SPAM Metropolitan Bandung Raya Wilayah Selatan Diresmikan

Oleh : Hariyanto | Sabtu, 12 Januari 2019 - 19:10 WIB

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyelesaikan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Metropolitan Bandung Raya Wilayah Selatan Tahap I. 

Peresmian beroperasinya SPAM Regional tersebut dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi oleh Bupati Bandung Dadang M Naser, Ketua Badan Peningkatan Penyelenggaraan SPAM (BPPSPAM) Bambang Sudiatmo dan Kepala Pusat Air Tanah dan Air Baku Amir Hamzah, di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Kamis (10/1/2019).

Gubernur Ridwan Kamil, memberikan apresiasi kepada berbagai pihak terkait yang turut mendukung pembangunan SPAM Regional Metropolitan Bandung Raya. Kapasitas SPAM sebesar 700 liter/detik, namun untuk Tahap I baru digunakan 350 liter/detik untuk melayani kebutuhan air minum Kota Bandung sebesar 200 liter/detik untuk 16.000 Sambungan Rumah atau sekitar 80 ribu jiwa dan melayani Kabupaten Bandung dengan kapasitas 150 liter/detik untuk 12.000 SR atau sekitar 60 ribu jiwa.  

“SPAM ini menggunakan teknologi terbaru namanya SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition), di mana pengolahannya tidak seperti yang dulu yakni outdoor, namun sekarang sudah indoor, computerized, dan otomatis," paparnya. 

Teknologi SCADA memiliki keunggulan hemat energi karena sistem distribusi secara gravitasi dan adanya pengolahan dan daur ulang air buangan dari IPA, domestic dan air hujan. Terdapat ruang control untuk memonitor seluruh instalasi air yang ada di SPAM tersebut.

Ketua BPPSPAM Bambang Sudiatmo menjelaskan total investasi pembanguann SPAM Regional Metropolitan Bandung Raya Wilayah Selatan Tahap 1 sebesar Rp 253 miliar yang terdiri dari dana APBN di Kementerian PUPR sebesar Rp 58 miliar dan APBD Provinsi Jabar sebesar RP 195 miliar. 

Dukungan anggaran Rp 58 miliar terdiri dari Rp 19 miliar dari Ditjen Sumber Daya Air (SDA) yang digunakan untuk pembangunan unit air baku berupa pembangunan bak pra sedimentasi berkapasitas 700 liter/detik, jaringan pipa transmisi air baku sepanjang 3 Km. 

Kemudian pembangunan unit produksi berupa instalasi pengolahan air minum kapasitas 350 liter/detik, reservoir air bersih berkapasitas 6.000 m3 dan bangunan operasi SCADA dengan anggaran Rp 40 miliar melalui Ditjen Cipta Karya. Sementara Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun jaringan pipa distribusi utama sepanjang 33 Km dengan biaya investasi Rp 195 miliar.  

SPAM Regional Metropolitan Bandung Raya akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jabar yakni PT. Tirta Gemah Ripah dimana hasil pengolahan air minum akan dibeli oleh PDAM Tirta Wening Kota Bandung dan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung untuk selanjutnya disitribusikan kepada para pelanggan.  

Pembangunan SPAM Regional menjadi pilihan karena ketersediaan air baku untuk air minum yang tidak merata antar wilayah. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten, Kota dan Provinsi membentuk sistem SPAM untuk memanfaatkan sumber air baku secara bersama. Manfaatnya lebih efisien dalam pembiayaan investasi dan operasional, peningkatan kerja operator, peningkatan skala ekonomi sehingga merangsang masuknya sumber pembiayaan dari swasta.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Desa Wisata

Minggu, 16 Juni 2019 - 12:30 WIB

Kemenpar Gandeng Udinus Latih Warga Temanggung Majukan Desa Wisata

Kementerian Pariwisata dan Universitas Dian Nuswantara Semarang memberikan pelatihan memajukan potensi daerah sebagai desa wisata baru pada warga Kelurahan Walitelon Utara Kecamatan Temanggung,…

Neta S Pane, IPW (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 16 Juni 2019 - 11:56 WIB

Lima Alasan IPW Desak Polri Segera Menahan Komjen Purn Sofyan Jacob

Ind Police Watch (IPW) mendesak Polri segera menahan Sofyan Jacob. Jika Sofyan tidak hadir, Polri harus melakukan upaya jemput paksa dan segera menjebloskannya ke tahanan.

Harry Hikmat Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 16 Juni 2019 - 11:45 WIB

Korban Bencana Alam Yang Jatuh Miskin Berpeluang Dapat PKH

Korban bencana alam yang jatuh miskin berpeluang menjadi penerima program keluarga harapan (PKH) baru . Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI Harry Hikmat menjelaskan korban bencana…

Shabrina Evaswantry Binti Novizar Swantry ( Nana) (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 16 Juni 2019 - 11:36 WIB

Surat-Surat Wasiat Mendiang Nana ( Obituari Penderita Kanker)

“ For Everyone. PS : Sayang, tolong dibacakan setelah kuburku ditutup. Bacakan dengan ikhlas dan penuh syukur. Dont be sad,” itu tulisan pengantar dari surat “wasiat” almarhumah Shabrina…

Festival cabai

Minggu, 16 Juni 2019 - 11:19 WIB

Menduniakan Cabai Melalui Festival Cabai

Tangerang - Pada perayaan acara Pehcun atau lomba perahu naga di Tangerang 15-16 Juni ini Kementerian Pertanian yang bekerja sama dengan Museum Tanah dan Pertanian Bogor dan Museum Benteng Heritage…