INDUSTRY.co.id -
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengapresiasi kepada para Corporate Secretary perusahaan terutama yang menjadi emiten pasar modal, mendapat kan penghargaan dari Warta Ekonomi.
Goklas Tambunan, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan, Corporate Secretary yang mendapatkan penghargaan tersebut telah menjalankan aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Aturan tersebut memuat panduan bagi Corporate Secretary.
"Apresiasi khusus perusahaan tercatat di BEI, Corporate Secretary support ke BEI dan pasar modal, dan menjalankan good corporate secretary dan itu sangat penting," kata dia pada acara Indonesia Corporate Secretary Award 2018 di Jakarta, Jumat (26/10/2018) malam.
Ia mengharapkan bagi emiten yang mendapatkan apresiasi kategori Corporate Secretary dapat menjadi rujukan emiten lain dalam menerapkan kebijakan keterbukaan yang baik kepada publik. Sebab divisi tersebut sebagai jembatan antara direksi dengan publik.
"Disebutkan dalam aturan OJK, tugas dan tanggungjawab Corporate Secretary , meliputi keterbukaan informasi, mengatur jadwal rapat direksi dan komisaris," katanya.
Gun gun Siswadi, Staff Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian dan Informatika RI menyebutkan, Corporate Secretary kunci sukses perusahaan terbuka.
"Menguji daya saing manusia terkait Corsec, karena itu peran kunci Corporate di emiten bursa," katanya.
Muhamad Ihsan CEO & Chief Editor Warta Ekonomi menyebutkan, Good corporate governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik mulai dikenalkan di Indonesia pada tahun 1997. Pada saat itu, pemerintah memperkenalkan GCG dengan tujuan untuk memperbaiki kondisi ekonomi akibat krisis yang terjadi di Indonesia.
"GCG adalah struktur dan mekanisme yang mengatur pengelolaan perusahaan agar bisa menghasilkan nilai ekonomi jangka panjang yang berkesinambungan bagi para pemegang saham maupun pemangku kepentingan," katanya.
Melalui GCG, perusahaan dapat menjalankan kegiatan perusahaan secara profesional dan efisien. Salah satu peranan yang paling penting dalam pelaksanaan GCG adalah peranan sekretaris perusahaan atau corporate secretary.
Corporate secretary (corsec) memiliki peranan kunci dalam pelaksanaan GCG, khususnya pada perusahaan publik dan emiten di bursa. Ini tidak dapat dipungkiri karena posisi dan tugas yang dipikul corsec sangat strategis dan menentukan. Namun, di Indonesia banyak yang belum menyadari pentingnya peranan corsec dalam hal ini.
Melalui kegiatan “Corporate Secretary Award 2018”, Warta Ekonomi memberikan apresiasi kepada perusahaan yang melaksanakan peranan corsec dengan baik, serta menjadikan perusahaan dengan corsec yang baik sebagai benchmark untuk perusahaan lain agar dapat menjalankan peranan corsec lebih baik ke depannya.
Pada riset ini, Warta Ekonomi memakai tools media monitoring dengan menggunakan media content analysis, yaitu menganalisis hasil pemberitaan media online yang terdiri atas sentimen positif, negatif, dan netral. Pencarian berita dilakukan dengan menggunakan keyword 5 konsep GCG, yaitu transparency (keterbukaan), accountability (akuntabilitas), responsibility (tanggung jawab), independency (kemandirian), dan fairness (kewajaran dan kesetaraan) Riset ini dilakukan sejak Januari hingga Juni 2018 kepada perusahaan-perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Keyword dalam penelitian ini sebanyak 25.103 dengan total pemberitaan sebanyak 60.231. Berikut daftar perusahaan pemenang dalam penghargaan ini.