Citra Maja Raya Bakal Bangun Shelter Komuter di Dalam Kawasan

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 19 November 2018 - 07:54 WIB

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah meninjau proyek pembangunan jalur ganda Maja- Rangkas Bitung di stasiun Citeras, Lebak, Banten Minggu (18/11/2018).
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah meninjau proyek pembangunan jalur ganda Maja- Rangkas Bitung di stasiun Citeras, Lebak, Banten Minggu (18/11/2018).

INDUSTRY.co.id, Lebak- PT Ciputra Residence selaku pengembang hunian terpadu Citra Raya Maja dengan konsep Transit Oriented Development (TOD)  kini akan dilalui rel double track Maja- Rangkas Bitung.Dimana, sebelumnya  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah meninjau proyek pembangunan jalur ganda Maja- Rangkas Bitung di stasiun Citeras, Lebak, Banten Minggu (18/11/2018).

Untuk diketahui proyek double track atau Jalur ganda Maja-Rangkasbitung di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten memiliki Panjang lintasan Km 62+700-Km 79+900 (17,2 km'sp). Budi Karya dalam peninjauan pembangunan jalur ganda atau double track tersebut diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat di kawasan itu lebih layak.

"Upaya yang kita lakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, bagaimana ini jadi double track. Dengan begitu kapasitas jadi meningkat. Karena banyak sekali masyarakat Rangkasbitung yang memerlukan moda transportasi KRL," ujar Budi Karya.

Sementara itu, Managing Director PT Ciputra Residence,  Budiarsa Sastrawinata menyambut positif dibangunnya rel ganda Maja – Rangkas Bitung. Pihaknya juga berencana membangun halte yang nantinya bisa berkembang menjadi stasiun diantara stasiun Maja dan stasiun Citeras.

Menurutnya, meski memang sudah ada stasiun yang terdekat dengan Cira Maja Raya, yaitu stasiun Maja namun dengan pengembangan yang begitu luas dan terintegrasi, lokasinya sangat memungkinkan untuk adanya kebutuhan stasiun pertengahan.

Jarak stasiun Maja dan stasiun Citeras ujar dia memiliki lintasan panjang sekitar 10 km, jadi sangat visible untuk adanya stasiun pertengahan, dna kebetulan lokasinya itu berada di dalam kawasan. "Itu yang kita sampaikan ke menteri perhubungan, dan juga mendapat respon positif sehingga tadi mereka katakan bahwa akan melihat dari load faktornya penumpang dulu," jelas Budiarsa.

"Kira-kira akan cukup untuk segera diproses dan pengembangannya dibuat seperti halte terlebih dahulu. Karena katanya memang tahapannya seperti itu, biasanya dari halte dulu dan kemudian menjadi stasiun. Tapi kita masih mengkaji apakan akan langsung (dibuat) stasiun atau halte dulu," imbuhnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Nikmati Kemudahan Menginap saat Libur Lebaran bersama Traveloka

Rabu, 22 Mei 2019 - 14:07 WIB

Nikmati Kemudahan Menginap saat Libur Lebaran bersama Traveloka

Nikmati Kemudahan Menginap saat Libur Lebaran bersama Traveloka

Peringati Hari Jadi, CKB Logistics Bagi Berkah Ramadan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Rabu, 22 Mei 2019 - 13:59 WIB

Peringati Hari Jadi, CKB Logistics Bagi Berkah Ramadan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Peringati Hari Jadi, CKB Logistics Bagi Berkah Ramadan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Kerjasama Grab dan Pegadaian

Rabu, 22 Mei 2019 - 12:51 WIB

Jaring Nasabah Baru, Pegadaian dan Grab Kerjasama Produk #PegadaianGrabBenefit

Kerjasama ini merupakan bentuk program #PegadaianGrabBenefit yang bertujuan untuk mendapatkan segmen nasabah baru yaitu Mitra Grab serta mendorong peningkatan kinerja bisnis Produk Kreasi Multiguna…

Dirjen Kemensos, Harry Hikmat (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 22 Mei 2019 - 12:48 WIB

Penyaluran Bansos PKH Makin Transparan Dengan OM-SPAN

Kementerian Sosial berkomitmen untuk menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) lebih efektif, efisien, ekonomis, transparan dan akuntabel.

Ilustrasi Balap Sepeda (Foto Ist)

Rabu, 22 Mei 2019 - 12:00 WIB

Tanpa Penjelasan Pasti, Balap Sepeda TdF dan TdT Ditiadakan

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur Wayan Darmawa mengatakan pemerintah Provinsi NTT tidak menggelar kegiatan balap sepeda Tour de Flores (TdF) dan Tour…