
- Koneksi Internet Stabil: Koneksi internet yang baik sangat krusial selama asesmen berlangsung.
- Cek Jadwal dan Sesi Ujian: Setiap pendidik dan tenaga kependidikan disarankan memeriksa jadwal pasti, lokasi, dan sesi ujian pada kartu akun EMIS GTK masing-masing. Pelaksanaan AKGTK 2026 berlangsung serentak pada 5–9 Oktober 2026.
- Exam Password: Siapkan exam password sesuai ketentuan pada aplikasi, biasanya "akg".
Baca Juga: KEK Kendal Gandeng 54 SMK dan 17 Perguruan Tinggi, Siapkan SDM Industri Berteknologi Tinggi
Dampak dan Outlook Masa Depan
Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan rutin tahunan, tetapi juga pijakan reflektif untuk meningkatkan mutu dan daya saing guru madrasah secara berkelanjutan. Kemenag memiliki visi besar untuk membawa madrasah sebagai lembaga pendidikan yang maju dan mendunia, dan peningkatan kompetensi guru adalah bagian fundamental dari cita-cita tersebut. Dengan data yang akurat dari AKGTK, pemerintah dapat merumuskan peta mutu pendidikan madrasah yang komprehensif.
Data hasil asesmen ini akan menjadi landasan dalam menentukan arah kebijakan pembinaan, serta menyusun program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) yang tepat sasaran bagi para guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia. Transformasi digital Kemenag melalui asesmen berbasis digital ini diharapkan mendukung tata kelola pendidikan yang lebih efektif dan menghasilkan data kompetensi yang presisi. Dengan demikian, AKGTK berkontribusi langsung terhadap upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
AKGTK Madrasah adalah asesmen yang diselenggarakan oleh Kemenag untuk mengukur kemampuan pedagogik dan profesional guru serta tenaga kependidikan madrasah.
Guru madrasah, kepala madrasah, pengawas madrasah, tenaga perpustakaan, dan tenaga laboratorium madrasah yang terdaftar aktif di EMISGTK wajib mengikutinya.
Pelaksanaan AKGTK 2026 dijadwalkan pada 5–9 Oktober 2026 secara daring.
Hasil AKGTK menjadi bahan refleksi diri bagi guru untuk meningkatkan kemampuan pedagogik dan profesionalisme mereka.
Kalian bisa mengecek akun melalui portal EMIS GTK pada menu Diklat > PKB > Akun AKGTK untuk melihat username, password, dan jadwal.
- Pentingnya AKGTK: AKGTK adalah asesmen krusial dari Kemenag untuk memetakan dan meningkatkan kompetensi guru serta tenaga kependidikan madrasah.
- Fokus Peningkatan Mutu: Hasil asesmen ini berfungsi sebagai dasar penyusunan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) untuk kualitas pendidikan yang lebih baik.
- Persiapan Matang Diperlukan: Pastikan kalian memenuhi syarat, menyiapkan perangkat, dan memahami panduan login untuk kelancaran pelaksanaan AKGTK 2026.