Sistem Kelistrikan di Sulteng Sudah 75% Normal

Oleh : Herry Barus | Minggu, 07 Oktober 2018 - 13:58 WIB

Listrik Ilustrasi
Listrik Ilustrasi

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Infrastruktur listrik, telekomunikasi, jalan, bandara dan suplai bahan bakar minyak (BBM) sudah mulai pulih di daerah terdampak gempa Sulawesi Tengah. Bantuan dari negara asing sudah mulai mengalir ke lokasi bencana.

"Saat ini 75% sistem kelistrikan di Sulteng sudah menyala karena PLTU Mpana sudah beroperasi normal. lima gardu induk dan transmisi Sulselbarteng sudah beroperasi, dan 80 genset sudah beroperasi," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.

Demikian disampaikan Sutopo Purwo Nugroho dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 dengan tema "Update Tanggap Bencana Sulteng", bertempat di Lobi Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (6/10/2018).

Adapun, Sutopo menambahkan, suplai BBM ke wilayah terdampak sudah mencapai 75% dari kebutuhan. Sebanyak 17 SPBU sudah beroperasi. Sedangkan, transportasi jalan sekitar Kota Palu sudah tembus 6 km dari sebelumnya yang terputus sepanjang 12 km. Bandara Mutiara Sis Aljufri sudah bisa mengoperasikan penerbangan komersial di samping penerbangan perbantuan dari militer dan bantuan asing.

Menyangkut percepatan pemulihan sistem telekomunikasi, menurut Sutopo sudah mengalami kemajuan cukup banyak. Saat ini, Base Transceiver Station (BTS) operator seluler suduah pulih sekitar 60%. "Ini disebabkan pulihnya pasokan listrik di Palu," jelasnya.

Dari data termutakhir BNPB pada H+8 ini, dijelaskan, sampai Jumat (05/10/2018) malam tercatat 1.649 orang korban meninggal, tersebar di Kabupaten Donggala 159 orang, 1.413 di Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong sebanyak 16 orang dan 1 orang di Pasangkayu, Sulawesi Barat.

"Paling banyak korban memang di Palu. Kami melihat itu disebabkan terjangan tsunami, belum terevakuasi semua area tadi. Kita terus berusaha mengevakuasi dan semua jenazah yang ditemukan sudah dimakamkan semua," jelas Sutopo.

Para jasad korban gempa dan tsunami itu ada dimakamkan secara massal di TPU Paboyan 628 jasad, 922 jenazah dimakamkan oleh keluarga sendiri. Sedangkan, seorang jenazah warga Korsel sudah dikremasi sesuai permintaan keluarga dan telah dibawa ke Korea.

Menyangkut kondisi para pengungsi, masih ada sebanyak 62.359 orang yang tersebar 147 titik. Jumlah ini terjadi penurunan dari sehari sebelumnya karena sebagian sudah kembali ke rumah atau dievakukasi ke luar Sulteng.

Pemerintah juga sudah mengevakuasi sejumlah pengungsi, terutama dari Palu menuju luar wilayah Sulteng. Sebanyak 6.157 orang sudah dievakuasi terdiri dari 4.631 orang ke Makassar, 1.173 orang ke Balikpapan, 182 orang ke Jakarta dan 171 orang ke Manado. Pemerintah memfasilitasi evakuasi ini dengan pesawat udara dan kapal laut.

"Sebagian besar mereka adalah para pendatang di Sulteng atau orang asli Sulteng tapi memiliki saudara dan kerabat di daerah itu," ungkap Sutopo.

Sejauh ini, prioritas tanggap darurat bencana di Sulteng masih dilakukan, yaitu dilakukan percepatan evakuasi dan pencarian korban, pendirian rumah sakit lapangan, penanganan medis dan jenazah, distribusi logistik, percepatan pemulihan infrastruktur, dan penanganan bantuan luar negeri.

Untuk percepatan evakuasi, membersihkan puing-puing bangunan rusak dan jalan, pemerintah sudah mengerahkan 51 alat berat. Sebanyak 39 unit lagi beroperasi di Kota Palu dan wilayah Sigi ada 12 unit.

"Kalau ada berita di medsos bahwa di Patobo, Balaroa, Mamboro, Biuronaru hanya dilakukan manual, itu tidak benar. Kami menggunakan alat berat sejak tiga hari lalu. Lumpur sudah mulai mengeras sehingga memudahkan pencarian korban. Ada juga di beberapa lokasi lumpur masih basah, ya tidak kita kerahkan alat berat di sana," jelas Kepala Pusdatin BNPB.

Turut hadir dalam FMB 9 kali ini antara lain: Wakil Menlu Abdurrahman Mohammad Fachir, Asisten Deputi Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Kementerian BUMN Indriani Widiastuti, dan Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Budi Hikmat, Kepala Makro Ekonomi dan Direktur Strategi Investasi PT Bahana TCW Investment Management,

Selasa, 21 Mei 2019 - 11:00 WIB

Lonjakan Defisit Neraca Dagang Tuntut Reformasi Struktural

Kabar kurang menggembirakan kembali mengejutkan pasar finansial Indonesia pada pertengahan Mei ini. Tak hanya polemik perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok semakin panas, investor…

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, PhD dan Kepala Karantina dan Keamanan Pangan Sarawak, Gasing Anak Nyalu

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:53 WIB

Kementan Capai Kesepakatan bersama Otoritas Serawak Terkait Ekspor

Kuching - Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) jajaki harmonisasi aturan perkarantinaan Indonesia - Sarawak, Malaysia terkait lalu lintas komoditas pertanian di…

Perusahaan pembiayaan Federal International Finance (FIFGROUP) meresmikan Reading Corner di 5 SMK unggulan di 5 kota di Indonesia, Senin (20/5/2019)

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:39 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM, FIF Group Resmikan Reading Corner di Lima Kota

Perusahaan pembiayaan Federal International Finance (FIFGROUP) meresmikan Reading Corner di 5 SMK unggulan di 5 kota di Indonesia, Senin (20/5/2019) kemarin.

Perakitan perangkat Xiaomi

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:34 WIB

Xiaomi Pastikan Produksi Lancar Menjelang Momentum Lebaran

Berkomitmen untuk memenuhi tingginya permintaan konsumen di bulan Ramadan, Xiaomi berfokus pada kelancaran proses produksi dan distribusi.

Ilustrasi e-money. (Foto: Istimewa)

Selasa, 21 Mei 2019 - 10:20 WIB

Ini Dia 100 Titik Layanan Top Up E-money bagi Pemudik

Bank Indonesia (BI) berkoordinasi dengan perbankan nasional dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menyediakan lebih dari 100 layanan mobile top up e-money (uang elektronik) di sejumlah titik peristirahatan…