Sekretaris Deputi Pengembangan Pemuda Buka Konfercab PMII Tanggerang

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 29 Desember 2018 - 14:01 WIB

Konfercab PMII Tanggerang
Konfercab PMII Tanggerang

INDUSTRY.co.id -

Tangerang - Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tangerang menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-II di Auditorium Kampus Stisnu Kota Tangerang dengan mengusung tema "Reposisi Arah Gerak PMII dalam membangun daerah".

Konfercab dilaksanakan pada Hari Jum'at tanggal 28 Desember 2018 hingga 2 hari ke depan.

Ketua Cabang PMII Tangerang Idrus Maulana Yusuf mengatakan konferensi cabang kali ini dijadikan momentum untuk memperkuat kembali penataan Organisasi, sebagai wadah konsolidasi pengurus di semua tingkatan.

Lanjut, Ketua IKA PMII Tangerang Yusa Al-Masi menambahkan, selain memilih Ketua, Konfercab kali ini akan merekomendasikan beberapa pesoalan internal Organisasi dan menyusun agenda program satu tahun kedepan yang lebih efektif dalam penataan kaderisasi, khususnya yang terkait dengan sistem pengkaderan di wilayah Tangerang.

Dikatakannya, saat ini cukup banyak kader PMII yang menempati pos pos penting di birokasi dan parlemen.

"Kita ingin kelak ada sinergi yang berkesinambungan antara kita dengan kader-kader senior yang sudah menjadi pemimpin. Tentu saja itu semua demi kemajuan organisasi," jelasnya.

Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI Hadir dan Membuka acara secara Resmi tanda dimulainya konferensi.

Amar Ahmad dalam sambutannya menyampaikan pemikiran-pemikirannya buat kader-kader PMII Tangerang agar lebih responsif dalam menghadapi tantangan zaman.

"PMII harus mampu mensinergikan potensi seluruh masyarakat agar ideologi Ahlusunnah wal Jamaah tetap berada di hati anak bangsa Indonesia. PMII adalah organisasi yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama. Jadilah Islam yang Ramah bukan Islam yang marah." Ungkapnya.

Sesdep Bidang Pengembangan Pemuda Amar Ahmad menghimbau agar PMII Tangerang Harus terus mampu menempatkan perannya di semua element masyarakat sebagai Suri Tauladan. Khususnya di Tangerang ini PMII harus menjadi Garda terdepan yang mengawal pemerintah untuk ikut serta mensejahterakan Masyarakat/anak bangsa. membuat lembaga Kajian, membuat posko posko kemanusiaan/kepedulian, kalau Bisa PMII Road Show ke Pelosok-Pelosok Tangerang untuk memberikan Sekolah Kebangsaan, mensosialisasikan Gerakan anti Narkoba, Cinta Tanah Air (Hubbul Wathon)/NKRI, menangkal paham-paham radikalisme yang beredar di masyarakat.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 18 Juli 2019 - 08:07 WIB

Semester I 2019, KUR BRI Diakses 2,3 Juta Nasabah

Jakarta – PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus mengucurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendorong pemberdayaan pelaku UMKM di Indonesia. Selama periode Januari hingga Juni 2019,…

PT Pupuk Kujang Bangun Pabrik CO2 Cair di Cikampek

Kamis, 18 Juli 2019 - 08:00 WIB

PT Pupuk Kujang Bangun Pabrik CO2 Cair di Cikampek

PT Pupuk Kujang sebagai anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero) mengembangkan usaha dan bisnisnya dengan membangun pabrik CO2 di Cikampek, Jawa Barat. Dengan menggandeng PT Rekayasa…

Waskita (ist)

Kamis, 18 Juli 2019 - 07:13 WIB

Cegah Korupsi, Waskita Karya Wajibkan Kepala Proyek Lapor LHKPN ke KPK

Jakarta– PT Waskita Karya (Persero) Tbk (kode saham: WSKT) mendukung penuh imbauan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang meminta agar BUMN maupun swasta berkomitmen mencegah terjadinya penyimpangan.

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUMN))

Kamis, 18 Juli 2019 - 07:00 WIB

Menteri Rini: INKA Bangun Pabrik Kereta Api Terbesar se-Asia Tenggara di Banyuwangi

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno meninjau progres pembangunan workshop atau pabrik kereta api milik PT Industri Kereta Api (Persero) di Banyuwangi, Jawa Timur. Pembangunan…

Go Work

Kamis, 18 Juli 2019 - 06:37 WIB

Kebahagiaan dalam Bekerja: Sebuah Observasi Atas Peran Dinamis Lingkungan Pekerjaan

Akhir tahun lalu, LinkedIn melakukan survei mendalam terhadap 2.000 karyawan profesional tentang sebuah topik mengenai “kebahagiaan di tempat kerja” (kondisi yang kita perjuangkan, tetapi…