Tingkatkan Sektor Logistik, Lion Bidik Terbang ke Myanmar

Oleh : Herry Barus | Selasa, 25 September 2018 - 11:30 WIB

Lion Air (Foto Ist)
Lion Air (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Lion Air Group membidik Myanmar untuk pengembangan rute internasional di kawasana Asia Tenggara.

Direktur Utama Lion Air Group Edward Sirait di Jakart, Senin (24/9/2018) mengatakan saat ini pihaknya tengah membahas secara intens rute tersebut, termasuk investasi dan jaringan rutenya.

"Adalah Myanmar yang kita bicara intens, berapa banyak rute mereka, bagaimana investasi mereka, kalau regulasi adptif lah, tapi kita mesti lihat mau terbang ke mana," katanya.

Selain itu, lanjut dia, yang tengah dipelajari adalah potensi pasarnya.

"'Service agreement' negara itu bagaimana 'kan mesti kita pelajari. Kalau cuma pasar domestik, enggak ada yang lebih besar dari Indonesia," katanya.

Edward menambahkan selain itu, pihaknya juga akan mengembangkan rute di India, Bangladesh dan Kamboja.

"Kita pikirkan juga regionalnya, bagaimana konektivitasnya ke Indonesia," katanya.

Rute-rute tersebut menambah jaringan rute internasional yang saat ini juga sudah merambah ke Australia.

"Australia itu pasti, hanya menambah yang ada, misalnya Melbourne, Malindo dan Batik sudah ada. Brisbane tambah Batik dan Perth juga. Kita harus lihat pertumbuhan pasarnya," katanya.

Edward menyebutkan masih akan mendatangkan 24 pesawat hingga 2019 mendatang, baik dari Boeing maupun Airbus.

Salah satu utilisasinya, lanjut dia, untuk rute-rute internasional karena saat ini pendapatan dari rute internasional masih menyumbang di kisaran lima persen dari total pendapatan grup perusahaan.

"Penumpang internasional per hari tidak sampai 1.000 orang," katanya.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi (kemeja putih) didampingi Direktur BTN, Budi Satria (kanan), sedang berbincang-bincang dengan calon konsumen KPR BTN ketika sedang melakukan akad kredit di Medan, Sumatera Utara, Senin (22/04/2019).

Selasa, 23 April 2019 - 01:35 WIB

Bank BTN Gelar Akad Kredit Massal untuk 8.500 Unit Rumah Bernilai Rp1 Triliun

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), atau Bank BTN, menggelar akad massal untuk 8.500 unit rumah yang digelar secara serentak di seluruh kantor cabang perseroan dengan total nilai mencapai lebih…

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Senin, 22 April 2019 - 21:01 WIB

Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS Untuk Pengungsi Palestina

Presiden Jordan Medical Aid For Palestinians (MAP), Prince El Hassan Bin Talal, meresmikan klinik bantuan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk pengungsi Palestina di Yordania. “Klinik…

Traveloka Epic Sale 2019

Senin, 22 April 2019 - 20:46 WIB

Mudahkan Pengguna Wujudkan Impian Liburan Hari Raya, Traveloka Hadirkan EPIC Sale 2019

Para pengguna Traveloka sebentar lagi akan dapat menikmati potongan harga terbatas yang luar biasa melalui program khusus Traveloka Epic Sale. Program yang akan berlangsung pada tanggal 24-27…

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:30 WIB

Capres Prabowo Sakit, Tak Bisa Bertemu Utusan Capres Jokowi

Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo menyebutkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tidak bisa bertemu…

Ilustrasi Industri Manufaktur (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 22 April 2019 - 20:15 WIB

Kejar Target Pertumbuhan Industri 5,4 Persen, Ini Program Strategis Menperin

Kementerian Perindustrian terus berupaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) kompeten terutama yang siap menghadapi era industri 4.0.