AKR Komitmen Dukung Wujudkan BBM Satu Harga

Oleh : Herry Barus | Kamis, 06 Desember 2018 - 13:30 WIB

SPBU AKR Corp (ist)
SPBU AKR Corp (ist)

INDUSTRY.co.id - Bengkayang- Head of Petroleum Retail PT AKR Corporindo Muliady Jahja menyatakan mendukung program pemerintah mewujudkan bahan bakar minyak (BBM satu harga sebagaimana Instruksi Presiden Joko Widodo.

"Dengan diresmikannya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Khusus Bersubsidi (SPBKB) di Seluas, Bengkayang sebagai bentuk komitmen dan partisipasi aktif AKR dalam mendukung program pemerintah BBM satu harga," katanya di Bengkayang, Kalimantan Barat, Rabu (5/12/2018)

Ia mengatakan AKR secara aktif mengembangkan lembaga-lembaga penyalurnya di beberapa wilayah Indonesia. SPBKB Seluas ini merupakan pengoperasian lembaga penyalur BBM satu harga yang keenam bagi AKR," Dia menjelaskan bahwa sebelumnya AKR telah mendirikan dan mengoperasikan lima outlet SPBKB lembaga penyalur BBM satu harga di antaranya di Kabupaten Landak, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Ketapang di Provinsi Kalimantan Barat dan di Kabupaten Lampung Barat, Propinsi Lampung.

"Saat ini AKR masih sedang menyelesaikan perizinan lagi dan pembangunan empat lembaga penyalur BBM satu harga sampai dengan tahun 2019," kata dia.

Menurut dia, lembaga penyalur BBM satu harga yang diperuntukan wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) dari AKR untuk satu unit dengan investasi sekitar Rp1,5 miliar. Investasi tersebut relatif kecil dibandingkan dengan SPBU yang reguler.

"Investasi relatif kecil karena luas SPBKB yang dibangun hanya 600 meter persegi. Untuk membangun yang reguler sendiri investasinya butuh dikisaran Rp5 miliar - Rp7 miliar," katanya.

Ia menyebutkan bahwa jenis bahan bakar yang dijual di SPBKB BBM satu harga yakni bio solar. Selain itu yang di luar subsidi ada akra 92.

"Hadirnya kita di wilayah 3T ini diharapkan dapat mendorong kemajuan ekonomi dan aktivitas di daerah. Kami berterima kasih atas dukungan BPH Migas dan Pemerintah Kabupaten Bengkayang sehingga apa yang dicanangkan terealisasi sebagaimana mestinya," katanya.

Sementara itu, Anjasmara, salah seorang warga Desa Mayak, Kecamatan Seluas seperti dilansir Antara menyambut baik hadirnya AKR di desanya, karena cukup membantu dalam hal penyediaan bahan bakar dengan mudah.

"Selain dekat dan mudah tentu harga lebih murah karena beli di stasiunnya langsung. Selama ini kami beli eceren yakni untuk bensin Rp9.000 per liter dan solar Rp7.000 per liter," kata dia.

Ia menambahkan dengan AKR ini juga warga desa lainnya terutama di pelosok semakin di dekatkan. Selama ini mereka harus membeli di pusat Kecamatan Seluas dan Sanggau Ledo.

"Dengan AKR di desa kami yang posisinya di tengah - tengah dari dua kecamatan kembali sangat memudahkan masyarakat," kata dia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama Bank, BTN, Maryono, sedang memberikan kuliah umum di kampus Universitas Andalas di Padang, Sumatera Barat, Rabu (24/04/2019)

Rabu, 24 April 2019 - 22:38 WIB

Bank BTN Berharap Dunia Kampus dapat Beradaptasi dengan Teknologi Digital

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menilai dunia pendidikan perlu dibekali pengetahuan yang sesuai dengan kebutuhan zaman sehingga lulusannya mampu beradaptasi dengan kemajuan…

Sriyono pengrajin kain pantai Sukoharjo yang mendunia

Rabu, 24 April 2019 - 22:09 WIB

Kisah Sukses Sriyono Pengrajin Kain Pantai Sukoharjo yang Mendunia

Di Kabupaten Sukoharjo banyak pelaku UMKM yang sukses membangun usahanya setelah mendapat pinjaman bunga lunak dari LPDB melalui BPR Kartarsura Makmur.

Hoshino Resorts Aomoriya

Rabu, 24 April 2019 - 22:00 WIB

Hoshino Resorts Aomoriya Terpilih Jadi Salah Satu dari 20 Ryokan Terbaik di Jepang

Perusahaan Manajemen Hotel, Hoshino Resorts melalui salah satu cabangnya, Hoshino Resorts Aomoriya, dinobatkan untuk pertama kalinya dalam "Top20 Ryokans in Japan by International Travelers…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat meninjau pabrik Kaca Alat Farmasi dan Kesehatan PT Schott Igar Glass

Rabu, 24 April 2019 - 20:45 WIB

Industri Kaca Alat Farmasi dan Kesehatan Nasional Tambah Kapasitas Produksi

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu pengembangan industri kaca untuk alat-alat farmasi dan kesehatan.

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat meninjau pameran prosuk kerajinan di INACRAFT 2019

Rabu, 24 April 2019 - 20:15 WIB

Inacraft Targetkan Penjualan Capai Rp 146 Miliar

Menteri Perinduatrian Airlangga Hartarto menyebutkan, penyelenggaraan Inacraft tahun ini, menargetkan transaksi penjualan hingga Rp146 miliar.