Radana Bhaskara Finance Dapat Warning Credit Watch Negatif

Oleh : Wiyanto | Kamis, 20 September 2018 - 15:59 WIB

Direksi Radana Bhaskara Finance
Direksi Radana Bhaskara Finance

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - PT Radana Bhaskara Finance peringkat dan medium term notes MTN II 2016 seri A,B,C, MTN I 2017 seri A,B,C dan MTN II 2018 menjadi idBBB dari idA-.

Danan Dito, analis Pefindo mengatakan, peringkat MTN syariah Mudharabah I 2017 seri A,B,C juga turun menjadi idBBBsy- dari idAsy-.

"Perusahaan kami tempatkan pada credit watch dengan implikasi negatif," katanya di Jakarta, Kamis (20/9/2018).

Dito menjelaskan, perusahaan leasing ini tidak mempunyai backup perbankan sebagaimana leasing lain yang punya induk perbankan.

"Bank sangat hati-hati kucurkan kredit ke perusahaan multifinance," katanya.

Ia katakan penurunan ini bentuk kehawatiran Pefindo terhadap posisi likuiditas perusahaan yang ketat karena fasilitas kredit dari bank sulit diperoleh. Apalagi MTN yang akan jatuh tempo mengharuskan emiten berkode HDFA ini meningkatkan agunan piutangnya.

"Atau menambah penyediaan deposito untuk mempercepat pembayaran pokok MTN," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kawasan Industri Jababeka

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:20 WIB

Acting in Concert Picu Perubahan Pengendalian KIJA

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai USD300 juta. Karena terjadi perubahan pengendali sebagaimana dimaksud dalam perjanjian terkait dengan notes yang…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:05 WIB

Lampaui Rata-rata Nasional, Realisasi Anggaran Kemenperin 2018 Capai 92,28%

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengoptimalkan alokasi anggaran bagi organisasinya dalam rangka mendorong pengembangan industri nasional.

Danau Matano, Sulawesi Selatan. (Foto: IST)

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:00 WIB

Pemerintah Siapkan 10 Danau Dipersiapkan Sebagi Destinasi Pariwisata

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merevitalisasi 10 di antara 15 danau prioritas yang dikembangkan sebagai destinasi pariwisata alam di Indonesia.

Adhi S lukman, Ketua Gabungan pengusaha makanan dan minuman indonesia ( Gapmmi )

Kamis, 18 Juli 2019 - 10:00 WIB

Industri Mamin Butuhkan Pasokan Garam Industri

- Industri makanan dan minuman sedang mengalami kekurangan pasokan garam industri, sedangkan stok saat ini untuk kebutuhan kurang dari satu bulan, kata Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman…

BCA Dukung Pelestarian Keragaman Budaya Nusantara

Kamis, 18 Juli 2019 - 09:30 WIB

BCA Dukung Pelestarian Keragaman Budaya Nusantara

Keberagaman kultur dan budaya yang tersebar di semua wilayah di Indonesia mengharuskan adanya sikap apresiasi dan saling menghormati sehingga tercipta situasi yang kondusif untuk pertumbuhan…