Sammy Simorangkir Ajak Anak Muda Batak Promosikan Danau Toba

Oleh : Ridwan | Senin, 17 September 2018 - 07:30 WIB

Penyanyi Asal Sumatera Utara, Sammy Simorangkir (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
Penyanyi Asal Sumatera Utara, Sammy Simorangkir (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Surabaya, Penyanyi berdarah Sumatera Utara (Sumut), Sammy Simorangkir mengajak anak muda khususnya keturunan Batak untuk mempromosikan wisata Danau Toba. 

Hal ini sejalan dengan upaya Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang menetapkan Danau Toba sebagai salah satu dari 10 destinasi pariwisata prioritas atau 10 Bali Baru. 

Menurutnya, banyak keunikan wisata yang dapat digali disana mulai dari seni budaya hingga adat istiadat yang misterius. 

"Kalau hanya dari cerita dan lihat diberita itu tidak seru, jadi harus sisihkan waktu pilih destinasi wisata Danau Toba untuk berlibur bersama keluarga dan pasangan," kata Sammy seusai mengisia acara 'Ayo ke Tiba' di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (16/9/2018) malam. 

Ditambahkan Sammy, jangan hanya definisikan Toba hanya danau saja, justru banyak wisata-wisata lainnya yang masih belum tergali disana. Misalnya, pulau samosir, batu gantung, pemandian air panas hingga air terjun yang sangat indah. 

"Itu hanya sebagian yang bisa dihitung dengan jari, kalau bisa jalan ke Tarutung, Sibolga dan sekelilingnya, itu keren banget," terangnya. 

Artis yang berasal dari Tarutung ini pun cukup takjub melihat etnis Tionghowa yang tinggal disana paham sekali dengan bahasa Batak. Menurutnya, itulah keunikan disana yang masih belum tergali dan diketahui banyak wisatawan. 

"Heran ya, muka putih, mata sipit tapi pintar berbahasa Batak yang benar-benar baku, kuno, dan belum ringan ditelinga. Tapi itulah keunikan disana," imbuh mantan vokalis band Kerispatih ini. 

Ia pun mengapresiasi pemerintah khususnya Kemenpar yang telah menetapkan Danu Toba menjadi salah satu dari 10 wisata destinasi pariwisata prioritas yang tengah dikembangkan untuk menarik wisatawan. 

"Dengan begini saya lebih bangga, artinya pemerintah itu perhatian. Jadi orang-orang Batak yang ada di perkampungan merasa diperhatikan, jangan hanya Papua dan Bali saja yang diperhatikan," ucap Sammy. 

Sammy menghimbau kepada anak-anak muda Sumut untuk maju sebagai pemberani didalam pemerintahan yang jujur dan bersih. Pasalnya, lanjut Sammy, di Sumut itu ganasnya luar biasa sekali. Banyak okmun-oknum yang memanfaatkan kelengahan pemerintah untuk berbuat yang tidak baik. 

Menurutnya, selama oknum-oknum yang memanfaatkan sesuatu demi kepentingan pribadinya itu tidak dibentuk dan diberesin, akan susah untuk mengembangkan wisata disana. 

Oleh karena itu, ia menghimbau pemerintah untuk tegas mengambil tindakan untuk segala macam bentuk kecurangan yang ada disana. "Orang Batak kalau mau maju, pemikirannya juga harus berubah," tuturnya. 

Lebih lanjut, Sammy meminta pemerintah untuk tetap turun tangan membangun infrastruktur jalan, transportasi serta mengedukasi masyarakat disana agar mereka sadar bahwa daerahnya bisa menghasilkan devisa dan kehidupan yang layak untuk masyarakat sekitar. 

"Jadi pola pikirnya yang harus diedukasi dan ditingkatkan lagi," pungkas Sammy. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jababeka

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:20 WIB

Acting in Concert Picu Perubahan Pengendalian KIJA

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai USD300 juta. Karena terjadi perubahan pengendali sebagaimana dimaksud dalam perjanjian terkait dengan notes yang…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:05 WIB

Lampaui Rata-rata Nasional, Realisasi Anggaran Kemenperin 2018 Capai 92,28%

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengoptimalkan alokasi anggaran bagi organisasinya dalam rangka mendorong pengembangan industri nasional.

Adhi S lukman, Ketua Gabungan pengusaha makanan dan minuman indonesia ( Gapmmi )

Kamis, 18 Juli 2019 - 10:00 WIB

Industri Mamin Butuhkan Pasokan Garam Industri

- Industri makanan dan minuman sedang mengalami kekurangan pasokan garam industri, sedangkan stok saat ini untuk kebutuhan kurang dari satu bulan, kata Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman…

BCA Dukung Pelestarian Keragaman Budaya Nusantara

Kamis, 18 Juli 2019 - 09:30 WIB

BCA Dukung Pelestarian Keragaman Budaya Nusantara

Keberagaman kultur dan budaya yang tersebar di semua wilayah di Indonesia mengharuskan adanya sikap apresiasi dan saling menghormati sehingga tercipta situasi yang kondusif untuk pertumbuhan…

Revitalisasi Pendidikan Vokasi, Belajar dari Kisah Sukses Swiss

Kamis, 18 Juli 2019 - 09:04 WIB

Revitalisasi Pendidikan Vokasi, Belajar dari Kisah Sukses Swiss

Menjawab ajakan pemerintah kepada sektor industri agar meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi, demikian Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto menyebut latar…