PT PP Berhasil Bukukan Kontrak Baru Senilai Rp27 Triliun

Oleh : Herry Barus | Rabu, 12 September 2018 - 08:15 WIB

Taufik Hidayat, Direktur Utama PT. PP Properti Tbk (Dok. Industry)
Taufik Hidayat, Direktur Utama PT. PP Properti Tbk (Dok. Industry)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT PP (Persero) Tbk, perusahaan konstruksi dan investasi, sampai Juli 2018 berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp27,19 triliun atau naik 24 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp21,86 triliun.

"Pencapaian kontrak baru sebesar Rp27,19 triliun tersebut terdiri atas kontrak baru induk perseroan sebesar Rp22 triliun dan anak perusahaan sebesar Rp5,19 triliun," kata Direktur Utama PT PP Tbk (Persero) Lukman Hidayat di Jakarta, Senin (10/9/2018)

Dikatakan, sampai Juli 2018 perseroan berhasil merealisasikan perolehan kontrak baru sebesar 55 persen dari total target yang ditetapkan oleh manajemen perseroan, yaitu sebesar Rp49 triliun di tahun 2018 sehingga manajemen optimistis target kontrak baru tahun ini akan tercapai.

Beberapa proyek besar yang berhasil diraih perseroan sampai dengan bulan Juli 2018 antara lain Bandara Kulon Progo (Re-Tender) di Yogyakarta sebesar Rp5,58 triliun, perluasan pelataran pesawat (apron) Bandara Ngurah Rai di Bali Rp1,36 triliun, Scatered Dual Fuel Engine MPP 120 MW Paket 1 sebesar Rp1,23 triliun, Scatered Dual Fuel Engine MPP 120 MW Paket 2 sebesar Rp1,06 triliun.

Juga Dermaga Patimban Subang sebesar Rp1,02 triliun, Hotel Mandalika Paramount sebesar Rp85 miliar, landas pacu 3 Bandara Soekarno-Hatta Seksi 1 sebesar Rp726 miliar, Bendungan Bener Kabupaten Purworejo sebesar Rp624 miliar, Bandara Syamsudin Noor sebesar Rp559 miliar, AEON Apartemen Phase 2 (struktur) sebesar Rp523 miliar, serta Vasanta Innopark Cikarang sebesar Rp466 miliar.

"Sampai Juli 2018, perolehan kontrak baru dari BUMN mendominasi perolehan kontrak baru perseroan dengan kontribusi sebesar Rp13,01 triliun atau 48 persen, disusul oleh swasta sebesar Rp10,01 triliun atau 37 persen dan APBN sebesar Rp4,17 triliun atau 15 persen dari total perolehan kontrak baru," kata Lukman.

Sedangkan perolehan kontrak baru berdasarkan jenis atau tipe pekerjaan, yaitu gedung sebesar 40 persen, bandar udara sebesar 22 persen, jalan dan jembatan sebesar 14 persen dan pembangkit listrik sebesar sembilan persen.

PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) yang berdiri sejak 1953 memiliki beberapa lini bisnis yang terdiri atas konstruksi, properti dan realti, Engineering, Procurement and Construction (EPC), urban, presisi, infrastruktur dan energi.

Perseroan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49 persen. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jababeka

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:20 WIB

Acting in Concert Picu Perubahan Pengendalian KIJA

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai USD300 juta. Karena terjadi perubahan pengendali sebagaimana dimaksud dalam perjanjian terkait dengan notes yang…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:05 WIB

Lampaui Rata-rata Nasional, Realisasi Anggaran Kemenperin 2018 Capai 92,28%

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mengoptimalkan alokasi anggaran bagi organisasinya dalam rangka mendorong pengembangan industri nasional.

Danau Matano, Sulawesi Selatan. (Foto: IST)

Kamis, 18 Juli 2019 - 11:00 WIB

Pemerintah Siapkan 10 Danau Dipersiapkan Sebagi Destinasi Pariwisata

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merevitalisasi 10 di antara 15 danau prioritas yang dikembangkan sebagai destinasi pariwisata alam di Indonesia.

Adhi S lukman, Ketua Gabungan pengusaha makanan dan minuman indonesia ( Gapmmi )

Kamis, 18 Juli 2019 - 10:00 WIB

Industri Mamin Butuhkan Pasokan Garam Industri

- Industri makanan dan minuman sedang mengalami kekurangan pasokan garam industri, sedangkan stok saat ini untuk kebutuhan kurang dari satu bulan, kata Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman…

BCA Dukung Pelestarian Keragaman Budaya Nusantara

Kamis, 18 Juli 2019 - 09:30 WIB

BCA Dukung Pelestarian Keragaman Budaya Nusantara

Keberagaman kultur dan budaya yang tersebar di semua wilayah di Indonesia mengharuskan adanya sikap apresiasi dan saling menghormati sehingga tercipta situasi yang kondusif untuk pertumbuhan…